
"Jadi,dalam wasiat Baginda Nabi pada sayidina Ali karamallahu wajhah yang selanjutnya adalah,Baginda Nabi memberi tahu Sayidina Ali bahwa manusia akan celaka dengan tiga ciri.Yang pertama,manusia akan celaka jika orang itu memakan makanan haram.Kita tidak boleh makan makanan yang haram,karena makanan yang haram bisa membuat kita bodoh,bisa membuat kita gampang lupa,bisa membuat sengsara dan banyak lagi.Teliti dulu sebelum mau makan apapun.Apa makanan itu halal atau haram.Yang kedua,manusia akan celaka jika orang itu menjauhi ulama,menjauhi orang orang yang punya ilmu.Orang itu tidak mau jika ada ulama di antara mereka.Orang itu tidak mau jika ada satri di antara mereka.Orang itu tidak mau jika ada ustadz di antara mereka.Maka,orang orang itu akan celaka.Yang ke tiga orang yang akan celaka adalah orang yang senantiasa sholat sendirian.Orang itu tidak pernah berjamaah sama sekali seumur hidupnya.Orang itu tidak pernah masuk mesjid untuk sholat berjamaah seumur hidupnya.Jadi,usahakan kita sholat berjamaah.Ya walaupun ada keterangan bahwa seorang wanita lebih bagus sholat di rumahnya.Dan lebih bagus lagi seorang wanita sholat di dalam kamarnya.Dan lebih bagus lebih bagus lagi jika seorang wanita sholat di tempat yang tertutup.Tapi tetap bisa kita berjamaah dengan anak kita,dengan suami kita atau dengan ibu kita.Mungkin hanya itu yang bisa teteh sampaikan malam ini,mohon maaf bila ada kesalahan,wallahu a'lam bishawab!" kata teh Putri menutup pengajian malam ini.
Seperti biasa,sebelum bubar para santri membaca sholawat terlebih dahulu.Dan setelah membaca sholawat,para santri melaksanakan sholat isya berjamaah dengan kang Hatim sebagai imam.
Kang Hatim belum pulang ke rumah sejak sholat maghrib tadi.Dia sholat sunat hajat,sholat sunat istikhoroh,sholat sunat witir dan di tambah dengan dzikir pada Allah.
Para santri langsung bubar ketika sudah sholat.Ada yang langsung ke kamar,ada yang langsung ke kantin,ada yang langsung ke kamar mandi ada juga yang langsung ke kamar lalu ke kantin atau ke kamar langsung ke toilet dan langsung ke kantin.
Para santri di perbolehkan ke kantin sampai jam sepuluh malam.Lewat jam itu para santri harus sudah ada di kamar masing masing.Jika ada yang melanggar,maka pasti ada sanksinya.
__ADS_1
Sesuai perjanjian,kang Hatim akan bertemu dengan teh Alvi di ruangannya.Namun yang tadinya janjian akan kang Hatim yang menunggu,ini malah teh Alvi yang menunggu kang Hatim.
"Astagfirullah!" kang Hatim kaget karena melihat sudah ada tiga orang yang duduk di kursi yang ada di ruangannya.
"Salam dulu!" kata teh Alvi.
"Walaupun tidak ada orang,tetap harus mengucapkan salam!"
"Iya aku sudah mengucapkannya.Tapi masa harus di jawab sama teteh,kan aku salam nya Assalamualaika ya goib,terus kalau teteh jawab berarti teteh ghaib dong!"
__ADS_1
"Ah terserah!"
Kang Hatim pun menghampiri ketiga orang itu dan mencium tangan teh Alvi dan kang Hatim bergantian.
"Paman,Alvin kangen sama paman!" kata Alvin setelah mencium tangan kang Hatim.
Kang Hatim mendudukkan Alvin di pangkuannya."Paman juga kangen sama kamu!"
Bersambung....
__ADS_1