Ustadz Muda

Ustadz Muda
#42


__ADS_3

"Saya memilih kamu,karena saya sudah jatuh cinta sama kamu sejak saya melihat mata indah milikmu itu.Dan sebelum saya membulatkan niat saya untuk menikahi kamu,saya sholat sunat istikhoroh dua rakaat dan minta supaya di beri petunjuk.Dan al-hasil,yang muncul di mimpi saya adalah kamu dengan memakai pakaian serba putih tanpa cadar!"


"ooooh!" Hana sambil mengangguk anggukkan kepala.


Allahuakbar Allahuakbar


Adzan isya berkumandang di speaker mesjid yang jaraknya lumayan jauh dari rumah Hana.


"Sudah adzan,saya ke mesjid dulu ya?!" kang Hatim pamit.


"Sholat di mushola aja kang,sama ayah!" ujar Hana.


"Oh gitu ya,ya sudah,ayo!"


"Saya masih haram sholat!"


"Oh ya sudah,ayo masuk,sudah malam!"


"Iya!"


Merekapun masuk ke rumah.Hana langsung menunjukan kang Hatim tempat berwudhu dan mushola kecil yang ada di rumahnya itu.


Setelah kang Hatim masuk ke mushola,di susul oleh ayah Bima.


Selesai sholat berjamaah berdua dengan mertua,kang Hatim kembali ke ruang keluarga,namun Hana tidak ada di sana.


"Hatim,kamu nyari Hana?" tanya bu Nur yang tiba tiba keluar dari arah dapur.


"Eh iya bu,saya nyari Hana!" jawab kang Hatim.


"Hana sudah duluan ke kamar,kamu susul aja ke sana!"


"Oh iya bu,eh tapi kamarnya yang mana?"


"Cari aja di atas,ada pintu yang bertuliskan Farhana dengan menggunakan aksara arab!"

__ADS_1


"Oh iya bu,terima kasih,saya pergi dulu,Assalamualaikum!"


"Waalaikum salam!"


Kang Hatim pun pergi mencari kamar Hana yang berada di lantai dua.Tanpa susah kang Hatim langsung menemukan pintu yang bertuliskan Farhana menggunakan tulisan arab.


Tok tok tok


"Assalamualaikum,Hana?"


"Waalaikumusalam,sebentar!" jawab Hana sedikit berteriak.


Kang Hatim menunggu agak lama di depan pintu hingga akhirnya pintu terbuka.


"Maaf lama kang,saya baru habis mandi!" kata Hana.


"Iya gak papa! emh boleh saya masuk?" tanya kang Hatim.


Mau masuk? ah dia ini emang tidak berkependidikan,kenapa dia jadi ustadz sih?


Ah dia suamiku sekarang...


"Masuk? ah ayo s-silahkan!" Hana gugup.


"Terima kasih!"


Ah ya Allah,apa ini yang di sebut malam pertama?


Kang Hatim pun masuk ke dalam kamar Hana.Sedangkan Hana,dia malah berdiri tak bergerak di tempat yang sama saat membukakan pintu.


"Hana!"


"Hana!"


"Hana!"

__ADS_1


Karena tidak ada jawaban,kang Hatim menarik tangan Hana dan langsung menutup pintu.


"Astaghfirullah!" Hana kaget.


Ya Allah,tolong saya ya Allah,suami saya akan memperkosa saya! Astaghfirullah,bukan di perkosa.


"Kenapa kamu malah melamun?" tanya kang Hatim.


"Ah tidak apa apa kang!"


"Bisa tidak kalau kita sedang berdua seperti ini,kamu tidak panggil saya akang?"


"Saya harus panggil apa?"


"Panggil apa ya? emh,mas aja gimana?"


"Kaya orang jawa mas,eh kang!"


"Tuhkan,kamu sudah biasa lagi manggil mas!"


"Itu hanya nyoba kang!"


"Ya sudah,terserah kamu saja mau manggil saya apa,asal jangan panggil akang!"


"Ya sudah deh kang,saya manggil mas aja!"


"Ya sudah,bagus kalo gitu!"


Bersambung....


Ada yang penasaran apa yang selanjutnya terjadi gak nih? Hahahah pasti penasaran ya kan?


Terus dukung karya Author dengan cara like,komen yang seru,vote,dan beri hadiah.


Dan jangan lupa follow ig/fb :AuthorSyiba

__ADS_1


__ADS_2