
Umi Nurul datang di gandeng teh Zahra untuk menemui besannya yaitu bu Nur dan ayah Bima orang tua Hana.
Umi Nurul duduk di bantu teh Zahra.Setelah umi Nurul duduk,bu Nur bersalaman dengan umi Nurul dan ayah Bima mengatupkan tangannya sebagai pengganti salam.
"Apa kabar umi?" tanya bu Nur.
"Alhamdulillah sehat,kalian bagaimana?" jawab dan tanya balik umi Nurul.
"Alhamdulillah umi,kami juga sehat!" jawab bu Nur.
"Kalian mau menemui Hana dan Hatim?" tanya umi Nurul.
"Iya umi!" jawab bu Nur.
"Mau nginap ya? kan akan ada acara!" tanya umi Nurul.
"InsyaAllah umi!" jawab bu Nur.
"Sama Hatim dan Hana nya sudah ketemu?" tanya umi Nurul.
"Belum umi!" jawab bu Nur.
"Zara panggil Hatim sama istrinya ke sini!" kata umi Nurul.
"Ah gak usah Ustadzah,biar kami yang ke sana saja!" kata bu Nur.
"Ooh,mau kalian yang ke sana? ya sudah kalau gitu makan dulu!" kata umi Nurul.
"Ah gak usah umi,tadi di perjalanan kami sudah makan!" ujar bu Nur.
__ADS_1
"Gak apa apa,makan lagi aja!" kata umi Nurul.
"Gak usah umi,kami sudah kenyang!" jawab bu Nur.
"Ya sudah,tidak mungkin di paksa!" kata umi Nurul.
"Ah iya umi!" sambil tersenyum.
"Zara,antar mereka ke rumah Hatim nanti ya!" kata umi Nurul.
"Baik umi!" jawab teh Zahra.
"Kalau sekarang aja gimana Ustadzah? kami sudah rindu sama menantu dan anak kami!" kata bu Nur.
"Boleh bu!" jawab teh Zahra.
"Ya sudah,umi kami mau menemui Hatim sama Hana dulu ya?!" kata bu Nur.
"Ayo bu!" kata teh Zahra.
"Ayo Ustadzah!" jawab bu Nur.
Merekapun pergi menuju rumah kang Hatim.Bu Nur dan ayah Bima tidak menyangka ternyata rumah yang tadi mereka kagumi adalah rumah anak dan menantunya.
"Ini rumahnya bu,pak!" kata teh Zahra setelah sampai di depan rumah kang Hatim.
"Ooh iya iya,tapi kok,sepi ya?" tanya bu Nur.
"Mungkin mereka lagi di atas bu,kita panggil saja ya!" jawab teh Zahra.
__ADS_1
"Iya Ustadzah!" jawab bu Nur.
Tok tok tok
"Assalamualaikum!" kata teh Zahra setelah mengetuk pintu rumah kang Hatim.
"Waalaikumussalam!" jawab kang Hatim dari arah luar.
Tidak lama kemudian,pintu terbuka.
"Eh ayah,ibu!" kang Hatim langsung cium tangan kepada kedua mertuanya.
"Apa kabar,yah bu?" tanya kang Hatim.
"Alhamdulillah seperti yang kamu lihat,kami sehat!" jawab ayah Bima.
"Bagaimana keadaan kamu dan Hana?" tanya bu Nur.
"Alhamdulillah kita baik juga bu,mari masuk!" jawab kang Hatim.
"Kalau gitu,saya pergi dulu pak,bu!" kata teh Zahra.
"Gak masuk dulu teh?" tanya kang Hatim.
"Lain kali aja ya,umi gak teman di rumah! takut butuh sesuatu!" jawab teh Zahra.
"Terima kasih Ustadzah,sudah ngantar kami!" kata bu Nur.
"Iya sama sama bu,saya permisi dulu,Assalamualaikum!" kata teh Zahra.
__ADS_1
"Waalaikumusalam!" jawab semua orang.
"Mari masuk bu,yah!" ajak kang Hatim setelah teh Zahra pergi.Bu Nur dan pak Bima pun masuk ke dalam rumah kang Hatim.Dan,sama seperti orang orang yang masuk ke rumah kang Hatim,Bu Nur dan ayah Bima pun juga sama takjub melihat isi rumah kang Hatim....