
Satu tahun serasa satu bulan,satu bulan serasa satu minggu,satu minggu serasa satu hari dan sati hari serasa satu jam.Itu yang di rasakan oleh Hana dan kang Hatim.
kang Hatim dan Hana semakin hari semakin tua,namun walaupun begitu,semangat mereka masih seperti anak muda.
Anak anak mereka sudah semakin pada dewasa.Mulai dari anak pertama mereka Muhammad Arroyyan Dylan Alfarizqi Hatim Abdurahman yang sudah berumur dua puluh lima tahun,kemudian anak kedua Muhammad Muzhaffar Alfarizqi Hatim Abdurahman dua puluh tiga tahun,anak ke tiga, Siti Adawiyah Athifah Alfarizqi Hatim Abdurahman sembilan belas tahun,anak ke empat Muhammad Yaziid Sa'iid Alfarizqi Muhammad hatim Abdurahman dua belas tahun,dan anak terakhir mereka Siti Ulfah Rafiidah Alfarizqi Hatim Abdurahman lima tahun.
"Udahlah,kamu jangan berangkat lagi,disini aja bantu ama ngajar! Ngisi acara ceramah! Tapi kuliah jalan!" kata kang Hatim.
"Iya nak,apalagi kan ama dan umma sudah semakin tua!" kata Hana.
"Iyalah kang,tinggal aja di sini! Nikah kalau perlu!" kata Athifah.
"Nikah nikah apaan!" kata Royyan.
"Yeh,nanti di langkahin kang Zhaffar loh!"
"Ya nggak lah!"
"Perkataan adikmu ada benarnya juga Yan,ama dulu nikah umur dua puluh satu! Sekarang kamu sudah dua puluh lima! Suduh cukup lah!" kata kang Hatim.
"aku belum siap!"
"Tapi kang Royyan punya pacar kan?" tanya Athifah.
"Gak!"
"Gak satu ya?"
"Gak satupun Athifah! Jangan macem macem ah kamu!"
__ADS_1
"Aku gak percaya kalau kang Royyan yang tampan ini gak punya pacar! Aku aja kalau bukan adik kang Royyan mau tuh di nikahin sama kang Royyan!" kata Athifah.
Athifah adalah anak Kang Hatim dan Hana satu satu nya yang paling nakal di antara yang lain.Disaat adik dan kakak kakak nya maau menuntut ilmu di pesantren,hanya Athifah yang nolak gak mau di pesantrenkan.Juga hanya Athifah yang berani melawan Royyan.
"Beneran gak punya pacar kamu?" tanya Hana.
"Tidak Umma!" jawab Royyan.
"Tapi walaupun begitu,pasti adakan perempuan yang kamu suka?"
"Tidak ada umma!"
"Bohong kamu!"
"Serius umma,Royyan gak pernah suka sama seseorang!"
"Jangan jangan kang Royyan punya penyakit suka sejenis!" kata Athifah.
"Hhahah maf maaf!"
"Kalau gitu,umma dan ama akan jodohin kamu aja Yan!" kata Hana.
"Apa? Nggak ah umma,Royyan belum mau nikah!"
"Umma mau maksa! Mau gak mau kamu harus nikah! Iyakan ama?" Hana.
"Iya!" jawab kang Hatim.
"Tapikan kata Royyan juga Royyan gak pernah suka sama seseorang apalagi pacaran!" kata Royyan.
__ADS_1
"Masa hasil mondok sekian lama di pesantren malah berani ngebantah perintah orang tua?!" kata Hana.
"Afwan umma!"
"Kamu tenang aja! Ama akan jodohin kamu sama perem[uan yang sama sama belum pernah pacaran,gak tau kalau suka sama laki laki mah! Tapi ama yakin dia perempuan sholehah!" kata kang Hatim.
"Siapa ama?"
"Nadhiirah! Putri bungsu kyai Hamzah!" jawab kang Hatim.
"Tapi ama"
"Gak ada tapi tapian! Kamu nurut sama ama dan umma! Kami ingin yang terbaik untukmu!" kata kang Hatim.
"Baik ama!"
"Besok kita pergi ke rumahnya,di pesantren Najmuddin!" kata kang Hatim.
"Horeee! Aku akan telepon ke pesantren kang Zhaffar dan pesantren Yaziid!" kata Athifah.
"Mau apa?" tanya kang Hatim.
"Nyuruh mereka agar pulang dulu!"
"Kenapa harus di suruh pulang dulu?"
"Kan mau ikut kang Royyan lamaran?!"
"Jangan ganggu mereka! Biarin aja! Gak papa mereka gak ikut lamaran juga! Gak bakal batal juga acara lamarannya kalau gak ada mereka!" kata kang Hatim.
__ADS_1
"Ooh,iya ama!"
*Man teman jangan lupa baca juga karya Author yang judulnya,BIMBING AKU YA ZAUJATII