
Waktu menunjukkan pukul tujuh pagi hari.Umma Hana sedang sibuk dengan sayuran beserta alat alat masaknya.
Kebetulan pagi ini asisten rumah tangga mereka sedang sakit jadi tidak bisa hadir. Untung sekarang umma Hana punya menantu yang sekarangpun membantunya.
"Emmm, umma!"
"Iya nak?"
"Kalau boleh tau, sayuran yang kang Royyan suka itu apa?" tanya Nadhiirah.
"Hmmm kayanya semua sayuran dia suka! Tapi kalau di lihat lihat, suami kamu itu suka bayam!" jawab Hana.
"Oouh bayam ya? Digimanain masak nya umma?"
"Ditumis biasa, bumbu nya juga cuma pakai garam sama penyedap aja gitu!"
"Kalau makanan lain ada gak umma,yang paling kang Royyan suka?"
"Ada, Royyan suka soto! Kemudian dia juga suka ayam kecap!"
"Oouh iya iya, Nadhiirah gak bisa bikin soto!"
"Nanti umma ajarin ya!"
"Makasih umma!"
"Ada yang mau ditanyakan lagi tentang Royyan?"
"Ah,emangnya boleh umma?"
"Ya boleh aja! Kenapa tidak? Umma tau,pasti kamu mau kenal suami kamu lebih dekat,dan kamu ingin nyenengin suami kamu! ya kan?"
"Hheh,insyaAllah umma!"
__ADS_1
"Ya sudah,sok mau tanya apa lagi?"
"Sepertinya,kang Royyan tidak terlalu suka pakai gamis ya?"
"Iya sih kamu benar!"
"Terus,kang Royyan sukanya pakai apa umma?"
"Dia itu simpel, gak mau ribet, dia paling suka dan paling sering pakai baju kaos biasa, dengan sarung,udah gitu aja! Dan dia paling suka bajunya warna putih! Mau itu polos,atau pun bergambar,asal latarnya putih,dia pasti suka!"
"Kalau sarungnya gimana umma?"
"Kalau sarungnya bebas! Apapun merk nya, apapun warnanya gak masalah kayanya! Tapi kalau di perhatiin,seringnya pakai yang polosan! jarang yang corak corak gitu!"
"Oouh iya iya,Nadhiirah faham!" sambil ngangguk angguk mengerti.
Mereka melanjutkan aktivitas mereka sampai semuanya selesai.Sampai semua makanan tersaji,terhidang dengan sempurna di atas meja makan.
"Umma, Nadhiirah saja yang nyiapin alat alat makan!"
"Ooh ya sudah,kalau gitu umma yang panggil yang lain ya?"
"Iya umma!"
"Ya sudah!" kata umma Hana sambil tersenyum dan berlalu.
Tidak lama kemudian, umma Hana, Kang Hatim dan Zhaffar datang bersamaan tanpa Athiifah dan Royyan.
"Nadhiirah, boleh kamu panggil Royyan dan Athiifah? Sepertinya mereka di kamar mereka!" kata umma Hana.
"Ooh baik umma! Permisi!" ucap Nadhiirah dengan kemudian Nadhiirah pergi menjalankan perintah mertuanya.
Tok tok tok "Kang!" Nadhiirah mengetuk pintu kamar sambil memanggil suaminya.
__ADS_1
"Masuk!" jawab Royyan.
"Ayo makan!" kata Nadhiirah setelah masuk.
"Ooh iya ayo!"
"Lagi apa emangnya?"
"Ah gak lagi apa apa, lagi baca baca aja,biasa!" jawab Royyan sambil menutupkan kitabnya.
"Kamar Athiifah itu yang mana? Aku juga di suruh manggil Athiifah! Kata umma di kamarnya!"
"Kamar Athiifah mah di bawah!"
"Oouh,aku gak tau!"
"Iya ayo kita kesana! Sambil lewat aja!"
Mereka kembali ke lantai bawah untuk makan dengan seperti biasa jalan berpegangan tangan.
Saat Royyan dan Nadhiirah sampai di lantai bawah, kebetulan Nadhiirah juga keluat dari kamarnya.Tanpa melihat ke arah tangga ataupun ke arah Royyan dan Nadhiirah,Athiifah langsung pergi ke dapur menghampiri meja makan.
Royyan dan Nadhiirah hanya saling lirik setelah melihat Athiifah dengan wajah cemberut seperti sedang ada masalah.
Sesampainya di meja makan,mereka duduk di posisi masing masing.
Gays,cerita ini jadi menolak tamat,wkwkwk,gak apapa lah ya,hheh....
Jangan lupa like,komen, vote juga, baca juga yang Bimbing Aku ya Zaujatii....
Thanks .....
__ADS_1