Tangisan Suci

Tangisan Suci
Kenapa kau berubah


__ADS_3

sejak acara ulang tahun yang diadakan secara besar-besaran diperusahaan yang Rama pimpin.


semuanya sudah jelas/menyaksikan dan mereka semuanya mengetahui akan kehadirannya seseorang yang bernama Arumi Fitrian yang kini menjadi pendamping sah dari seorang dari keturunan Wijaya yaitu Rama Wijaya.


dan mereka mengamsumsikan bahwa Rumilah yang memberi dampak positif bagi keluarga Wijaya,ya Mereka terlihat akur dalam satu lingkaran besarnya.


dan Raka kini menjadi trending pencarian dari keseharian dan aktivitas rutinnya.


namun dengan kekuatan daya seorang Rama para pencari berita tidak mudah untuk mendapatkan secara mendetail tentang kehidupan dari keluarga besar Wijaya tersebut.


Amanda dan Samuel tidak terlalu memaksakan kehendak mereka dan mereka kini memanglah sudah tidak ikut campur lagi dalam rumah tangga yang Rama bina dengan Rumi, mereka berfikiran inilah sebuah Akhir dari perjuangan seorang Rama yang beberapa belas tahun silam lamanya menyandang status duda dan dalam keadaan buruk rupa.


Samuel dan Amanda sudah menyarankan kepada Rama untuk membawa Rumi dikediaman besar Wijaya namun Rama menolaknya dan keputusan itu Amanda dan Samuel tidak bisa memaksakan kehendak dari anaknya. mereka tau anaknya sudah dewasa setiap langkahnya pasti sudah ia perkirakan bagaimana baik dan buruknya.


3 bulan kemudian.


🌾 Di kediaman Rama 🌾


ya walaupun kini telah ada kehadiran Raka , Rama tidak mengajak istri tersayangnya untuk pindah kerumah yang lebih Besar atau yang lebih mewah seperti kebanyakan para pengusaha lain. namun Rama tetap membiarkan istri dan anaknya tetap tinggal di rumah sederhana itu, dengan fasilitas sederhana namun dengan sarana yang masih terbilang lengkap. dan setelah hadirnya baby Raka Rama memberikan satu seorang perawat bayi untuk membantu tugas Rumi merawat buah hatinya. dan Rumi tidak masalah dengan semua yang sudah ia miliki saat ini, yang terpenting baginya hidup bahagia bisa bersama dengan orang terkasihnya walaupun dalam kesederhanaan itu semua sudah cukup baginya.


"cup...(sebuah kecupan hangat di kening Rumi) kau jangan terlalu lelah, minta bantuan lah kepada bi sumi bila Raka rewel...". Rama


"eem..(mengangguk) kau hati-hatilah my love ...jangan ngebut-ngebut (dengan mencium punggung tangan milik suaminya)". Rumi

__ADS_1


"eem...(mengangguk) aku akan pulang cepat hari ini...(ya Rama sudah berjanji kepada anak dan istrinya akan mengajak liburan keduanya)". Rama


"jagoan Daddy, Daddy berangkat dulu ya. jagain mommy dan ingat, jangan nakal ok...jagoan Daddy...cup..cup..cup...(Rama mencium gemas wajah imut milik anak semata wayangnya)". Rama


"dah........(nampak Rama mulai masuk kedalam mobilnya dan melambai kearah keduanya)". Rama


"da..dah ....Daddy....(Rumi menggendong gemas Raka yang hanya diam menatap akan kepergian Daddynya)". Rumi


_skip_


🌾 xxx Wijaya Group c.🌾


tok...tok... Suara pintu diketuk dari arah luar.


"ada tamu yang memaksa ingin masuk dan ingin bertemu dengan Anda tuan (dengan sopan)". asisten


"usir (dengan tenang)". Rama


"maaf tuan, dia memberikan ini kepada saya untuk diberikan kepada tuan (asisten itu dengan sopan memberikan sebuah kartu nama)". asisten


namun Rama tidak menggubris uluran tangan itu hingga tangannya sang asisten menggantung di udara.


"letakkan saja dimeja, apa kau tidak lihat aku sedang bekerja (dengan lirikan tajamnya)". Rama

__ADS_1


"m..maafkan saya tuan, saya pamit undur diri (asisten itu dengan sopan keluar dari ruangan Rama ,entah apa yang hinggap dalam dirinya hingga ia berani mengusik ketenangan sang presiden apakah itu semua karena tatapan menyedihkan yang ditunjukkan seorang perempuan cantik yang sedang berusaha menerobos masuk itu?)". asisten


selang beberapa jam akhirnya Rama selesai dengan misinya.


yaitu memeriksa dan menyetujui atau menandatangani apa yang ia kehendaki. terlihat sangat mudah namun setetes tintanya adalah sebuah keputusan besar baginya.


Rama melakukan peregangan diotot-otot kakunya hingga netranya tidak sengaja melihat secarik kartu nama diatas meja yang asistennya sempat letakkan tadi. ia meraihnya dan membaca nama yang tertera disebuah kartu itu.


deggg......entah perasaan apa yang ada ,namun nyatanya ia begitu syok menyaksikan itu.dengan langkah cepat ia berlari kearah pintu dan menutup nya dengan keras tanpa memperdulikan sang asisten yang setia berada tidak jauh darinya.


"tuan....anda mau kemana? (dengan pandangan bingungnya)". asisten


Rama berlari ke arah receptionist guna mencari tau.


"apa dia masih berada disini (dengan raut berharapnya, ia menunjukkan sebuah kartu nama itu kepada petugas)". Rama


"tu.. tuan...(dengan terbata-bata receptionist memberitahukan keberadaan seorang yang dicari oleh pemilik perusahan ini, ya karena semua pegawai bukanlah termasuk pegawai lama. karena seorang Exel merekrut hampir seluruhnya orang-orang berkompeten yang baru. hingga Meraka semua hampir tidak mengetahui sejarah masa lalu akan sosok presiden yang mereka Kagumi selama beberapa bulan ini)". receptionist


netra Rama berkeliaran mencari sosok yang sangat ia cari selama ini, namun entahlah nyatanya ia beberapa tahun silam sudah hampir sepenuhnya melupakan akan masa yang silam karena adanya sosok Rumi dan Raka. namun entah dengan melihat namnya saja ia menjadi linglung ia seakan baru kemarin disaat ia mendekap dengan perasaan cinta yang tulus terhadap seseorang yang selama belasan tahun ini menghilang.


dan alangkah Rama terkejut saat nertanya bisa menangkap sosok yang ia begitu rindukan dulu berada diujung sana menatapnya dengan tatapan kerinduannya.


"dara.......". Rama

__ADS_1


__ADS_2