Ustadz Muda

Ustadz Muda
#67#


__ADS_3

"Hana,bangun!" kata kang Hatim sambil menggoyang goyangkan pundak Hana.


"Ayo bangun!"


"Emh,jam berapa ini kang?" tanya Hana yang masih berusaha membuka matanya.


"Jam tiga,ayo bangun tahajud!"


"Emh iya!" Hana pun bangun dari tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi.Hana tidak mandi,dia hanya mencuci muka dan berwudhu.


Setelah keluar dari kamar mandi,Hana mendengar kang Hatim membaca ayat suci Al-Qur'an dengan suara merdunya.


Hana langsung menggelar dua sajadah di kamarnya.


"Sudah siap?" tanya kang Hatim.


"Sudah!"


Merekapun sholat tahajud berjamaah.Hati keduanya merasa senang dan tenang bisa sholat tahajud berdua berjamaah.Padahal,jarang sekali ada pasangan yang seperti itu.Atau mungkin hanya dalam novel ini saja.


Selesai sholat berjamaah,mereka berdoa demi kebaikan mereka berdua.


"Sebentar lagi adzan subuh,kamu mau sholat di mesjid apa di sini?" tanya kang Hatim.


"Emh,aku mau sholat di mesjid kang boleh gak?"

__ADS_1


"Boleh!"


"Aku juga mau sekalian ngaji habis sholat subuh boleh?"


"Boleh,saya yang akan ngajar!"


"Eh,maksudku ngajinya di madrasyah bersama teman teman!"


"Iya boleh,emang giliran saya ngajar sekarang!"


"Oooh!"


"Ayo berangkat sekarang!"


"Ayo!"


Banyak para santri yang melihat pasangan itu terbawa perasaan.


Bukannya masuk ke dalam mesjid,pasangan itu malah duduk berdua di kursi sebelah mesjid sambil mengobrol mesra membuat para santri iri.


Terdengar dari speaker mesjid,Zulfi mengumandangkan ayat ayat suci Al-Qur'an dengan merdu sehingga menambah rasa suasana pesantren.


"Kang,itu Zulfi kan?" tanya Hana.


"Iya!"

__ADS_1


"Suaranya merdu!"


"Masih merdu suara saya!"


"Wah masa? nggak ah,merdu suara Zulfi!"


"Terserah!"


"Tapi bukannya dia di pesantren?"


"Dia baru pulang kemarin!"


"Ooh!"


"Ayo masuk,sebentar lagi adzan!" kata kang Hatim.


"Iya kang,aku mau nunggu temanku dulu!"


"Ya sudah,saya duluan!"


"Iya kang!" jawab Hana dan kang Hatim langsung pergi masuk ke dalam mesjid.


Setelah selesai sholat berjamaah subuh dengan Zulfi sebagai imam karena warga tetangga pesantren ketagihan mendengar suara Zulfi.Para Santri langsung pergi ke kobong mengambil kitab kitab dan langsung pergi lagi ke madrasyah menunggu seseorang mengajar.


Malam tadi,yang ngajar adalah teh Alvi.Berarti subuh ini giliran kang Hatim.Jadi para santri sudah siap siap menggunakan cadarnya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2