Ustadz Muda

Ustadz Muda
#41


__ADS_3

"Kenapa akang gak bicara sejak dulu?" tanya Hana tiba tiba saat suasana sedang sunyi.


"Bicara apa?" tanya balik kang Hatim.


"Jangan pura pura gak tahu kang,Saya tahu akan tahu apa maksud saya!" jawab Hana.


"Saya takut dan malu Hana!" jawab Kang Hatim.


"Kenapa takut?"


"Aku sangat takut kamu tidak mencintai saya,saya takut kamu tidak menerima saya apa adanya!"


"Kenapa harus malu?"


"Saya malu karena saya sudah menikahi kamu tanpa ada ijin darimu,padahal,saya tahu bahwa ada hadist yang mengatakan jika menikah itu harus saling cinta antara laki laki dan wanita.Saya belum tahu apakah kamu cinta saya atau tidak!"


Hana hanya diam mencerna perkataan kang Hatim.Tiba tiba kang Hatim berdiri dan berjalan ke hadapan Hana.Berjongkok di dapan Hana sambil kedua tangannya memegang tangan Hana.


"Saya mencintaimu Hana!" kata Kang Hatim sambil menatap wajah Hana dalam dalam.


Hana juga menatap mata kang Hatim yang masih fokus menatap wajahnya.


"Berdiri kang!" kata Hana sambil melepas genggaman tangan kang Hatim.


Kang Hatim menurut.Dia berdiri lamun masih di tempat yang sama.


"Hana,saya mencintaimu!" kata kang Hatim.


"Saya juga harus belajar menjadi istri akang!"


"Mau?"


"Mau apa?"

__ADS_1


"Mau belajar mencintai saya?"


"InsyaAllah!"


"Alhamdulillah ya Allah!"


"Tapi ada syaratnya!"


"Astaghfirullah,apa syaratnya?"


"Jangan dulu memberi tahu teman teman saya bahwa saya sudah menikah sama akang!"


"Kenapa? malu ya nikah sama saya?"


"Tidak,saya hanya tidak ingin mereka heboh!"


"Ada lagi?"


"Saya ingin pernikahan kita di catat di KUA!"


"Saya masih ingin mengaji!"


"Itu bagus!"


"Jangan berubah sikap saat akang sedang mengajar dan saya menjadi murid.Jangan mengistimewakan saya!"


"InsyaAllah!"


"Apa saya harus tinggal di rumah akang?"


"Kalau kamu mau,saya senang!"


"Kalau saya tinggal bersama akang di rumah umi,teman teman saya akan curiga dan akan mengetahui status kita!"

__ADS_1


"Kamu mau nya gimana?"


"Akang juga sudah tahu bahwa saya sudah tahu apa apa saja kewajiban seorang istri pada suami!"


"Iya,saya tahu!"


"Kalau akang membutuhkan saya,panggil saja,kapanpun,dimana pun,bagaimana pun.Saya dengan senang hati akan melayani akang dengan senang hati!"


"Benarkah?"


"Bulan,bintang,langit,bumi,angin,tumbuhan,angin,cahaya,kegelapan,dan semua yang ada di sini sudah menjadi saksi atas ucapan saya barusan!"


"Kamu memang bidadari surgaku Hana!"


"Apa teh Zahra,teh Dawa,teh Putri,teh Alvi,suami suaminya,dan umi sudah mengetahui ini?"


"Tidak mungkin mereka tidak tahu,mereka yang memaksaku untuk memilih istri dan segera menikahinya,kalau tidak,saya akan di jodohkan dengan orang Malang!"


"Orang malang? malang apanya? nasibnya?"


"Bukan,malang itu,tapi Malang jawa timur!"


"Ooooh,kirain!"


"Lalu? kenapa akang gak milih di jodohkan saja?"


"Saya takut saya tidak suka sama wanita yang di pilihkan saudara saudara saya!"


"Kenapa akang malah milih saya yang derajatnya jauh lebih rendah di banding akang yang sholeh,pintar,dan masih banyak lagi kelebihan akang!"


"Apa saya juga tampan?"


"Kalau akang cantik,akang harus memakai hijab!"

__ADS_1


"Saya memilih kamu,karena saya sudah jatuh cinta sama kamu sejak saya melihat mata indah milikmu itu.Dan sebelum saya membulatkan niat saya untuk menikahi kamu,saya sholat sunat istikhoroh dua rakaat dan minta supaya di beri petunjuk.Dan al-hasil,yang muncul di mimpi saya adalah kamu dengan memakai pakaian serba putih tanpa cadar!"


__ADS_2