Tangisan Suci

Tangisan Suci
Maafkan aku


__ADS_3

tap...tap... suara langkah kaki seorang laki-laki yang baru turun dari mobil pribadinya terlihat dalam langkahnya sangat terburu-buru dengan sejuta penuh penyesalannya seseorang laki-laki itu setengah berlari menghampiri sebuah rumah yang nampak sangat sederhana.


"Rumi.... Rumi.... dimana kamu sayang...(Rama memanggil-manggil sebuah nama yang 1 tahun lebih baginya sudah tidak penting lagi) Raka ini Daddy sayang tolong buka pintunya ...". Rama


rumah nampak sepi dan keadaan rumah sederhana itu juga terlihat sangat damai dengan disebelahnya ada sebuah pohon yang rindang dengan sebuah taman bunga kecil yang sudah mulai tumbuh dengan suburnya.


"Rumi....(Rama mengetuk pintu dan jendela rumah sederhana itu dengan perasaan cemas ya sedari tadi Rama ramai dengan Suara teriakannya namun tidak satupun orang menyahuti, dan kunci pintu cadangan yang ia punyapun seakan dulu tidak berharga lagi hingga Rama menaruh asal dan hilang entah kemana. Rama setia dengan teriakkan nya hingga mengundang tetangga yang ada disebelah rumah sederhana itu. walaupun rumah nya nampak sedikit berjauhan namun teriakkan Rama mengundang tanya bagi tetangga yang mendengarnya)". Rama


"tuan....maaf, nyonya Rumi tidak ada dirumah beberapa hari lalu nyonya Rumi terlihat pindahan bukanya tuan sudah tau ya? (nampak bingung setahu dia tuan Rama ini adalah suami dari nyonya Rumi dan kenapa suaminya sendiri bisa tidak tau kalau istrinya telah pergi)". tetangga


"pindah... bergumam.


Hem... baiklah terima kasih pak (dengan senyum kakunya, padahal didalam hatinya sudah berkecamuk risau)". Rama

__ADS_1


"kalau seperti itu saya permisi tuan (dengan pamit sopannya)". tetangga


"hem...(Rama mengiyakan),


apa maksudnya pindahan... bergumam.


deggg.... apa jangan-jangan Rumi kabur (difikirkan Rama berkecamuk berbagai tentang kemungkinan dengan terpaksa Rama mendobrak pintu rumah sederhana yang pernah ditempatinya bersama istri yang sempat membuatnya merasakan sebuah kehidupan kembali) brakkkk.... (Suara pintu dibuka secara paksa ) Rumi...(Rama mencari sosok Rumi dan anaknya disetiap ruangan namun hasilnya nihil ya Rama tidak menemukan mereka anak dan istrinya yang 1 tahun lebih tidak dianggap keberadaanya) .... Rumi.. kenapa kau meninggalkan aku.... berani-beraninya kau meninggalkanku...Raka sayang jagoan Daddy....hiks....(Rama menangis frustasi ,ada kemarahan namun juga ada kesedihan rasa penyesalan Rama meratapi kebodohannya dengan menjambak keras rambutnya, ia telat untuk menyadari semuanya, ia menyesal melakukan keburukan terhadap satu-satunya perempuan yang mau menerima nya, berkorban untuknya ,tanpa memiliki tujuan tertentu) maafkan Daddy sayang.... maafkan Daddy....(Rama merosot bersujud di lantai , ambruk sudah keangkuhan dan luntur sudah takaburnya.... cinta yang ia tunggu selama belasan tahun ternyata tidak tulus mencintai nya dan cinta yang ia jadikan permainan sudah meninggalkannya hanya 1 kata * menyesal*) hahhhh.....tuhan...... kenapa aku sebodoh ini. hahhhhhhhhhhhhhhh..(Rama menangis meraung-raung namun satu benda pun tidak ada yang ia sentuh (hancurkan), (setelah Rama sudah bisa menguasai keadaan Rama mulai bangkit dan duduk di tepi kasur, lagi-lagi air mata yang mewakili perasaannya saat kenangan manis yang pernah ia lalui dikamar bersama istri tertulus yang pernah ia punya, ya karena Rumi menerima Rama tanpa memandang rupa dan tahta) rasanya ini lebih menyakitkan Rumi.... pulanglah...aku menunggumu... (nertanya manangkap sesuatu yang menurutnya tidak asing namun benda itu sudah cukup lama ia lupakan, perlahan Rama bangkit dan mendekat kearah nakas disana ia bisa lebih jelas hal apa saja yang ada di sana) aku memang salah Rumi tapi kenapa kau melakukan ini ....aku tidak terima...aku sungguh tidak terima..........(Rama menggenggam erat sebuah kertas dari pengadilan agama dan sebuah cincin sederhana yang beberapa tahun silam melekat dijari manis seorang Rumi) ". Rama


tanpa sebuah petunjuk jejak yang ditinggalkan Rumi Rama berusaha mencari sosok yang ia masih anggap menjadi sebagai istri sahnya, istri satu-satunya.


Rama tidak menghiraukan surat cerai yang sudah Rumi tanda tangani.


hari berganti hari , Minggu, bulan berlalu dengan begitu cepatnya Rama sudah menggerakkan sepenuhnya dengan gerakan seluruh anak buahnya untuk mencari tentang keberadaan anak dan istrinya namun tetap saja tidak satupun Rama mendapatkan informasi tentang keberadaan istri dan anaknya dari salah satu pihak manapun.

__ADS_1


"plakkk......plakk... (suara tamparan yang mendarat dipipi Rama) apa yang ada difikirkanmu selama ini Rama, apa kau sudah cukup dengan kebodohanmu dan cinta butamu itu? apa yang kau lakukan Rama sehingga istrimu meninggalkanmu....(dengan tatapan merahnya , Amanda sangat terpukul mengetahui bahwa Rumi pergi meninggalkannya membawa cucu tercintanya)". Amanda


"Rumi... Rumi mengetahuinya mom (Rama tertunduk dengan sejuta penyesalannya dan menceritakan bagaimana kejadiannya)". Rama


"a...apa? (nampak mom Amanda memegangi dadanya begitu sesak dan nyeri yang menjalar di sekujur tubuhnya) kau laki-laki jahat nak...kau sungguh tega...telah melakukan hal yang kejam kepada istrimu yang telah membawamu kepada kehidupan mu yang lebih baik.dimana hatimu nak, mommy kecewa padamu mommy kecewa kau telah menyakiti satu-satunya menantu kesayangan mommy... (Amanda perlahan mengapai sova dan duduk disana ia syok dan benar-benar syok dengan penuturan anaknya. setelah ia mengetahuinya keadaan yang sebenarnya, bahwa Rama menikahi kembali dara ia sampai pingsan. ternyata selama ini Rumilah yang lebih dulu mengetahuinya akan pernikahan yang Rama lakukan bahkan ikut menjadi saksi akan pernikahan dari anaknya tersebut, dan menjadi korban kekerasan dan ketidakadilan dalam berumah tangga)". Amanda


"maafkan Rama mom, maafkan rama....Rama menyesal telah melakukan semua kebodohan ini Rama menyesal, tolong Rama mom...tolong bantu temukan Rumi ,Rama ingin meminta maaf padanya. sudah berbagai cara agar Rama mendapatkan Rumi kembali jangankan sosoknya, informasinyapun Rama tidak bisa menembusnya sepertinya ada seseorang yang melindungi keberadaannya (dengan penampilannya yang kacau balau kehilangan dara dalam waktu belasan tahun masih bisa menjadikannya Rama seorang laki-laki yang mampu berfikir jernih namun kehilangan seorang Rumi dalam waktu beberapa bulan menjadikannya Rama seorang laki-laki dengan fikiran dangkalnya dan setengah menggila.


perusahaan terbengkalai dan dirinya pun lupa untuk mengurus dirinya sendiri Rama datang dikediaman Wijaya dengan penampilan yang sangat buruk matanya yang merah, rambutnya acak-acakan, bajunya seperti tidak dicuci dalam waktu beberapa hari dan ada sisa bau minuman memabukkan yang masih sangat jelas tercium)". Rama


"kau mandi dan beristirahat dikamarmu Hem...tenangkan lah fikiranmu...(setelah Amanda bisa menguasai keadaan ia menyuruh Rama untuk ke kamarnya ,kamar yang sudah belasan tahun ia abaikan (terakhir ia mengunakan kamar itu bersama dara mantan istri yang beberapa bulan lalu ia ceraikan. meski sekecewa apapun Amanda kepada anaknya ,anak akan tetap sebagai anak sampai kapanpun jadi ia pasti akan memaafkan kesalahan) mom akan membantu...". Amanda


"emm... terima kasih mom, Rama kekamar dulu (terlihat Rama melangkah dengan sejuta rasa sesalnya ke arah dimana kamarnya berada)". Rama

__ADS_1


__ADS_2