SENJA

SENJA
Dunia Mimpi


__ADS_3

Kehidupan memang sebuah cerita yang begitu rumit. Perjalanan panjang menyusuri portal waktu dan melewati ruang kehidupan. Seakan setiap orang telah mengetahui setiap arah yang akan ia tuju. Berjalan mengikuti alur kisah yang telah Tuhan takdirkan.


Kehidupan adalah tentang bagaimana kita bisa mencapai apa yang kita inginkan. Menggapai berbagai mimpi dan kisah yang akan kita rangkai. seperti sebuah rangkaian bunga yang begitu indah. Kehidupan ini harus kita rangkai sedemikian rupa agar terlihat begitu indah. Rangkaian itu tersusun atas mimpi-mimpi dalam diri kita.


Setiap orang pastilah memiliki sebuah mimpi besar dalam hidupnya. Mimpi-mimpi itu seakan datang untuk membawa begitu banyak harapan dalam kehidupan. Mereka seakan tidak tahu bahwa didalam mimpi-mimpi itu memiliki begitu banyak cerita, bukan hanya sebuah kebahagiaan tetapi juga kesedihan. Mereka hanya mengikuti alur cerita yang telah tergaris dalam takdirnya. Mimpi bukan hanya sebuah cerita yang melukiskan seseorang di masa mendatang yang membawa kita menuju pada sebuah kisah kebahagiaan. Namun, sebuah mimpi mampu menunjukkan memori masalalu yang telah lama hilang dapat kembali dan membawa kita mengitari portal waktu. Membuat kita menyaksikan bagaimana kehidupan telah banyak membuat suatu perubahan. Memori itu dapat menjadi sebuah kenangan yang begitu berharga dari apa yang kini kita impikan.


Senja...


Senja, sebuah keajaiban Tuhan yang memiliki keindahan yang tiada tara. Kehidupan yang harus kita jalani dan kita rangkai ini seperti keajaiban senja. Tentang bagaimana cara kita memulainya dengan kebahagiaan tanpa harus melupakan kesedihan dimasa lalu. Bagaimana cara mendapatkan sebuah kebahagiaan dengan caranya sendiri. Bagaimana cara dirinya melihat betapa mengagumkan dirinya ketika ia berada pada satu titik puncak keindahannya. Melihat kebelakang bagaimana sebelumnya ia bisa mencapai apa yang dia inginkan. Lalu ia mengambil sebuah hikmah terbesar dalam kehidupan nya hingga ia benar-benar menjadi apa yang dia inginkan.


Kebahagiaan dan kesedihan datang silih berganti beriringan dengan begitu banyak mimpi dan harapan yang akan memenuhi jiwa seseorang dan ia akan terus terisi. Sebuah kisah yang membuat ku menyadari bahwa kehidupan bukan hanya tentang sebuah kebahagiaan itu memang benar adanya didunia ini. Kini ku akan mulai melangkah. Membuat jejak kehidupan dan terus menyusurinya. Jejak itu mulai terbentuk oleh langkah kaki yang bergerak maju. Memandang kedepan dan meninggalkan bekas luka dimasa lalu. Namun, sebuah pelajaran dalam kehidupan akan terus ada yaitu dari apa yang telah masa lalu perlihatkan. Terkadang sebuah mimpi bukan hanya menunjukkan jalan takdir kita. Namun, sebuah mimpi dapat membuat kita mulai tahu sebenarnya apa dan mengapa yang ada dimasa kini terjadi pada diri kita.


Episode pertama tentang kehilangan.


Episode pertama dalam kehidupan ku akan dimulai. Sebuah mimpi dimasa lalu tentang kehilangan.


Kehilangan adalah sebuah kisah yang pernah ku lalui dalam kehidupan ku. Ketika diriku benar-benar mengetahui sesuatu yang paling berharga dari diriku telah direnggut oleh takdir. Sebuah rasa dimana hati dan fikiran sudah tidak lagi sinkron untuk melakukan apa buah hal. Ada gejolak batin yang aku rasakan atas apa yang kini akan aku lalui.


Suatu malam ketika diriku berada didalam kamar ku, menatapi langit-langit kosong dan merasakan sejuknya angin malam. Saat itu usia ku 5 tahun. Ada sebuah getaran yang aku rasakan sesaat sebelum aku mengetahui tentang kenyataan pahit dalam hidupku. Terdengar dihalaman tumahku beberapa orang dengan menggunakan sebuah mobil membawa seseorang didalamnya. Dari balik jendela kecil dikamar itu, aku mengamati dengan seksama apa yang telah terjadi sebenarnya.


Seorang anak yang masih berusia 5 tahun kini harus menerima sebuah kenyataan pahit. Bahwasanya ia telah kehilangan seorang ayah yang selalu menjadi penyemangat hidupnya. Seseorang yang terbaring di mobil adalah ayahku. Ku lihat ibu begitu terpukul dengan kepergian ayah. Tangisnya tak terbendung lagi. Malam itu menjadi malam yang paling menyedihkan didalam hidup ku.


Malam telah berganti. Cahaya mentari kembali menyinari bumi dam memancarkan kehangatannya. Namun, cahaya yang menyinari diriku kini tak akan pernah kembali. Kehangatan tak akan pernah ku rasakan lagi. Sesaat anak kecil ini berfikir, semua yang diri ini saksikan hanyalah sebuah mimpi buruk yang akan menghilang ketika fajar kembali. Namun, aku menyadari ini bukan lah sebuah mimpi. Melainkan sebuah takdir dalam kehidupan yang harus aku lalui.


Perjalanan panjang baru saja akan aku mulai. Namun takdir menginginkan diriku merasakan awal yang begitu menyakitkan. Kini kaki ku mulai melangkah menyusuri jalan setapak menuju tanah pemakaman. Ibu, ku lihat wajahnya yang sangat sedih namun ia tetap tegar. Menggandeng tangan ku dan adikku. Ia ingin memberikan semangat seolah dirinya bisa melewati ini dengan baik-baik saja. Namun diriku tahu ada rasa kesedihan yang mendalam didalam lubuk hatinya.


Hingga kaki ku berhenti melangkah. Dan kini aku akan menyaksikan kepergian ayah yang sesungguhnya. Mengantarkan dirinya ketempat peristirahatan nya yang terakhir. Dari awal hingga akhir proses pemakaman nya. Hingga doa di lantunkan untuknya. Dan kini tiba saatnya aku harus pergi dan aku tak akan pernah melihat dirinya kembali.


Kehilangan, kini kisahmu telah usai, ku harap kau tak akan datang lagi kedalam hidupku.


Begitulah sebuah kisah kehilangan yang pernah aku lalui. Terkadang sesaat kenangan tentangnya melintas didalam benakku. Kini roda kehidupanku akan kembali berputar. Langkahku tak akan terhenti. Melainkan akan terus berlanjut menyusuri jalan takdir yang telah Tuhan tentukan.


Kini hanya ada aku, Ibu, dan adikku. Tinggal disebuah rumah sederhana dipinggiran kota di sebuah desa kecil. Saat ini Ibu adalah orang yang harus berperan penting untuk terus menghidupi aku dan adikku. Ibu harus pandai-pandai membagai waktu antara mengurusi kami dan pergi mencari nafkah untuk terus menyambung hidup. Kini ia bagaikan sosok ibu sekaligus ayah untuk aku dan adikku.


"Ibu akan terus menyayangi kalian, jangan pernah bersedih, kita akan lalui cobaan ini bersama." Ucapnya lembut.


Begitulah sosok ibu dari awal hingga akhir aku akan terus mempercayainya bahwa ia memang akan selalu menyayangi ku. Kini aku mulai menyadari diam-diam aku mengidolakan Ibu. Dia adalah pahlawan terbesar dalam hidupku. Membawa ku kembali kearah yang ingin aku tuju.


Tunggu aku mencapai titik ujung, Ibu aku akan selalu melihatmu tersenyum


Reza Ardana Putra.


Kehidupan terus berlanjut hingga jejak ku kini telah menyusuri jalannya. Tak terasa kini usia ku telah mencapai 7 tahun. Sudah 2 tahun ayah pergi dan ibu terus menyemangati dan memberikan kepercayaan diri.


Kini langkahku akan kembali maju. Kisah baru akan kembali terukir. Dan akan selalu ada mimpi yang menyertainya. Hari ini adalah hari baru dengan berbagai mimpi baru. Hari yang begitu indah, matahari bersinar dengan cerah, burung-burung berkicauan, angin berhembus sepoi-sepoi. Hari pertama ku menginjakkan kaki di Sekolah Dasar. Kini tiba saatnya. Diriku merangkai mimpi-mimpi menjadi sebuah kisah yang menakjubkan. Menyusun lembaran-lembaran angan yang nantinya akan aku wujudkan. Kembali bangkit dan melangkah menuju masa depan.

__ADS_1


Hanya satu. Mimpi ku adalah membahagiakan Ibu. Membuatnya terus tersenyum. Dan membalas semua pengorbanan yang telah ia berikan kepadaku. Langkahku kian melaju menyusuri jalan raya yang begitu padat dengan kendaraan yang berlalu lalang. Menuju satu tempat dimana aku akan memulai kehidupanku. Sebuah gerbang yang begitu indah menurutku. Ya, begitu indah karena ini adalah gerbang ku menuju mimpi-mimpiku. Menuju anganku. Menuju impianku. Dan disini aku berdiri tegak dengan kepercayaan diri yang telah Ibu berikan. Keraguan telah aku singkirkan. Hanya ada tekat kuat yang membuatku berani melangkah maju.


Namun terasa aneh. Muncul sebuah perasaan yang sepertinya pernah aku kenali sebelumnya. Perasaan ini begitu menyesakkan. Ya, ketika diriku melihat kesekeliling. Aku menyadari hanya diriku saja yang berani berdiri tegak tanpa ada orang tua yang menemaniku. Ibu harus bekerja dan ia tak sempat untuk mengantarkan ku. Aku sadar ini takdir hidupku. Aku harus menerimanya dengan lapang dada. Namun, seolah perasaan ini mulai menenggelamkanku. Kesedihan itu kembali muncul. Dan mengingatkanku akan masa lalu yang begitu pahit. Tetapi, aku harus melihat kebelakangku. Bagaimana perjuangan seorang ibu untuk terus membahagiakanku. Kini aku yang akan memulai langkah untuk membuatnya bahagia.


Aku harus terus melangkah tanpa harus memperdulikan apa yang orang lain fikirkan. Hanya ini satu-satunya. Satu-satunya cara untuk mewujudkan mimpi-mimpiku.


Kehidupan memang sebuah cerita yang begitu rumit. Perjalanan panjang menyusuri portal waktu dan melewati ruang kehidupan. Seakan setiap orang telah mengetahui setiap arah yang akan ia tuju. Berjalan mengikuti alur kisah yang telah Tuhan takdirkan.


Kehidupan adalah tentang bagaimana kita bisa mencapai apa yang kita inginkan. Menggapai berbagai mimpi dan kisah yang akan kita rangkai. seperti sebuah rangkaian bunga yang begitu indah. Kehidupan ini harus kita rangkai sedemikian rupa agar terlihat begitu indah. Rangkaian itu tersusun atas mimpi-mimpi dalam diri kita.


Setiap orang pastilah memiliki sebuah mimpi besar dalam hidupnya. Mimpi-mimpi itu seakan datang untuk membawa begitu banyak harapan dalam kehidupan. Mereka seakan tidak tahu bahwa didalam mimpi-mimpi itu memiliki begitu banyak cerita, bukan hanya sebuah kebahagiaan tetapi juga kesedihan. Mereka hanya mengikuti alur cerita yang telah tergaris dalam takdirnya. Mimpi bukan hanya sebuah cerita yang melukiskan seseorang di masa mendatang yang membawa kita menuju pada sebuah kisah kebahagiaan. Namun, sebuah mimpi mampu menunjukkan memori masalalu yang telah lama hilang dapat kembali dan membawa kita mengitari portal waktu. Membuat kita menyaksikan bagaimana kehidupan telah banyak membuat suatu perubahan. Memori itu dapat menjadi sebuah kenangan yang begitu berharga dari apa yang kini kita impikan.


Senja...


Senja, sebuah keajaiban Tuhan yang memiliki keindahan yang tiada tara. Kehidupan yang harus kita jalani dan kita rangkai ini seperti keajaiban senja. Tentang bagaimana cara kita memulainya dengan kebahagiaan tanpa harus melupakan kesedihan dimasa lalu. Bagaimana cara mendapatkan sebuah kebahagiaan dengan caranya sendiri. Bagaimana cara dirinya melihat betapa mengagumkan dirinya ketika ia berada pada satu titik puncak keindahannya. Melihat kebelakang bagaimana sebelumnya ia bisa mencapai apa yang dia inginkan. Lalu ia mengambil sebuah hikmah terbesar dalam kehidupan nya hingga ia benar-benar menjadi apa yang dia inginkan.


Kebahagiaan dan kesedihan datang silih berganti beriringan dengan begitu banyak mimpi dan harapan yang akan memenuhi jiwa seseorang dan ia akan terus terisi. Sebuah kisah yang membuat ku menyadari bahwa kehidupan bukan hanya tentang sebuah kebahagiaan itu memang benar adanya didunia ini. Kini ku akan mulai melangkah. Membuat jejak kehidupan dan terus menyusurinya. Jejak itu mulai terbentuk oleh langkah kaki yang bergerak maju. Memandang kedepan dan meninggalkan bekas luka dimasa lalu. Namun, sebuah pelajaran dalam kehidupan akan terus ada yaitu dari apa yang telah masa lalu perlihatkan. Terkadang sebuah mimpi bukan hanya menunjukkan jalan takdir kita. Namun, sebuah mimpi dapat membuat kita mulai tahu sebenarnya apa dan mengapa yang ada dimasa kini terjadi pada diri kita.


Episode pertama tentang kehilangan.


Episode pertama dalam kehidupan ku akan dimulai. Sebuah mimpi dimasa lalu tentang kehilangan.


Kehilangan adalah sebuah kisah yang pernah ku lalui dalam kehidupan ku. Ketika diriku benar-benar mengetahui sesuatu yang paling berharga dari diriku telah direnggut oleh takdir. Sebuah rasa dimana hati dan fikiran sudah tidak lagi sinkron untuk melakukan apa buah hal. Ada gejolak batin yang aku rasakan atas apa yang kini akan aku lalui.


Suatu malam ketika diriku berada didalam kamar ku, menatapi langit-langit kosong dan merasakan sejuknya angin malam. Saat itu usia ku 5 tahun. Ada sebuah getaran yang aku rasakan sesaat sebelum aku mengetahui tentang kenyataan pahit dalam hidupku. Terdengar dihalaman tumahku beberapa orang dengan menggunakan sebuah mobil membawa seseorang didalamnya. Dari balik jendela kecil dikamar itu, aku mengamati dengan seksama apa yang telah terjadi sebenarnya.


Seorang anak yang masih berusia 5 tahun kini harus menerima sebuah kenyataan pahit. Bahwasanya ia telah kehilangan seorang ayah yang selalu menjadi penyemangat hidupnya. Seseorang yang terbaring di mobil adalah ayahku. Ku lihat ibu begitu terpukul dengan kepergian ayah. Tangisnya tak terbendung lagi. Malam itu menjadi malam yang paling menyedihkan didalam hidup ku.


Malam telah berganti. Cahaya mentari kembali menyinari bumi dam memancarkan kehangatannya. Namun, cahaya yang menyinari diriku kini tak akan pernah kembali. Kehangatan tak akan pernah ku rasakan lagi. Sesaat anak kecil ini berfikir, semua yang diri ini saksikan hanyalah sebuah mimpi buruk yang akan menghilang ketika fajar kembali. Namun, aku menyadari ini bukan lah sebuah mimpi. Melainkan sebuah takdir dalam kehidupan yang harus aku lalui.


Perjalanan panjang baru saja akan aku mulai. Namun takdir menginginkan diriku merasakan awal yang begitu menyakitkan. Kini kaki ku mulai melangkah menyusuri jalan setapak menuju tanah pemakaman. Ibu, ku lihat wajahnya yang sangat sedih namun ia tetap tegar. Menggandeng tangan ku dan adikku. Ia ingin memberikan semangat seolah dirinya bisa melewati ini dengan baik-baik saja. Namun diriku tahu ada rasa kesedihan yang mendalam didalam lubuk hatinya.


Hingga kaki ku berhenti melangkah. Dan kini aku akan menyaksikan kepergian ayah yang sesungguhnya. Mengantarkan dirinya ketempat peristirahatan nya yang terakhir. Dari awal hingga akhir proses pemakaman nya. Hingga doa di lantunkan untuknya. Dan kini tiba saatnya aku harus pergi dan aku tak akan pernah melihat dirinya kembali.


Kehilangan, kini kisahmu telah usai, ku harap kau tak akan datang lagi kedalam hidupku.


Begitulah sebuah kisah kehilangan yang pernah aku lalui. Terkadang sesaat kenangan tentangnya melintas didalam benakku. Kini roda kehidupanku akan kembali berputar. Langkahku tak akan terhenti. Melainkan akan terus berlanjut menyusuri jalan takdir yang telah Tuhan tentukan.


Kini hanya ada aku, Ibu, dan adikku. Tinggal disebuah rumah sederhana dipinggiran kota di sebuah desa kecil. Saat ini Ibu adalah orang yang harus berperan penting untuk terus menghidupi aku dan adikku. Ibu harus pandai-pandai membagai waktu antara mengurusi kami dan pergi mencari nafkah untuk terus menyambung hidup. Kini ia bagaikan sosok ibu sekaligus ayah untuk aku dan adikku.


"Ibu akan terus menyayangi kalian, jangan pernah bersedih, kita akan lalui cobaan ini bersama." Ucapnya lembut.


Begitulah sosok ibu dari awal hingga akhir aku akan terus mempercayainya bahwa ia memang akan selalu menyayangi ku. Kini aku mulai menyadari diam-diam aku mengidolakan Ibu. Dia adalah pahlawan terbesar dalam hidupku. Membawa ku kembali kearah yang ingin aku tuju.


Tunggu aku mencapai titik ujung, Ibu aku akan selalu melihatmu tersenyum

__ADS_1


Reza Ardana Putra.


Kehidupan terus berlanjut hingga jejak ku kini telah menyusuri jalannya. Tak terasa kini usia ku telah mencapai 7 tahun. Sudah 2 tahun ayah pergi dan ibu terus menyemangati dan memberikan kepercayaan diri.


Kini langkahku akan kembali maju. Kisah baru akan kembali terukir. Dan akan selalu ada mimpi yang menyertainya. Hari ini adalah hari baru dengan berbagai mimpi baru. Hari yang begitu indah, matahari bersinar dengan cerah, burung-burung berkicauan, angin berhembus sepoi-sepoi. Hari pertama ku menginjakkan kaki di Sekolah Dasar. Kini tiba saatnya. Diriku merangkai mimpi-mimpi menjadi sebuah kisah yang menakjubkan. Menyusun lembaran-lembaran angan yang nantinya akan aku wujudkan. Kembali bangkit dan melangkah menuju masa depan.


Hanya satu. Mimpi ku adalah membahagiakan Ibu. Membuatnya terus tersenyum. Dan membalas semua pengorbanan yang telah ia berikan kepadaku. Langkahku kian melaju menyusuri jalan raya yang begitu padat dengan kendaraan yang berlalu lalang. Menuju satu tempat dimana aku akan memulai kehidupanku. Sebuah gerbang yang begitu indah menurutku. Ya, begitu indah karena ini adalah gerbang ku menuju mimpi-mimpiku. Menuju anganku. Menuju impianku. Dan disini aku berdiri tegak dengan kepercayaan diri yang telah Ibu berikan. Keraguan telah aku singkirkan. Hanya ada tekat kuat yang membuatku berani melangkah maju.


Namun terasa aneh. Muncul sebuah perasaan yang sepertinya pernah aku kenali sebelumnya. Perasaan ini begitu menyesakkan. Ya, ketika diriku melihat kesekeliling. Aku menyadari hanya diriku saja yang berani berdiri tegak tanpa ada orang tua yang menemaniku. Ibu harus bekerja dan ia tak sempat untuk mengantarkan ku. Aku sadar ini takdir hidupku. Aku harus menerimanya dengan lapang dada. Namun, seolah perasaan ini mulai menenggelamkanku. Kesedihan itu kembali muncul. Dan mengingatkanku akan masa lalu yang begitu pahit. Tetapi, aku harus melihat kebelakangku. Bagaimana perjuangan seorang ibu untuk terus membahagiakanku. Kini aku yang akan memulai langkah untuk membuatnya bahagia.


Aku harus terus melangkah tanpa harus memperdulikan apa yang orang lain fikirkan. Hanya ini satu-satunya. Satu-satunya cara untuk mewujudkan mimpi-mimpiku.


MIMPI


Kau...


Datang dikala diriku mengingat mu


Melukiskan begitu banyak kisah


Betapa berharganya dirimu


Atas semua harapan


yang kau tanamkan


Dalam dirimu


Ku temui begitu banyak cerita


Tentang bagaimana


Kau menggambarkannya


Tentang bagaimana


Kelak kau memulai


kehidupanmu kembali


Ketika apa yang kau inginkan


Mulai menghampirimu tuk memulainya


Dengan secercah mimpi-mimpi

__ADS_1


Yang akan membawamu


Pada apa yang kau inginkan


__ADS_2