Tangisan Suci

Tangisan Suci
Kehancuran


__ADS_3

"tuan apa yang kau lakukan, (setelah Rumi menguasai keadaan keterkejutan nya ia mencoba melerai Rama dengan memegangi lengannya)". Rumi


"minggir kau ,kau istri tidak tau diuntung sudah tau sudah bersuami masih tetap mengejar laki-laki yang sudah beristri kalian memang cocok , kalian adalah pasangan yang menjijikan (tatapan merendahkan)". Rama


"sejak kapan tuan menganggapku sebagai istri hah... bukannya tuan menganggapku tidak lebih hanya sebagai pelayan??? (dengan tatapan kebenciannya)". Rumi


"Rama....!!! (Romi yang baru pertama kali melihat kemunculan Rama yang 9 tahun lalu tidak menampakan Batang hidungnya dibuat terkaget-kaget)". Romi


Romi yang terjatuh segera bangun ia begitu kaget dengan argument yang mereka berdua ungkapan.


"jadi selama ini kau yang menculiknya , dan kau menikahi calon istriku secara diam-diam...ke...-rat...ba..-ngan ... saudara macam apa kau... bukkkkkgh..bukkkkkgh....(Romi melayangkan pukulannya secara membabi buta...ia kalap dalam kenyataan ini)". Romi


terjadi baku hantam yang cukup lama hingga kedua-nya mengalami robekan dan luka pada sekujur tujuhnya terutama pada area wajah mereka, Rama yang menggunakan topeng, topengnya pun hancur berantakan dengan luka bakarnya wajah yang buruk rupa itu semakin mengerikan setelah Romi memberikan beberapa pukulan.


Julie yang melihat wajah asli Rama langsung pingsan tidak sadarkan diri sedangkan anak buah dari Rama dan Romi tidak berani melerai karena mereka hanya menunggu perintah dari tuannya masing-masing.


"tolong hentikan...tolonglah seseorang tolong hentikan mereka ..lerai mereka (Rumi sangat syok dan kacau ia menjerit-jerit namun tidak ada seorang pun yang menghiraukannya)". Rumi


dari arah depan sana terlihat sebuah mobil mewah berserta beberapa mobil mengawalnya.


"mommy... Amanda...(Rumi melihat mobil yang biasa mom Amanda pakai menepikan lajunya diluar gerbang sana)". Rumi


"sayang..... kaukah itu??? (Amanda turun dan menghambur memeluk Rumi dengan keterkejutannya namun ia masih bisa menguasai keadaan)". Amanda


"apa yang terjadi disini....(tuan Samuel turun dengan tatapan kepemimpinan nya...netranya menelisik kearah dua laki-laki yang sedang asyik bergelut dalam amarahnya tanpa perduli dengan lingkungan sekitar)". Samuel


dorrrrrr.... dorrrr... beberapa peluru ia lesatkan Keatas langit...


suara tembakan yang mengudara itu sontak membuat keduanya menghentikan aksi gilanya...


"Daddy....!!!".Romi dan Rama


"Hem...Rama apakah itu kau nak, apa yang membuat sosok kepala batumu muncul... daddy sangat penasaran... membatin". Samuel


"kalian boleh berkelahi secara jantan, namun lihatlah apa kalian akan tetap membiarkan seorang wanita hamil pingsan dan seorang wanita lagi menangis dengan kacau seperti ini, kalian sungguh memalukan aku kecewa dengan cara kalian kekanak-kanakan!!! (dengan wajah kepemimpinannya)". Samuel

__ADS_1


"Julie...(Romi menghampiri istrinya yang sejak tadi pingsan dengan keterkejutannya melihat buruk rupanya seorang Rama)". Romi


sedangkan Rama melirik kerah Rumi dan mendekat kearahnya.


"ayo cepat Pulang, (Rama menggenggam erat pergelangan tangan Rumi namun Amanda menepis pegangan yang membuat wajah Rumi menjadi kemerahan karena menahan sakit dari genggaman tangan Rama tersebut)". Rama


"apa yang kau lakukan nak? kau tidak boleh memperlakukan wanita dengan kasar (Amanda merangkul tubuh yang nampak sangat kacau itu)". Amanda


"dia adalah istriku mom, cepatkah minggir aku akan memberinya pelajaran karena sudah berani kabur (dengan arogannya)". Rama


"tidak... Rama apa kau sudah gila, .. jadi selama ini kau yang melakukannya ?


"aku memang sudah gila mom, karena dialah hidupku hancur...(Rama menunjuk kearah Romi dengan tatapan permusuhan)". Rama


"kau yang membuat hidupku berantakan Rama, hingga aku bisa menikahi wanita yang tidak aku cintai (tidak kalah garang)". Romi


"hentikan.....kalian semua masuk ,kita bicarakan dengan baik-baik (dengan teriakkan otoriternya)". Samuel


_skip_


terlihat keramaian yang tadi sempat memanas kini sudah sedikit lebih mereda.


"jelaskan semuanya.... Daddy ingin mendengar nya...(dengan tatapan kepemimpinan nya)". Samuel


Rama menceritakannya semuanya , dengan masalah yang dia tutupi selama ini dan kenapa ia bisa muncul dikediaman Romi dan status hubungannya dengan Rumi selama ini.


"itu semuanya salah dad, aku sama sekali tidak melakukan dengan apa yang Rama tuduhkan. aku sama sekali tidak membawa kabur dara. pada waktu itu memang aku menyukai nya namun setelah ia menikahi Rama aku sama sekali tidak berminat menghancurkan rumah tangganya". Romi


Rumi Sungguh sangat kaget akan penuturan Romi bahwa suaminya ternyata sudah pernah menikah. dan ternyata ia adalah sebagai rasa bentuk kecewanya dan ia tidak lebih hanya dijadikan sebuah alat balas dendam dari tuan Rama kepada Romi.


Rumi diam seribu bahasa dengan menggenggam erat ujung dress-nya.


"aku yakin kau yang melakukanya, cepat beritahu aku kau sembunyikan dara dimana? (mulai emosi lagi)". Rama


"sudah berapa kali aku bilang bukan aku pelakunya, dan kau kenapa kau gunakan kepolosan Rumi untuk membalas dendam kepadaku kau sungguh kejam... (Romi melirik kearah Rumi) Rumi tolong tinggalkanlah dia dan kembalilah bersamaku...kau terlalu baik untuknya...(dengan tatapan kasihan nya) " Romi

__ADS_1


"plakkk ..plakkk...(tuan Samuel menghadiahi mereka sebuah tamparan) cukup kalian sama-sama tidak dewasa , aku kecewa dengan kalian. kalian hanya mengunakan ego kalian dalam menghadapi permasalahan. apa kalian tidak sadar ada korban atas perbuatan Kalian. (tuan Samuel mengamuk ia sungguh kecewa dengan anak-anaknya.)".Samuel


"Daddy....(Amanda terkejut melihat sang suami memberi tamparan ke wajah anak-anak nya terlihat sangat jelas ketidak kerelaan seorang ibu melihat anak-anak nya diadili)"Amanda


"Romi urus istrimu, kau tau kan istrimu sedang mengandung. jagalah istrimu dengan baik ,Daddy tidak mau lagi melihat kau bertengkar lagi dengan istrimu itu". Samuel


"Romi....(ia tercekat ia juga masih sangat bingung dengan kejadiannya) tapi Romi benar dad, Romi tidak pernah melakukanya (menyentuhnya) kepada Julie Romi dijebak dad (pembelaan)". Romi


"jangan banyak alasan kau tidak mau bertanggung jawab, Daddy hanya menyimpulkan dengan faktanya Romi bahwa kau Daddy temui sedang melakukanya di hotel pada waktu itu bersama Julie (mulai meradang kembali)". Samuel


"tapi dad, Romi tidak yakin dengan anak yang Julie kandung itu adalah anak Romi". Romi


"kau taukan Julie adalah anak dari sahabat daddy? mana mungkin Julie menipu kita?.


cukup...Daddy tidak mau mendengar alasanmu lagi Romi. Daddy sudah lelah harus bicara seperti apalagi.". Samuel


dan melirik kearah Rama...


"Rama ,apa kau sudah melakukan nya kepada Rumi? dan apa kau mencintainya?". Samuel


"(Rama menggelang ia sangat paham kemana arah pembicaranya , sedangkan Rama tetap menatap kearah Romi ada secercah harapan yang Romi tunjukan saat ia menatap Rumi yang berdiri disana dekat dengan mommynya) tidak akan aku biarkan kau merebutnya seperti kau merebut dara dariku... membatin". Rama


"segera ceraikan ia, (menunjuk kearah Rumi) Daddy tidak mau ada cara paksaan didalam sebuah pernikahan". Samuel


Rumi memejamkan matanya ada sedikit keadilan didalam hidupnya ia merasa kelegaan yang menerpa atas pendengaran yang ia tangkap.


"tidak ,Rama tidak akan menceraikan ya...". Rama


"anak tidak tau malu Daddy sangat kecewa padamu, Rama tolong hilangkan egomu... dara bukanlah perempuan yang baik. lupakanlah ia, dan lepaskanlah Rumi. gapailah masa depanmu dengan cara yang sehat nak.,dan lupakan masa lalu kelammu itu. kau tidak akan pernah merasakan kebahagiaan jikalau di hatimu hanya ada sebuah dendam. dan satu yang kau perlu ingat sejahat-jahatnnya keluarga mu pasti keluarga mu tidak mau melihatmu menderita. ingat dia saudara kembarmu (menunjuk kerah Romi) dia tidak mungkin menikammu dari belakang Daddy pastikan itu.


gapailah masa depan kalian, dan cobalah untuk menerima keadaan dengan tanggung jawab dengan apa yang kailan perbuat ...kalian adalah anak-anak Daddy dan mommy yang selama ini kami besarkan tolong... Daddy minta tolong kepada kalian... jadilah seorang figur yang baik untuk anak dan istri kalian (mulai melemah dinadanya )". Samuel


Samuel meneteskan kristal beningnya ia sudah sangat lama terlarut-larut dalam kesalahan pahaman diantara masalah anak-anaknya itu.


"Romi....Rama....jadilah seseorang laki-laki yang bertanggung jawab atas segala perbuatan yang kalian perbuat. karena itu adalah sebuah kebanggaan bagi seorang laki-laki nak...(mom Amanda menambahi...dengan mata yang berkaca-kaca)". Amanda

__ADS_1


"mommy....(Romi dan Rama berlari kerah mom Amanda dan sama-sama memohon ampun padanya)".Romi dan Rama


"maafkan kami mom...maafkan kami selama ini telah membuat mommy dan Daddy kecewa...".Romi dan Rama


__ADS_2