Ustadz Muda

Ustadz Muda
#271


__ADS_3

Pondok pesantren Baitussalam.Sebuah tempat yang mulia karena di sana adalah tempat belajar,tempat ibadah,intinya tempat mencapai dan mencari ridho Allah ta'alaa.


Dari sana melahirkan cahaya.Dari sana melahirkan ribuan ahli ilmu yang akan menerangi masyarakat.Tidak hanya itu,dari sana juga melahirkan generasi muda yang akan ikut berjuang memajukan negara dan bangsa apalagi agama.

__ADS_1


Di sana,banyak santri yang akan meneruskan tugas para nabi.Santri adalah calon ulama yang akan melanjutkan dakwah para anbiya.


Dibaitussallam,setiap tahunnya ada angkatan baru yang akan meneruskan generasi ke generasi.Seperti hal nya saat ini,teman teman seangkatan,segenarasi,seperjuangan dengan Hana sudah semuanya keluar dari pesantren.Tapi keluarnya dari pesantren,bukan berarti berhenti mencari ilmu,mereka tiada henti terus menerus mencari ilmu karena ilmu Allah tidak akan habis untuk kita cari.Bahkan jika air lautan di jadikan tintanya tidak akan cukup.

__ADS_1


Ros,dia sudah menikah dengan rois putra baitussalam awal sesuai perintah kang Roni dan di setujui oleh yang lain.Kini tinggal di kampung halaman suaminyaa yang sudah punya pesantren sudah ada santrinya.Kemudian Maya,memang pada dasarnya seperti yang suddah kita tahu,bahwa jodoh sudah ada yang ngatur.Jodoh Maya tiada bukan tiada lain adalah Zulfi.Mereka tetep tinggal di Baitussalam.Jadi,Hana masih punya satu sahabat di pesantren yaitu Maya.Rika,dia juga sudah meninggalkan pesantren.Belum tahu nikah dengan siapa dan bagaimana.Yang pasti,Rika sekarang sedang menuntut ilmu di sebuah perguruan tinggi dengan jurusan fikih.Riska,dia sukses mendirikan pesantrennya sendiri walau belum menikah.Dengan dukungan dari keluarag baitussalam dan orang tuanya,dia membangun pesantren khusus perempuan dengan gaya modern.Sama seperti Ros,Naya juga di jodohkan oleh teh Alvi dan kang Roni dengan salah satu santri baitussalam awal.Hingga orang tua Naya setuju dan mereka sudah menikah.Indri,yang pernah di benci oleh hampir semua keluarga besar pesantren,kini punya keluarga yang bahagia dengan suaminya yang pembisinis.Dia juga sering ke baitussalam untuk sekedar silaturrahmi,dan kebetulan suaminya menjadi rekan bisnis kang Hatim dalam urusan kantor almarhum mertuanya yang dia lanjutkan.Sedangkan Erni,memang salahnya sendiri.Menanam tomat tidak mungkin jadi cabe.Awalnya karena dia yang salah,selalu menuruti hawa nafsunya hingga kena batunya.Akibatnya dia masih mendekap di penjara karena di poniss hukuman dua puluh tahun dengen beberapa kasus yang di anataranya adalah pencemaran nama baik,teror,kemudian pembunuhkan berencana.


Badan termakan oleh umur,umur termakan oleh waktu.Umi Nurul sudah tidak kuat untuk bangun.Usianya semakin sepuh mengakibatkan sering sakit sakitan.Namun anak anak dan menantu m,enantunya adalah orang yang shaleh dan shalehah,mereka menjaga umi Nurul dengan sabar.Tetap berusaha membahagiakan umi mereka.

__ADS_1


Si Sulthaan,anak yang tumbuh semakin besar dengan wajahnya yang tanmpan,otaknya encer membuat semua orang menyukainya.Emang pada dasarnya punya orang tua yang baik baik,walau dengan didikan yang lembut,kini Sulthaan atau Arroyan sudah hafal setengah juz al-qur'an dengan usianya yang masih di bilang sangat kecil yaitu lima tahun.


Kepribadiannya adalah campuran dari ama dan umma nya.Sama seperti Hana,saat kesal,dia tidak akan bicara jangankan satu kalimat atau satu kata,satu hurufpun dia tidak akan bicara.Tapi jika sedang normal,dia seperti kang Hatim.Bawel,banyak tanya dan dia sudah ahli public speaking karena sering mendengar kang Hatim.Bahkan saat santri ada acara,Arroyyan yang akan ngisi ceramahnya.

__ADS_1


__ADS_2