Tangisan Suci

Tangisan Suci
itu memang dirinya 2


__ADS_3

seminggu kemudian.


"yayyy....terima kasih mom...(nampak Raka loncat kegirangan dengan hadiah yang mom nya berikan, ya sebuah laptop dengan ukuran kecilnya hingga mempermudahkan Raka untuk membawanya) aku mencintaimu mom...cup..cup..cup...(kecupan sayang Raka labuhkan dipipi dan bibir momnya)". Raka


"apa kau senang sayang? (terlihat Rumi dengan binarnya)". Rumi


"Raka sangat senang mom...Raka sayang mommy terima kasih mom sudah mengizinkan Raka untuk mempunyai,dan menggunakan laptop...(dengan raut sumeringah yang tiada padam)". Raka


ya bisa saja Ardi, Adam dan yang lainnya memberikan laptop kepada Raka dengan cuma-cuma namun tanpa seizin dari Rumi mereka tidak berani menentang keputusan dari seorang wanita yang mereka sangat sayangi dan lindungi itu. dan kini Rumi sudah tergerak hatinya dengan rayuan Raka yang setiap hari nya menginginkan, meminta sebuah laptop semenjak ia mengenal seseorang yang dilarang oleh momnya tapi itu tidak berlaku kepada Raka yang dengan penasaran tingkat tingginya.


Raka meminta sebuah hadiah (laptop) ulang tahun terlebih dahulu diulang tahun yang ke 7 tahunnya yang akan dirayakan beberapa hari lagi.


dan Rumi tidak mungkin untuk mengabadikan permintaan anak kesayanganya itu.


"Raka sayang kau sedang apa? (Rumi membuka pintu kamar milik anaknya dengan pelan dan hati-hati ia takut Raka terganggu akan tidurnya karena kedatanganya) sayang....(Rumi nampak penasaran dengan anak semata wayangnya itu yang beberapa hari ini nampak berbeda dengan hari-hari sebelumnya, Raka nampak sering menghabiskan waktu di jam-jam istirahatnya dan Raka bilang ia ingin melihat lebih luas tentang dunia luar. itu bagus bagi Raka namun disisi lain Rumi juga harus lebih jeli tentang pergaulan anaknya meski tidak harus mengekangnya)kau belum tidur?". Rumi


"mom....(ada sedikit raut kaget yang sangat nampak jelas tertangkap) tidak mom, emmm...ya mom Raka belum mengantuk... Raka hanya mencari tau mengapa bumi bisa mempunyai banyak bentuk seperti ini...(Raka menunjukan sebuah gambar peta dan globe dan beberapa gambar daratan yang nampak berbeda)". Raka


"anak pintar mommy... terus banyak belajar ya nak...mom bangga dengan semangat belajarmu. emm...dan apa sekarang kau sudah menemukan jawabannya sayang? (nampak Rumi dengan pandangan menyelidik)". Rumi


"hihi...Raka sekarang sudah tau mom bumi itu berbentuk bulat dan selain bumi ada planet lainnya yang berbetuk sama dengan bumi (bulat) tapi Raka masih bingung kenapa peta, atlas dan globe berbeda??? (terlihat Raka berfikir dengan garuk-garuk tengkuknya yang tidak gatal)". Raka


"Hem...., peta adalah gambaran permukaan bumi yang berada disuatu bidang datar dengan skala yang kecil dan tertentu.


sedangkan atlas adalah kumpulan peta yang dibukukan. dan globe adalah bola yang menggambarkan peta bumi...(dan masih panjang penjelasan tentang ilmu pengetahuan yang tiada habisnya tentu itu memerlukan waktu dan tenaga yang cukup ya meski bagaimanapun waktu dan tenaga tidaklah cukup untuk mengeksplor ilmu-ilmu yang sudah tercipta) huh..huh...mom jadi haus (nampak Rumi memegang dan mengusap pelan di arah lehernya) mom ke dapur dulu ya, apa anak kesayangan mom butuh sesuatu mom akan ambilkan bahkan buatkan, apa kau mau kue kering spesial bikinan mommy?". Rumi

__ADS_1


"tidak mom... terima kasih, Raka mau lanjut saja mom, boleh kan (dengan tatapan memohon)?". Raka


"boleh tapi setelah ini Raka tidur ya, malam semakin larut mom tidak mau kalau anak kesayangan mom telat bangun pagi, besok kan Raka harus sekolah (dengan senyuman khasnya)". Rumi


"siap... Raka mengerti (dengan tatapan meyakinkan)". Raka


"baiklah selamat tidur cup...(Rumi melabuhkan kecupan selamat tidurnya dikening Raka dan mengusap pelan rambut hitam tebal milik Raka)". Rumi


Rumi keluar kamar milik anak tersayangnya ya kini Rumi hanya tinggal berdua dengan Raka ,ia tidak mau terus-terusan merepotkan orang-orang tersayangnya. ia sudah menganggap semua orang yang membantunya dan berada dipihaknya adalah keluarga.


"huffft...untung mom tidak tau (nampak Raka membuka halaman yang berbeda dan menuliskan sesuatu ia membalas sebuah chat dari seseorang yang mom nya sangatlah hindari)". Raka


📱*"apa Daddy boleh hadir di acara ulang tahunmu sayang?". seseorang


📱*" kalau itu...maaf dad, Raka rasa Raka belum bisa...Raka takut mom akan marah dengan Raka (dengan slot sedihnya)".*Raka


📱*" benarkah? terima kasih dad, Raka sangat mengharapkan kehadiran Daddy....Raka sayang Daddy...".* Raka


📱*" Daddy lebih jauh menyayangimu".* seseorang


akhirnya obrolan diantara keduanya pun terhenti karena Raka sudah mengantuk, dan seseorang yang mengaku menjadi daddynya pun menyudahi karena ia tau jadwal hari-hari dari Raka seperti yang Raka informasikan.


"Rumi ternyata kau tidak jauh dari jangkauanku. Ardi, Exel.... ini berkat campur tangan dari mereka... pantas saja....Rama dan keluarga ku seakan menyerah untuk menemukanmu. 5 tahun bukan waktu yang singkat... huffftt....(nampak seseorang itu memejamkan netranya), Raka... Raka!!! kau beruntung brother memiliki seorang anak yang tangguh dan semangat seperti Raka. seumur hidup mu pantas menyesalinya. Rumi sayang aku akan menebus semua kesalahanku dimasa yang silam,aku akan berikan apapun demi kebahagiaan mu". seseorang


seseorang itu menatap kearah sebuah laptop yang menampilkan seseorang perempuan dengan pesona tangguh namun tetap menampilkan kesan feminimnya, seseorang perempuan yang kini menjelma menjadi perempuan dewasa dengan khas rambut panjang terurainya.

__ADS_1


"Arumi Fitrian....". seseorang


pagi menyambut lagi dengan nada dan irama yang berbeda.


* di sebuah restoran *


"mom... besok hari libur apakah Raka boleh untuk belajar kelompok dengan teman-teman?". Raka


"wah ...anak mommy yang satu ini Semangat sekali ya.. Sampai-sampai hari liburpun masih tetap ingin belajar.


memang Raka nanti dengan teman-teman bertemu dimana nanti mom yang antar". Rumi


"Hem...dirumah Caca mom". Raka


"Caca? Caca anaknya bapak Satria? (Rumi sedikit kaku akan pengucapannya)". Rumi


"betul mom kita sudah janjian akan belajar kelompok dirumah Caca". Raka


"ekhm....ekhm...ada yang sedang berdebar- debat ni...(Dona yang sejak tadi diam kini ikut menyauti dengan godaan khas-nya)" Dona


"apapun sih...kayak ABG labih deh ...(Rumi pura-pura sewot dengan rona wajah yang mencoba ditutupi)". Rumi


"haha.... Dona terbahak melihat raut teman yang baru ia temukan beberapa Minggu ini pasalnya anaknyapun sudah sekolah dan merupakan kakak kelas dari Raka , anaknya merupakan pindahan dari sekolah lain ya Aurora mengikuti kemana-mana suaminya pergi tugas ya Karena tugasnya dalam jangka waktu yang lama yang berpindah-pindah kota, sehingga ia tidak mau ditinggal-tinggal ia takut sesuatu yang tidak diinginkan akan terjadi lagi dalam pernikahnya) bukannya ia ya sekarang seperti sedang ada ABG yang lagi kasmaran...". Aurora


"sttt...ada anak-anak (Rumi takut anaknya ikut memikirkan obrolan yang di ucapakan oleh sahabat lamanya itu ya karena Rumi telah menceritakan pengalaman hidup yang telah ia lalui meskipun tidak sepenuhnya, begitupun dengan Dona ia menceritakan kisah pahitnya yang pernah diselingkuhi oleh suaminya sendiri namun ia masih memberikan kesempatan kedua untuk suaminya itu,dulu Dona menjadi model terkenal di negara ini namun setelah menikah suaminya melarangnya untuk melakukan sebuah pekerjaan itu dan kini Dona hanya mengurus rumah tangga seperti pada umunya nyonya-nyonya sosialita pada umumnya namun Dona tetaplah Dona ia tidak berubah ia masih baik dan dapat dipercaya seperti dulu Rumi mengenalnya)". Rumi

__ADS_1


sedangkan Raka dan Dodo hanya asik dengan makan siang mereka, tanpa mau mendengarkan lebih obrolan orang dewasa dihadapan Mereka. tanpa disadari ke empatnya Sepasang mata tengah memperhatikan kedatangan mereka sejak awal. dan sepasang mata itu nampak mengirimkan sesuatu lewat surak elektronik nya.


__ADS_2