Ustadz Muda

Ustadz Muda
#241


__ADS_3

"Banyak yang masih jomblo di sini?" tanya kang Hatim.


"Banyaaaak!" kata jamaah.


"Alhamdulillah! Nih,saya mau ngasih tau ke semuanya para kaum jomblo! Jomblo itu bahagia tahu! Seneng! Kata siapa yang selalu bahagia itu ketika punya pasangan? Laa,itu bohong! yang jomblo lebih bahagia! Karena apa? Pertama,gak akan ada beban! Kalau punya pacar,pasti si cewenya rewel minta di kabarin! Terus malu kalau saat jalan gak jajan! Dan kalau jajan pasti duitnya dari cowo dong,masa dari cewe! Ilang dong martabat laki! Dan banyak lagi yang gak enaknya! Terus yang lebih parah bisa membuat dosa besar! Apa itu? Dosa zina!" kata kang Hatim.


"Dalam qur'an surat Al isra di katakan,dan janganlah kamu mendekati zina! Zina itu sungguh perbuatan keji,dan suatu jalan yang buruk! Firman Allah! Mendakatinya saja sudah haram,tidak boleh! Apalagi melakukannya! Salah satu mendekati zina itu ya salah satunya akibat pacaran!"


"Dari mana datangnya lintah,dari mata turun ke hati! Dari mana turunnya cinta,dari mata turun ke hati! Nah,dalam kitab uqudullijain di katakan,jika seorang laki laki melihat ke seorang perempuan,maka akan ada panah yang melesat ke hati si perempuan itu! Nah jadi yang gambar gambar hati terpanah itu sebenarnya termotifasi dari kitab ini! Tapi panahnya itu panah syetan! Yang mengundang perbuatan dosa! Nah dengan penglihatan kita,bisa termasuk zina mata!"


"Ustaaaaadz! Apan zina panon mah zina nu pang leutiknaaaaaa!" kang Hatim meniru seperti ibu ibu yang marah ke anaknya.


'Ustaaaaadz! Kan zina mata itu zina yang paling kecil!'


"Bu,zina itu termasuk dosa yang paling besar! Ibaratnya gini,kawanan gajah kan besar besar! Nah gajah punya anak! Anggap ibu dan ayah gajah adalah dosa zina! Kan terbesar! Terus anaknya kita anggap zina mata! Nah si anak gajah atau si zina mata,kita bandingkan dengan semut! Atau semutnya kita sebut dosa berkata kotor! Gede mana anak gajah sama semut?"


"Anak gajaaaah!" jawab jamaah.


"Tuh kan tahu! Mengerti?"


"Mengertiiiii!"

__ADS_1


"Kahartos?"


"Kahartoooos!"


"Kembali ke topik utama! Untuk yang jomblo! Yang jomblo mau nikah gak?"


"Mauuuuuu!" yang jawab kebanyakan pemuda dan pemudi.


''Mau laku mau?"


"Mauuu!"


"Nah jadi,untuk para cowok cowok nih,pemuda yang gagah gagah ini,pilih perempuan yang rajin sholat paling utama! Rajin sedekah,baik ke orangtuanya ke saudara saudaranya! Ada pantun santri yang katanya gini! Najan cantik campernik lir bidadari,abdi moal daek lamun sanes santri!"


'Walau cantik seperti bidadari,aku tidak mau kalau bukan santri'


"Abdi hoyong istri kaluar pasantren,anu ngaos kitab uqudullijain!"


'Aku mau perempuan keluar pesantren,yang ngaji kitab uqudullijain'


"Sugan aya istri nu tamat di ajar,komo ngaji kitab fathul izzar!"

__ADS_1


'Semoga ada perempuan yang tamat belajar,apalagi ngaji kitab fathul izzar'


Para jamaah yang mengerti dengan apa yang kang Hatim katakan tertawa dan ada juga yang bersorak.


"Sudah! Kembali ke laptop! Timbul pertanyaan! Ustaaaaadz! Naha naon wae syarat neangan pamajikan teh?!"


'Ustaaaaadz apa saja syarat mencari istri itu?'


"Mau tahu bu?" tanya kang Hatim.


"Mauuuu!"


"Kaum jomblo fii sabiillah mau tahu?" tanya kang Hatim.


"Mauuuu!" teriak pemuda di sana.


"Pertama! Pertama kalian harus milih yang akan jadi istri kalian itu perempuan,untuk laki laki! Ingat perempuan! Dan untuk perempuan ingat,harus ke laki laki!" menegaskan dalam kata PEREMPUAN dan LAKI LAKI.


"Haram hukumnya jika kita menikahi laki laki! Atau sesama jenis! Dalam kitab nahso ihul ibad,nabi Muhammad Alaihis sholatu wassalam berkata,ada tujuh golongan yang tidak akan mendapat rahmat Allah! Yang pertama adalah orang yang suka sesama jenis! Mau itu laki ke laki! Ataupun cewek ke cewek! kata kang hatim.Kedua, yang manstrubasi alias yang kawin dengan tangannya! Yang ketiga yang memperkosa hewan! ke empat,maaf nih,bukan saya porno! Tapi biar ibu ibu dan bapak bapak tahu bahwa melakukan ini di larang! apa? Yang ke empat adalah orang yang menyetubuhi ***** perempuan! Mau itu istrinya,apalagi kalau bukan! kelima adalah orang yang mengawini perempuan beserta anaknya sekaligus! keenam adalah orang yang berzina dengan tetangganya! Dan yang terakhir adalah orang yang menyakiti hati tetangganya sampai tetangganya itu mengumpatnya!" kata kang Hatim.


Tulisan mirin adalah terjemahan dari bahasa sunda....🙏

__ADS_1


__ADS_2