Tangisan Suci

Tangisan Suci
Ada apa denganmu mas 3


__ADS_3

hening.....


"Caca, Caca sayang maafkan Daddy...Daddy tidak bisa menolong bundamu....( Satria yang semula memegangi kepalanya kini bangkit dan memeluk Caca disaat netranya melihat Caca tengah berada didepannya)". Satria


"Daddy...hiks...(disaat Daddynya mulai mengenalinya) Caca tau Dad, Daddy pasti mengenali Caca...!". Caca


"Sungguh maafkan Daddy ca, bundamu tidak bisa tertolong...(Satria mendekap erat anak semata wayangnya!!! apa semata wayang? bukannya ada Aydan ya sibayi kecil yang sangat mirip dengannya yang dilahirkan dari rahim perempuan yang bernama Arumi Fitrian wanita yang dulu sangat ia cintai?!)". Satria


"itu adalah masa lalu dad, Caca menerima apapun keadaannya, meskipun Caca belum benar dapat mengikat betul dengan wajah bunda (Caca membalas dekapan dari sang Daddynya) dan tolong jangan salahkan Daddy untuk apa yang sudah terjadi...". Caca


"hiks....mas akhirnya kau dapat mengingat Caca...(gladis hanya bisa menangis melihat pemandangan haru itu, ya gladis adalah saksi disaat mas satrianya dimasa lalu dengan segala ceritanya)". gladis


dan disana Satria mulai bercerita tentang masa lalunya. cerita yang ia ingat dimulai dari kehilangan seorang wanita yang paling dicintainya, yaitu sang ibu dari Caca, disaat itu itulah guncangan yang paling hebat mendera hidup dan hatinya hingga hampir dua tahun lebih Satria terpuruk menangisi kehilangan akan sosok penyemangat dan masa depannya. harapan dan hatinya ikut terkubur dengan jasad sang mendiang sang istri namun alangkah dirinya bersyukur disaat hatinya mendapatkan penerang disaat netranya melihat gadis kecil mungil dengan tatapan polosnya. dan disaat itu ia mendapatkan semangatnya lagi dan ia memutuskan untuk memulai hidupnya yang baru dengan gadis kecilnya dan memutuskan untuk melupakan masa lalu yang penuh dengan suka citanya.


dan Satria juga bercerita sekilas tentang masa kecil dan masa remajanya.


dan merasakan hidup kembali, semua itu bermula disaat ia pertama kali membuka matanya disaat itu ia diselamatkan oleh seorang bapak tua dengan bakat membuat jamunya. namun anehnya satria tidak mengenali wajah-wajah dihadapannya. hanya Caca, gladis dan perempuan yang kini menjadi majikan ia ditempat ia bekerja Nona.


dan disana Satria menyebutkan dirinya tengah mengalami hilang ingatan. ya memang benar Satria merasakan semua hal itu. namun disaat dirinya melihat sosok Caca ingatnya begitu dengan cepat mengingatnya sungguh sebuah kabar gembira bukan?!!!!.


tapi disini ia juga masih bingung kenapa ingatannya hanya bisa mengingat sampai disana, lalu masa apakah yang ia belum bisa ingat?


contohnya sosok para laki-laki tampan yang ada dihadapannya. kenapa ia tidak bisa mengingatnya?.


_skip_


semenjak pertemuan pertamanya dengan Satria ,Dimas beserta yang lainnyan berusaha membantu Satria untuk mengingat masa apa saja yang sudah ia lewati namun sebulan sudah berlalu namun sepertinya ingatan Satria hanya mampu Sampai disana untuk mengingat masa lalunya.

__ADS_1


dengan berpamitan kepada bapak tua dan berjanji akan selalu berkunjung dikediaman bapak tua akhirnya satria dibawa oleh keluarganya dan berhenti menjadi karyawan di kopi shop milik Nona.


"bagaimana kalau Rumi Sampai tau dengan keadaan ini, pasti dia akan sangat sedih...membatin". Dimas


terlihat sosok tampan dengan pandangan menerawangnya.


dan selama ini dari sudut pandang Dimas sosok perempuan yang membantu Satria sepertinya tengah mendekati Satria.


dan pandangan Dimas beralih kepada Satria yang kini membantunya mengolah rumah makanan dan toko oleh-olehnya, Satria bisa saja masuk kedalam dunia pendidikan namun melihat kondisi satria yang seperti ini membuat yang lain merasa khawatir akan kesehatan Satria dan dokter juga menganjurkan untuk pelan-pelan saja karena dokter memvonis ingatan yang tidak bisa diingat bila dipaksakan akan berakibat fatal bagi keselamatan Satria.


* satu bulan berlalu *


"Satria aku berangkat dulu (berangkat ke sekolah), aku serahkan semuanya padamu , aku akan membawa Caca beserta gladis sepulang sekolah kesini jadi kau bisa pulang bareng dengan mereka ok (dengan senyum ramahnya)?". Dimas


"terima kasih bro, aku akan menunggu akan kedatangan kalian (Satria membalas senyuman dari Dimas sambil melihat-lihat keadaan toko milik Dimas)". Satria


Dimas mulai melajukan kendaraan pribadinya meninggalkan kediaman dan ladang rupiahnya.


beberapa jam kemudian setelah kepergian Dimas , Satria mendapat tamu spesial, ya tamu itu tidaklah lain adalah Nona.


"surprise.....(terlihat Nona dengan membawa sesuatu ditanganya)".Nona


"kau...kau selalu membuatku merasa terkejut (satria dengan senyuman hangatnya, ya selama ini Satria mendapatkan kenyamanan dari sosok Nona, selain perhatian Nona juga adalah tipe energik dan terkadang bertingkah dengan tingkah humorisnya berbeda ketika Dimas berada dihadapannya suasana yang tercipta pasti terkesan panas dan rumit)". Satria


"minumlah selagi hangat,aku membawakan ini jauh-jauh hanya untukmu seorang mas..ini spesial aku yang buat... ayo cicipilah (nampak Nona dengan wajah yang tidak sabaranya)".Nona


Satria dan nona nampak duduk disalah satu kursi-kursi yang sengaja dibuat untuk para pelanggan dan pengunjung.

__ADS_1


"aku coba ya, emmm....(nampak Satria mencicipi lalu dengan mata yang terpejam menikmati minuman hangat yang Nona persembahkan khusus untuk dirinya) ini enak, kau sangat mahir membuat rasanya seenak ini...(Satria berusaha menggoda perempuan yang ada dihadapannya meskipun ia persembahkan hanya untuk sekedarnya saja namun Nona mengartikan dengan artian yang berbeda)". Satria


"benarkah...(kedua pipi yang menampilkan rona merahnya tidak bisa Nona sembunyikan)". Nona


"aku benar buat apa aku mengarang cerita? aku tau kau buatkan minuman ini dengan setulus hati...(bagi Satria menggoda Nona seperti ini sangat mengasyikkan, entahlah apakah sudah saatnya ia mencari pengganti sang mendiang bunda dari Caca)?". Satria


"kau..kau selalu bisa membuatku tersanjung mas, kau sangat pandai merayu". Nona


"haha....(dengan tiba-tiba Satria tertawa)". Satria


"tuh kan kau sedang meledekku mas...(nona memasang wajah manyunnya)". Nona


"tapi benar aku menyukaimu...". Satria


" degggg....emmm... (Nona dibuat kaget dengan penuturan yang Satria berikan)".Nona


"a..apa kau tengah bercanda mas?".Nona


"serius aku menyukaimu Nona (dengan tatapan seriusnya)". Satria


"a..aku..baiklah aku akan pergi ke toilet dulu (sambil berlalu tanpa persetujuan dari Satria berusaha menyembunyikan raut bahagianya)". Nona


melihat kepergian Nona Satria hanya tersenyum lucu, Satria mulai bangkit dan mulai memulai aktivitasnya yang sempat tertunda akan kedatangan Nona dan disaat itu ia terkaget dengan dekapan seseorang yang tiba-tiba menangkapnya dari balik punggungnya.


# Flash Back off #


🌷ayo coba tebak... siapa ya seseorang yang mendekap Mas Satria dari balik punggungnya? apakah Caca, atau gladis, atau Dona, atau bisa saja Nona yang sudah balik dari kebutuhannya, atau jangan-jangan seseorang yang mendekap Satria adalah Rumi, yang jawab Rumi berarti kalian masih setia dengan karyaku.

__ADS_1


terima kasih buat para pembaca yang masih setia dengan karya receh author ini. salam semangat🌷


__ADS_2