Tangisan Suci

Tangisan Suci
Kehancuran 1


__ADS_3

lama Meraka saling menyadari kesalahan mereka dan mom Amanda mempersilahkan Rumi untuk berbicara.


"mas Romi, (Romi pun berbalik menatap Rumi sedangkan Rumi sedikit mendekat kepadanya) Rumi hanya mau mengembalikkan ini... (tangannya terulur menggapai tangan Romi dan menyerahkan sebuah cincin yang pernah Romi berikan) Rumi harap kita bisa menjalani hidup kita Dengan kebahagiaan masing-masing... maafkan Rumi atas kesalahan dan kekurangan dari Rumi selama ini dan Rumi mohon bebaskanlah kak Ardi, Rumi mohon jangan sangkut pautkan lagi kak Ardi dengan bisnis yang mas Romi punya.!!!". Rumi


"emm...(mengangguk ) baiklah Rumi jika itu membuatmu bahagia aku akan melakukannya untukmu!!! dan maafkanlah aku dengan apa yang sudah aku perbuat, aku sungguh menyesali kebodohanku itu tolong maafkanlah aku....(dengan mata yang berkaca-kaca dengan tiba-tiba merangkul tubuh Rumi tanpa permisi itu sedikit membuat Rama bergerak namun ia urungkan niatnya untuk menarik tubuh saudara nya itu) ". Romi


"terima kasih mas...(dengan sedikit senyuman) kau telah membebaskan kak Ardi (padahal dihatinya ia sungguh hancur mendapati pujaan hatinya menikahi dan menghamili perempuan lain ia berbicara sepelan mungkin agar getaran dibibirnya tidak terlihat)". Rumi


"sudahlah Romi kau tidak mau kan kalau istrimu sampai pingsan lagi melihat kau memeluk perempuan lain (dengan mode datar)".Rama


Romi melepaskan pelukannya....dan masih terlihat sinis kepada Rama


"tuan...(Rumi beralih kepada Rama) maafkan Rumi tuan Rumi tidak bisa melanjutkan pernikahan ini... Rumi mohon izinkan Rumi menyicil semua biaya pengobatan dari kakak rumi , Rumi akan berusaha membayar nya hingga lunas". Rumi


"membayar? aku tidak butuh uangmu ...aku sudah punya uang banyak...". Rama


"lalu bagaimana tuan supaya Rumi bisa membalas atas kebaikan dan jasa-jasa tuan?". Rumi


"lahirkan seorang anak untukku itu adalah hal kecil yang dapat kau berikan untukku ,aku anggap semuanya lunas, kau dan kakakmu akan aku bebaskan setelah kau melahirkan anaku". Rama

__ADS_1


degggg....begitu sesaknya Rumi mendengar ucapan dari sang suami palsunya itu, sebegitu hinakah dirinya hingga seorang Rama sangatlah mudah untuk meminta sesuatu apapun yang ia inginkan.


"tapi tuan....(Rumi tercekat tubuhnya bergetar hebat kristal beningnya lolos tiada henti membasahi pipinya yang sudah nampak basah sedari tadi)". Rumi


"kurang ajar b..-dab...(Romi tidak terima Rumi dilecehkan seperti itu ya walaupun Romi berlaku tidak adil kepada perempuan-perempuan yang pernah bermain dengannya namun baginya Rumi adalah wanita pertama yang berhasil mengikat hatinya ia sungguh tidak terima dengan pernyataan dari saudara kembarnya itu)". Romi


"cukup...kau keterlaluan Rama ,ingatlah kau terlahir dari seorang perempuan!!! kenapa kau segila ini apa salah dari Rumi hingga kau melimpahkan kekecewaan mu padanya, kau sungguh menghina ibumu sendiri nak...(Amanda berapi-api meneriaki anak tidak tau diri nya itu)". Amanda


"ini tentang masa depanku mom, biarkan aku mengaturnya sendiri....". Rama


"hahhh...hahhhh....anak kurang ajar aku menyesal telah membesarkan mu...mati saja kau...".Samuel


tuan Samuel menodongkan senjatanya kerah anak kandungnya itu...dan siap untuk menariknya pelatuknya...


"jangan dad, itu adalah anak kita... jantung hati kita (Amanda syok dan berusaha menenangkan suaminya)". Amanda


"aku tidak memiliki anak gila seperti nya, lebih baik dia mati ...aku tidak Sudi memiliki anak seperti nya...". Samuel


"tembak saja aku, aku lebih baik mati daripada aku melepaskan nya. aku memanglah gila sejak dara meninggalkan aku dan kalian lihatlah aku hancur lihatlah rupaku....hahaha....(Rama tertawa bagaikan orang kesambet)". Rama

__ADS_1


"(Samuel mengarahkan pistolnya tepat ke arah kepala Rama) baiklah...tidak ada pilihan lain ....". Samuel


"Daddy sadar lah dad, walau bagaimanapun Rama adalah saudara ku... (Romi menambahi dengan raut khawatirnya)". Romi


dorrrrrr......


"ahhhhhhhhk...... Rama.....(Amanda berteriak histeris dengan mata terpejam begitupun dengan Romi)". Amanda


senjata yang mengarah kearah kepala Rama melesatan pelurunya meleset mengenai guci ,hingga guci itu pecah berantakan dan menimbulkan suara yang nyaring.


ternyata seorang perempuan sederhana dengan mata bulatnya dengan berani menepis lengan tuan Samuel yang berwibawa, hingga tuan Samuel tidak bisa membidik target dengan tepat sasaran.


"Rumi apa yang kau lakukan...??? Daddy lebih rela dia mati dibanding kau yang jadi korban nya (dengan deru nafas yang naik-turun....)". Samuel


"maafkan Rumi dad (ya karena Rumi sudah menganggap tuan Samuel adalah sebagai mertuanya disaat ia masih menyandang status sebagai kekasih Romi jadi ia sudah menganggap tuan samuel dan nyonya Amanda sebagi orang tua Nya sendiri)...maafkan Rumi telah membuat Daddy kecewa, tapi sungguh Rumi rela melakukanya. ini demi semuanya". Rumi


"maafkan Daddy sayang...(Samuel merangkul Rumi)". Samuel


"hahhhh...hahhhh... (nampak Rama dengan keterkejutannya hampir saja peluru menembus kepalanya, Rama tidak percaya orang yang selama ini ia tindas berani melawan keputusan dari orang tuanya dan menyelamatkan nyawanya, ia sungguh tercengang)". Rama

__ADS_1


"plakkk... ingat Rama ini adalah tamparan yang pertama dan terakhir mommy berikan untukmu. dengarlah seseorang yang kau anggap sebagai pelayan mu selama ini mau mengorbankan semuanya demi sebuah kepuasan mu (mom Amanda menekan dadanya kuat-kuat dan selang beberapa waktu nyonya Amanda tidak sadarkan diri)". Amanda


"mommy....".semuanya


__ADS_2