
Mesjid baitussalam sani sudah diisi oleh santriawan baitussalam awal untuk melaksanakan sholat maghrib berjamaah.
Mereka semua melaksanakan sholat qobliah ba'da adzan.Setelah selesai melaksanakan sholat sunat qobliah dua rakaat salah seorang santriawan berdiri dan iqomah setelah di perintahkan kang Roni.
"Hatim imam!" kata kang Ahmad.
"Kang Asep aja! Kan kang Asep jarang jadi imam di sini!" kata kang Hatim.
"Roni aja! Roni!" kaata kang Asep.
__ADS_1
Kang Roni pun mengalah,dia menjadi imam sholat maghrib kali ini.Setelah selesai sholat fardhu maghrib,mereka melanjutkan dengan sholat ba'diah dua rakaat sebelum wiridan.
Setelah selesai wiridan,mereka semua bersalamam mushofahah.
"Langsung ke madrasyah aja!" kata kang Hatim agar para santriawan santriawati baitussalam mengisi madrasyah karena di madrasyah akan membaca rotib al-hadad terlebih dahulu sebelum membaca tawasul atau sholawat syukuran.
Para santriawan duduk di sebelah kanan madrasyah,dan santriawati berikut umi Nurul,Teh Zahra,teh Putri dan Hana di sebelah kiri madrasyah dengan hijab tirai besar tebal yang menjadi pembatas,penghalang,yang menjadi pemissah antara perempuan dan laki laki.Teh zahra tidak ikut hadir di madrasyah karena sedang haid begitu juga dengan teh Alvi dia haid ditambah , dia menjaga anak anak kecil agar tidak ikut ke madrasyah dan mengacaukan suasana.Kang Ahmad,kang Rahmat,kang Asep,kang Roni dan kang Hatim duduk di depan.
Tanpa bicara lagi,kang Rahmat langsung memimpin pembacaan rotib al-hadad karena memang sudah di rencanakan sebelumnya bahwa yang akan memimpin prmbacaan rotib al-hadad adalah kang Rahmat dan siap tidak siap harus siap karena itu sudah kesepakatan semua.
__ADS_1
"Al-fatihah!" kata kang Rahmat setelah selesai membaca rotib al-hadad.
"Untuk pembacaan tawasul,di pimpin oleh Ustadz Muhammad Hatim Husni Abdurhaman!" kata kang Asep.
"Kok aku? Bukannya kang Roni ya?" tanya kang Hatim.
"Roni sudah mimpin wiridan! Makanya tadi kamu yang di suruh imam,agar Roni bisa mimpin tawasul!" jawab kang Ahmad.
"Ya sudah lah!" kang Hatim pun memulai tawasulnya,mulai dari istighfar,dua kalimah syahadat,sholat dan di lanjut bacaan yang lainnya.
__ADS_1
Pembacaan roti al-hadad hanya memakan waktu dua puluh menit.Kang Hatim memimpin tawasul sudah setengah jam belum selesai juga.Dia masih menyebutkan nama nama wali Allah.
"Ilaa hadhorti sulthonil auliya ghoisil a'dzom quth'bil 'alamiina sayyidi syaikh 'Abdil Qodir Zaailani syekh Abi Qosim junaidi bagdad,syekh Sirri Saqoti,syekh Habibil 'Ajami,Syekh Hasanil Bisri,Syekh Ja'far Shodiq,syekh Yusuf Hamdani,syekh Abi Yazid Busthomi,syekh Bahauddin Naqsabandi,syekh Ahmad Rifa'i,syekh Ahmad Dayrobi,syekh Abi Abbas bin Ali Buuni,Syekh Malik Ibrohim Gersik,Syekh 'Ainul Yaqin Gersik,Syeks Rodain Qosim Lamongan,syekh Makhdum Ibrohim Tuban,Syeks Rodain Ja'far Sodiq Kudus,Syekh Sahid Demak,syekh Umar Sa'id Kudus,syeks Syarif Hidayatullah Cirebon,syekh Qurratul Ain karawang,syekh Haji Abdul Muhyi Pamijahan,Syekh Khotib Muwahid Pamasalahan,syekh Eyang Dalem Sacafarana Bengkok,syekh Ja'far Shiddiq Cibiyuk,syekh Arya Wirata Cikundul!" dan masih banyak lagi nama nama ulama,nama nama wali Allah yang kang Hatim sebut dengan tujuan meminta berkahnya.