Tangisan Suci

Tangisan Suci
Daya ingat 4


__ADS_3

beberapa jam kemudian.


"aku berangkat dulu, aku hari ini akan pulang cepat ...cup...(mengecup bibir milik sang istri).


aku tidak mungkin meninggalkanmu lama-lama , apa lagi baby Aydan sedang kurang baik (dengan senyuman hangatnya)". Rama


"bukannya tiap hari juga kau pulang cepat mas, (membalas dengan senyuman lucunya) Hem...tapi terima kasih mas selama ini kau sangat perhatian kepada anak-anakku tanpa membeda-bedakan diantara salah satunya". Rumi


"kau jangan salah sayang mereka semua adalah anakku, (dengan penghafalan lancar di bibirnya meskipun tetap saja dihatinya terasa begitu pilu sang istri memiliki anak dari laki-laki lain dan beralih kepada Raka yang memperhatikan keduanya) Raka Daddy berangkat dulu ,ingat jangan berkelahi lagi Daddy tidak mau mendengar aduan dari bodyguardmu itu". Rama


"baik dad, Raka akan menurut (melirik sinis kearah Hendra)". Raka


"saya tuan muda ...membatin".


Hendra


setelah kepergian Rama dengan penuh dramanya.


"benarkah seperti itu sayang, kapan kau berkelahi? (Rumi menyalami Raka di dibarengi dengan pertanyaannya)". Rumi


"hihi... maafkan Raka mom, Raka tidak berkelahi itu bentuk Raka sebagai pembelaan diri, Raka pamit dulu mom...emuahhhh...(mencium gemas pipi mommy Ruminya)


dah...


see you again mom...


see you again Aydan (meskipun Aydan ada dikamarnya tengah terlelap)". Raka


"hati-hati nak, ingatlah apa kata Daddymu... (sedikit berteriak)". Rumi

__ADS_1


"kami permisi nyonya". Hendra


ya Hendra dulu adalah bodyguard Rama ketika berada di negara (tidak usah disebut ya) tapi setelah Rama memutuskan untuk hidup berkumpul dengan keluarga kecilnya Hendra Rama alihkan tugasnya yaitu menjaga keselamatan,keamanan dan kenyamanan seorang anak laki-laki kecil yang perlahan beranjak remaja itu .


"Hem....(tersenyum ramah)". Rumi


Rumi hanya geleng-geleng melihat kelakuan Raka yang semakin hari semakin menunjukkan kenakalan dan kritisnya yang perlahan kembali melekat lagi pada sosok diri Raka lagi.


ya itu semua tidak terlepas dari kasih sayang yang lengkap Raka dapatkan dari kedua orang tuanya. menjadikan Raka sedikit dengan tingkat kemanjaan dan tergantungnya. Raka melakukan semua itu di pengelihatan kedua orang tuanya namun entah apa yang sebenarnya Raka rasakan saat ini terkadang Raka juga terlihat tiba-tiba sedih dan menyendiri nampak memikiran sesuatu.


entahlah ketika Raka untuk menjawab dan mengaku dan menceritakan apa masalahnya hingga Raka terkadang terlihat murung l namun sepertinya Raka enggan untuk bercerita. apa Raka tengah merindukan Caca yang sempat menjadi saudaranya dan Sampai sekarang akan tetap menjadi saudaranya??? semua itu hanya Raka yang tau dan menyimpannya secara pribadinya.


selang waktu beberapa jam kemudian.


"... sebenarnya ada apa denganmu bayiku ...(nampak Rumi dan pengasuh Aydan sedang bermain dan menenangkan Aydan yang terlihat gelisah dan menangis tanpa sebab) kenapa kau hari ini terlihat begitu berbeda nak, panasmu sudah reda dan porsi asupan asimu juga baik ,tapi kenapa kau rewel.....cup....cup.... huffft (menghela nafas panjang hari ini Aydan begitu rewel meskipun panas ditubuhnya sudah menurun bahkan terkesan sudah normal setelah memastikan di periksa dengan alat pendeteksi suhu namun tetap saja rewel meskipun sudah tidak panas lagi , setelah Rumi memberikan asi eklusifnya nampak Rumi membawa baby Aydan untuk berjemur ditanam samping ditemani pengasuh baby Aydan.


disana juga ada sebuah aviary yang sengaja Rama buat untuk Raka untuk menghilangkan kebosanannya dan mengembangkan ilmunya dalam dunia satwa dan habitatnya yang merangkum beberapa ekosistem didalamnya) bi tolong panggilkan penjaga aku menginginkan kuncinya aku ingin membawa Aydan masuk keaviary siapa tau bayiku bisa tenang setelah melihat hewan peliharaan Raka ?". Rumi


"sabar ya nak, bibi akan segera kembali (nampak Rumi kualahan menggendong Aydan yang semakin aktif dengan gerakkan dan rewelnya, ya baby Aydan kurang lebih sudah berumur sekitar 7 bulanan)". Rumi


"nyonya kenapa nyonya sendirian di luar seperti ini, kemana bibi pengasuh Aydan (terlihat sosok penjaga dengan khas tubuh tegapnya mendekat kearah Rumi dan baby Aydan dengan pakaian khas pengawal rumah dikediaman Rama dengan pandangan menunduk sesekali mencuri pandang menatap sosok nyonyanya yang sedang terlihat kualahan menggendong bayi tampannya yang sama sekali tidaklah mirip dengan tuan Rama nya)". penjaga


"Hem, ia tadinya aku bersama dengan bibi , tapi bibi masuk kedalam untuk mengambil kunci apa kau tidak bertemu dengannya, bukannya kau juga dari arah yang sama? (dengan menggendong Aydan yang tidak mau diam untuk memberontak)". Rumi


"maafkan saya nyonya ,(melihat Rumi kualahan membuat penjaga itu semakin ingin membantu nyonyanya namun ia takut untuk melakukanya, ia takut tuan besarnya akan marah, namun bukannya tuan besar sedang tidak ada dirumah? dan hati kecilnya juga tergerak hingga keberaniannya muncul dengan seketika) nyonya saya memang dari arah yang sama seperti yang nyonya maksud tapi mungkin bibi pengasuh Aydan dan saya berselisih waktu hingga tidak bertemu, ekhm...apa saya boleh membantumu nyonya untuk menggendong tuan muda Aydan (dengan nada canggung dan kehati-hatiannya)". penjaga


"Hem... terima kasih penjaga kau begitu baik, tapi tidak apa-apa aku masih bisa lebih lama untuk menggendongnya (dengan senyuman ramahnya)". Rumi


"ba.. baiklah nyonya maafkan atas kekencangan saya (menunduk sopan)".penjaga

__ADS_1


dari kejauhan bibi pengasuh Aydan muncul dengan ditemani salah satu penjaga yang lainnya.


"nyonya Rumi maafkan saya yang terlalu lama untuk meninggalkan nyonya bersama tuan muda diluar (dengan tatapan tergesa namun terlihat kaget dengan seseorang penjaga yang begitu berani mendekati nyonyanya dalam posisi sedekat ini, ya Rumi dan salah satu penjaga dirumahnya saling berseberangan dengan jarak yang terbilang cukup dekat)". pengasuh Aydan


"maafkanlah saya nyonya (menunduk sejenak) kau kembalilah ke tempatmu (penjaga yang datang bersama sang pengasuh Aydan memerintahkan teman seprofesinya untuk segera meninggalkan tempat itu, ia akan memberikan hukuman untuk bawahan di bawah kedudukannya itu karena sudah terlalu lancang tertangkap menatap sang nyonya dengan leluasanya)". penjaga 1


"baik (dengan jawaban tegasnya lahan tapi pasti sang penjaga yang sejenak menemani Rumi pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan was-wasnya, melihat tatapan sang senior membuat nyalinya menciut)".penjaga


akhirnya Rumi beserta pengasuh masuk keaviary milik Raka ditemani penjaga 1 dan disana Rumi bisa melihat Aydan dengan tatapan senang dan penasarannya hal itu membuat Rumi merasa sedikit lebih lega.


"syukurlah... membatin". Rumi


🌾 di salah satu Sekolah ternama dinegara itu....(tidak usah disebut ya)🌾


"our Hero gas arrived!. (one of my friends)


(jagoan kita sudah datang! /salah satu teman Raka)". salah satu teman Raka


" look at my uncle so famous now it's not like it used to be / ( looking cool pretentious).


(lihatlah paman aku begitu terkenal sekarang tidak seperti dulu /menatap sok keren)". Raka


Hendra hanya tersenyum dan menggeleng mengekor, tuan mudanya Sangat berubah sejak kedatangan kedua orang tuanya kenegara tersebut tidak seperti beberapa bulan yang lalu.


ya peran keluarga memanglah sangat berpengaruh penting untuk perkembangan psikis dan mental seorang anak.


"thank you for the welcome I really feel toucher brother.


(cute smile to his friend).

__ADS_1


(terima kasih atas sambutannya aku sungguh begitu merasa terharu saudara,/tersenyum lucu kepada temannya tersebut)". Raka


__ADS_2