
"Karena saya ada urusan pagi ini,jadi kita ngaji yang sudah di bahas oleh teh Dawa saja! coba sebutkan apa saja ciri munafik itu? sebutkan oleh Indri!" kata kang Hatim.
"Di mana berbicara suka berbohong,di mana janji suka di ingkari,jika di beri amanat suka khianat!" jawab Indri dengan cepat.
"Sekarang,sebutkan haram apa saja jika orang tidak punya wudhu.Sebutkan oleh Lilis!"
"Satu,haram sholat,dua haram tawaf,tiga haram menyentuh mushaf,empat haram membawa mushaf!" jawab Lilis.
"Haram apa saja jika kita sedang junub,atau sedang punya hadas besar? sebutkan oleh Maya!"
"Satu haram sholat,dua haram tawaf,tiga haram menyentuh mushaf,empat haram membawa mushaf,lima haram diam di dalam mesjid,enam haram membaca Al-Qur'an!" jawab Maya.
"Haram apa saja jika seorang wanita sedang haid? sebutkan oleh Ros!"
"Satu haram sholat,dua haram tawaf,tiga haram menyentuh mushaf,empat haram membawa mushaf,lima haram diam di dalam mesjid,enam haram membaca Al-Qur'an,tujuh haram puasa,delapan haram di talak,sembilan haram berjalan di dalam mesjid,atau melintas,dan yang ke sepuluh haram di alap suka!" jawab Ros.
"Sekarang sebutkan syarat wudhu oleh Rika!"
__ADS_1
"Satu,islam.Dua,balig.Tiga,suci dari haid dan nifas.Empat,Tidak boleh ada sesuatu perkara yang menghalangi datangnya air ke kulit.Lima,tidak boleh ada sebuah perkara yang membuat air berubah.Enam,harus tahu fardhu wudhu.Tujuh,tidak boleh mementingkan sunat di banding fardhu.Delapan,air nya harus suci dan menyucikan.Sembilan,sudah masuk waktu.Dan sepuluh,menghilangkan hadas!" jawab Rika.
"Fardu wudhu Riska!"
"Satu niat,dua membasuh wajah atau muka,tiga membasuh kedua tangan sampai siku,empat mengusap sedikit dari kepala,lima membasuh kedua kaki sampai mata kaki,enam tertib!" jawab Riska.
"Ada berapa jenis air Naya?"
"Dua.Satu air besar,dan dua air kecil!" jawab Naya.
"Air besar adalah air yang lebih dari dua kulah,atau sama dengan lima ratus liter baghdad atau sama dengan dua ratus liter indonesia.Sedangkan air kecil,adalah air yang kurang dari dua kulah!" jawab Hana.
"Sebutkan ada berapa jenis najis Erni!"
"Tiga,satu najis mugholadoh,dua mukhoffafah,tiga mutawasitah!" jawab Erni.
"Mungkin,pagi ini kita cukupkan dulu sampai di sini,yang punya tugas pada saya silahkan datang tanpa perlu di panggil,sekian Waallahualam bishoab!" kata kang Hatim dan seperti biasa sebelum bubar,para santri membaca sholawat.Sedangkan kang Hatim sudah duluan pergi.
__ADS_1
Aku langsung ke kang Hatim apa makan dulu ya? kalau gak makan dulu lapar,tapi kalau makan dulu bakal telat datang,terus dia ngomel Hati Aisyah berkata kata.
"Teh,ayo kita makan!" ajak Indri.
"Iya silahkan duluan!" jawab Hana.
"Ya sudah,kamu duluan ya teh!" kata Ros mewakili yang lian,dan merekapun pergi meninggalkan Hana yang masih duduk.
Hana pergi ke kamarnya dulu hanya untuk menyimpan barang barangnya dan langsung pergi lagi ke ruangan kang Hatim walaupun perutnya sudah sangat lapar.
"Assalamualaikum!" kata Hana.
"Waalaikumusalam,masuk!" jawab kang Hatim dari dalam ruangan.
Hana masuk dan seperti biasa dia mencium tangan kang Hatim karena di sodorkan dan tatapan kang Hatim membuat Hana harus membuka cadar.
Kang Hatim melihat wajah Hana seperti orang yang kelaparan,wajahnya agak pucak.Kang Hatim mengambil hand phone nya dan menuliskan pesan pada seseorang sebelum mulai tes dengan muridnya,atau istrinya itu.
__ADS_1