Ustadz Muda

Ustadz Muda
#272


__ADS_3

"Umma!" panggil Sulthaan saat dia kebingungan membedakan cara baca huruf ha kecil dan ha besar.


"Ada apa sayang? Kenapa teriak teriak?" tanya Hana sambil berjalan menghampiri anak kesayangannya yang lagi belajar da ruang keluarga sama seperti kang Hatim jika baca kitab,suka di sana.Dengan perutnya yang sudah membesar,Hana menghampiri anaknya.


Melihat umma nya berjalan menghampirinya,Sulthaan bangun dari duduknya dengan segera dia menuntun tangan ibunya dengan maksud ingin membantu.Hana tidak menolak,walau itu tidak membantu,tapi ya namanya juga anak anak,Hana tersenyum bangga sambil geleng geleng kepala.


"Umma duduk dulu pelan pelan ya!" kata Sulthaan.Hana hanya nurut pada anaknya.


"Ada apa kamu panggil umma?" tanya Hana.


"Umma barusan dari mana? Kenapa gak temenin Royyan belajar?" malah nanya.


"Umma di dapur,bantu bi Ina masak!" jawab Hana.Dirumahnya,kini hanya tinggal bi Ina karena bi Asih sudah tua,jadi di pensiunkan.


"Ama kapan pulang umma?" tanya Sulthaan.


"Sebentar lagi juga pulang! Kita tunggu saja ya!"


"Iya umma!" kata Sulthaan."Umma mau minum gak? BIar Royan ambilin?"

__ADS_1


"Nggak! Umma sudah minum!"


"Oooh ya sudah umma,oh iya umma,Royan panggil umma ke sini itu,Royan mau nanya,gimana baca ini dan ini! Soalnya kata ama,saat Royan baca ini dan ini selalu salah!" menunjuk huruf ha kecil dan ha besar yang dia tulis sendiri dengan tulisannya yang juga sudah bagus.


"Ooooh,coba umma mau dengar kamu baca bismillah!" kata Hana.


"Bismillahir rohmaan nirrohiim!" kata Sulthaan.


"Nah,kebalik! Huruf Ha lafadz Allah itu Ha besar! Makhroj nya dari aqshol halqi! Artinya pangkal tenggorokan! Dari sini!!" Hana menunjuk pangkal tenggorokan anaknya."kemudian kalau Ha lafadz Rohiim dan Rohmaan itu adalah ha kecil,makhroj nya dari wasthul halqi! Artinya dari tengah tengah tenggorokan! Bacanya keluar angin!" mencontohkannya.


"Coba baca bismillah lagi!" kata Hana.


"Bismillahir rohmaan nirrohiim!" kata Sulthaan.


"Nah,kebalik! Huruf Ha lafadz Allah itu Ha besar! Makhroj nya dari aqshol halqi! Artinya pangkal tenggorokan! Dari sini!!" Hana menunjuk pangkal tenggorokan anaknya."kemudian kalau Ha lafadz Rohiim dan Rohmaan itu adalah ha kecil,makhroj nya dari wasthul halqi! Artinya dari tengah tengah tenggorokan! Bacanya keluar angin!" mencontohkannya.


"Coba baca bismillah lagi!" kata Hana.


"Bismillah hirrohmaanir rohiim!" kata Arroyyan dengan benar karena emang dia gampang mengerti.

__ADS_1


"Nah itu bisa!" kata Hana.


"Alhamdulillah,nanti kalau ama pulang,Royan akan langsung minta ama tes Royan!" kata Sulthaan dengan semangat.


"Ada lagi yang kamu bingung?" tanya Hana.


"Ada umma,baca empat huruf ini juga susah!" jawab Sulthaan menunjuk huruf tsa,sya,sin,dan shod yang sama dia gambar sendiri huruf huruf itu.


Hana menjelaskan cara bacanya dengan lengkap hingga anak nya bisa dan mengerti.


"Alhamdulillah umma,makasih ya udah ajarin Royan sampai Royan bisa!" kata Royan.


"Iya sama sama!" kata Hana sambil mencubit pipi anak nya gemas.


"Umma,kapan sih dede nya lahir? Royan gak sabar deh mau ketemu sama dede! Kalau nanti dede sudah ada,Royan mau ajak ngaji bareng,ngafalin qur'an bareng! Sholat bareng juga! Makan bareng juga! main juga bareng! Pasti seru umma!" kata Sulthaan.


"Sabar dong! Sebentar lagi ko!" kata Hana sambil tersenyum.


"Sebenarnya Allah beserta orang orang yang sabar ya umma?"

__ADS_1


"Nah itu kamu tahu!" kata Hana.


__ADS_2