Ustadz Muda

Ustadz Muda
#142


__ADS_3

Setelah sholat dzuhur,grup hadroh kembali melantunkan sholawat sholawat dengan di pimpin langsung oleh Habib Alu Zainal Abidin.


Banyak para Ustadz,para ulama,para kyai,para habib tidak lupa para santri yang haru datang untuk mengucapkan selamat dan mendoakan kang Hatim dan Hana.


Dari kalangan pengusaha juga banyak yang datang memenuhi undangan ayah Bima dan Bu Nur.


"Husni,gw sama yang lain mau balik dulu ya!" kata Ilham.


"Lah,kok balik!?" tanya kang Hatim.


"Takut kemalaman!" kata Ilham.


"Lah,ya sudah nginep aja,besok subuh pulang!" kata kang Hatim.


"Takut di cari akang!" kata Nawawi.


"Emangnya gak ijin dulu?" tanya kang Hatim.


"Ijin lah,masa nggak,tapi diijininnya cuma sampai siang,dan malam harus sudah di pondok!" kata Ilham.


"Majlisan dulu aja,nanti gw ijin sama akang! akang juga ke sini malam nanti!" kata kang Hatim.


"Emangnya lanjut majlisan malam Ni?" tanya Yoga yang selalu semangat jika majlisan.


"Iyaa,InsyaAllah di hadiri oleh Ustadz Ustadz kondang dan habib habib!" kata kang Hatim.


"Ya sudah,kita majlisan dulu aja!" kata Yoga.


"Sekarang juga gw telepon akang!" kata kang Hatim.


"Ya sudah,telepon aja!" kata Ilham.


"Okey!" kata kang Hatim.


"Bi,hand phone akang mana?" tanya kang Hatim pada Hana yang dari tadi hanya mendengarkan suaminya dan teman temannya ngobrol.


Hana memberikan hand phone kang Hatim.


"Assalamualaikum!"

__ADS_1


"Waalaikumussalam!"


"Siapa ya?"


"Saya Husni!"


"Ada keperluan apa?"


"Boleh saya bicara sama akang?"


"Akang siapa?"


"Ghifar!"


"Ooh,iya sebentar!"


Yang menjawab telepon kang Hatim adalah perempuan.Entah itu anak kang Ghifar atau istri kang Ghifar.


"Assalamualaikum,ada keperluan apa ya?"


"Kang,saya Husni mau minta ijin agar anak anak yang menghadiri pernikahan saya supaya nginap di sini!"


"Iya kang terima kasih,akang juga jangan lupa ya!"


"Iya Husni,ini juga mau siap siap!"


"Iya kang,di tunggu,terima kasih!"


"Sama sama!"


"Assalamualaikum!"


"Waalaikumussalam!"


tut tut tut


Teleponnya di matikan oleh kang Ghifar guru kang Hatim.


"Gimana?" tanya Yoga.

__ADS_1


"Kalian gak di ijinin!" jawab kang Hatim.


"Yaaah,gagal deh!" kata Yoga dengan lemas.


"Gak di ijinin kalau kalian nginep di rumah orang lain! di rumah gw mah boleh!" kata kang Hatim.


"Laaah,ngaco lu!" kata Ilham.


"Seorang Ustadz Muda yaiti Husni,yang tadinya kaku,tidak suka mengobrol apalagi bercanda! hanya fokus belajar! pasti sejak ada orang yang ngisi hatinya jadi gak kaku lagi dan terlihat lebih ceria!" kata Rizki.


"Siapa aja yang akan ngisi ceramah nanti malam?" tanya Yogi kembai semangat.


"Kebanyakan sih guru guru gw yang ceramah,tapi untuk sholawatan gw undangan gus yang dari jateng,Ustadz Salimul Apip yang dari bandung dan banyak lah lagi dan akan ada Abuya Ucu Cisuren yang akan menjadi penceramah!" jawab kang Hatim.


"Abuya Uci Cilongok maksudnya?" tanya Ilham.


"Bukan lah,kan abah Uci sudah almarhum!" jawab kang Hatim.


"Terus siapa Abuya Ucu Cisuren?" tanya Yoga.


"Adalah,liat aja nanti!" jawab kang Hatim.


"Gak ngundang Syuban?" tanya Yoga.


"Lagi penuh jadwalnya,jadi Az-Zahir aja!" jawab kang Hatim.


"At-Taufiq?" tanya Yoga.


"Az-Zahir aja Yoga!" jawab kang Hatim.


"Habib Syekh?" tanya Yoga.


"Cita citanya sih iya,tapi gak tahu!" jawab kang Hatim.


"Habib Bahar?" tanya Yoga.


"Gak,malu gw ngundang Habib Bahar!" jawab kang Hatim.


"Habib Luthfi? habib Umar? habib Novel? Habib Ali? Habib Alwi? Habib Bagir?" tanya Yoga.

__ADS_1


"Liat aja nanti!" jawab kang Hatim.


__ADS_2