
"Boleh,asal jelas aja!"
"Jelas apanya?"
"Jelas mengurus ke management!"
"Wah wah wah,belum apa apa udah sombong!"
"Hahah,iya maaf bercanda!"
"Baca surat Al-Isra ayat delapan puluh dua!"
"Mau ngetes?"
"Bukan,mau denger aja!"
"Bismillaahir-rahmaanir-rohiiml
wa nunazzilu minal-qur-aani maa huwa syifaaa-uw wa rohmatul lil-mu-miniina wa laa yaziiduzh-zhoolimiina illaa khosaaroo" Zulfi membacakan surat Al-Isra ayat delapan puluh dua menirukan nada yang di gunakan qori internasional Salman Amrillah yang di iran.
"Allahuakbar!" kata kang Hatim kagum mendengar bacaan qur'an oleh Zulfi.
"Gimana?" tanya Zulfi.
"Mau bayaran berapa?"
"Ah apa?"
"Mau bayaran berapa?!"
"Hahah,gak usah,aku bercanda kok!"
"Mana no rekening punya kamu?"
"Buat apa? gak usah lah!"
"Jangan nolak rezeki!"
"Ya sudah,terserah paman saja!"
"Nih,ada cash,nanti sisanya saya transfer!"
"Udah gak usah man,aku malu!"
__ADS_1
"Ambil!" menyerahkan uang berwarna merah sebanyak tiga lembar.
"Terima kasih!" Zulfi mengambil uang itu.
"Ya sudah,pulang sana!"
"Lah kok ngusir!"
"Harus ngerti!"
"Hhah ya sudah iya,aku pulang dulu ya!" kata Zulfi dan mencium tangan pamannya.
"Assalamualaikum!" kata Zulfi sambil pergi meninggalkan kang Hatim.
"Waalaikumusalam!" jawab kang Hatim sambil tersenyim.Hatinya sangat bangga mempunyai keponakan yang mempunyai kemampuan lebih darinya.
Setelah kepergian Zulfi,kang Hatim langsung ke kamar menyusul Hana.
Tok tok tok
"Hana?" panggil kang Hatim.
"Iya kang!" sahut Hana dan langsung membukakan pintu untuk suaminya.
"Sudah sholat?" tanya kang Hatim setelah di dalam kamar.
"Sudah barusan!" jawab Hana.
"Yeh,tadinya saya mau sholat berjamaah sama kamu,tapi karena kamu sudah sholat saya ke mesjid saja ya!"
"Iya kang!"
"Eh,kapan kamu mau membereskan baju baju yang di kobong dan kitab kitab?"
"Emh,mungkin besok siang!"
"Oh ya sudah,saya pergi dulu,Assalamualaikum!" kata kang Hatim langsung pergi setelah tangannya di cium oleh Hana.
Sepanjang perjalanan kang Hatim memikirkan istrinya yang menurutnya aneh.
"Bukannya tadi siang dia masih mens? tapi kenapa tadi dia sholat maghrib?"
"Kapan dia mandi besar?"
__ADS_1
"Apa dia gak mandi besar lalu langsung sholat?"
"Tidak mungkin!"
"Apa dia berbohong kalau dia masih mens?"
"Tapi,tidak mungkin dia meninggalkan sholat!"
"Ah nanti saja aku tanyakan padanya langsung!" kang Hatim bicara sendiri sepanjang perjalanan dari rumahnya menuju mesjid.
Sampai mesjid kang Hatim langsung ngambil air wudhu.Setelah selesai wudhu,kang Hatim masuk ke dalam mesjid.
Di sana ada Zulfi yang juga sedang sholat.Kang Hatim langsung menjadi makmum Zulfi.
Setelah selesai sholat,kang Hatim berdzikir lalu berdoa kepada Allah.Begitu juga dengan Zulfi.
🦚🦚🦚
"Hana,kamu kapan mandi besar? kenapa kamu sholat maghrib tadi?" tanya kang Hatim setelah sampai di rumahnya kembali dan sudah berada di dalam kamar berdua dengan istrinya.
"Aku mandi sebelum sholat maghrib dan sebelum masuk mesjid.Akang wudhu,dan aku mandi,apa akang gak lihat baju aku ganti?" tanya Hana.
"Oh iya ya,saya kira!"
"Kira apa?"
"Tidak!"
"Kang aku ketinggalan pelajaran waktu di jakarta dan waktu di pantai!"
"Gampang,tinggal belajar lagi aja!"
"Kapan?"
"Sekarang juga ayo!"
"Kitabnya di kobong!"
Bersambung...
Like,komen,vote,beri hadiah....
Follow ig/fb AuthorSyiba
__ADS_1