
Kang Hatim dan Hana sedang berada di rumah teh Alvi di Baitussalam awal.Setelah sholat dzuhur kang Hatim berangkat dari rumahnya bersama Hana untuk kerumah teh Alvi dan kang Roni untuk menyampaikan keinginan pak Nono bapak dari Indri yang ingin ada hadrohnya.
"Jadi gitu kang! Mulainya dari pagi!" kata kang Hatim.
"Ya sudah! Nanti akang sampaikan ke anak anak!" kata kang Roni.
"Tapi mereka sudah ahli kan? Gak perlu latihan lagi?" tanya kang Hatim.
"Mereka masih suka latihan kokk! Setiap malem sabtu mereka latihan!" kata kang Roni.
"Kamu pas ceramah mau pakai terbangan terbangan gitu? Pas sholawat sholawat gitu?" tanya teh Alvi.
"Iya dong! Biar keren kaya Kyai Salimul Apipi gitu! Jadi di sela sela ceramah di selangi dengan sholawatan!" jawab kang Hatim.
"Perlu latihan sama kamu gak?" tanya kang Roni.
"Emmm,boleh deh! Takutnya nanti gak nyambung!" jawab kang Hatim.
"Ya sudah,ayo ikut! Kita ke madrasyah!" kata kang Roni.
__ADS_1
"Iya ayo!" kata kang Hatim.Kang Roni langsung pergi duluan.
"Hubbi,kamu tunggu di sini aja ya,gak lama kok!" kata kang Hatim.
"Iya kang!" jawab Hana.
"Titip hubbi,jagain baik baik! Lagi hamil!" kata kang Hatim dengan sinis ke teh Alvi.
''Iya Husni!" kata kang Hatim.Dan pergi setelah mengusap kepala Hana dengan lembut.
"Assalamualaikum!" kata kang Hatim.
Dimadrasyah......
"Jadi,kang Hatim dapat undangan ceramah! Dan kang Hatim ingin kalian ikut dengannya! Mengiringi dia! Selain itu,kalian juga harus menyambut pengantin! Kang Hatim ceramahnya malam! Tapi kalian mulai dari pagi,dari penyambutan pengantin pria!" kata kang Roni menjelaskan kepada delapan orang santri yang merupakan grup terbangan yang bernama Fatawul Mujahiddin.Delapan orang ini terdari dari yang megang alat yang di tabuh enam orang,dan dua orang vokalis.
"Maaf kang,apa sholawatnya ditentukan?" tanya Rizki.
"Nggak! Kalau untuk pagi pagi! Jadi usahakan kalian mulai sebelum pengantin pria datang! Kalian nyanyikan dulu dua lagu sholawat sebelum pengantin datang! Misal penganti n datang jam delapan,berarti kalian mulai jam tujuh lebih lima belas misal! Nah tapi khusus saat penyambutan pengantin,sholawatnya pakai Thola'al badru!" jelas kang Hatim.
__ADS_1
"Oouh baik kang!"
"Terus pas malamnya,kan yang ceramah insyaAllah katanya tiga orang sama Ustadzah apa gitu lupa lagi,Nah saya ceamah duluan! Nanti saya mulai pukul sembilan an aja! Tapi kalian mulai dari jam delapan aja!" kata kang hatim.
"Fahimtum?" tanya kang Roni.
"Fahimna!" jawab para santri.
"Sekarang,kalian latihan dulu sama kang Hatim!" kata kang Roni.
"Coba,saya,mau dengar dulu satu lagu aja dulu!" kata kang Hatim.
"Mau sholawat apa kang?" tanya Rizki yang vokalis.
"Apa aja deh,terserah kalian!" jawab kang Hatim.Anak anak santri itupun melantunkan sholawat isfa' lana.
"Wah bagus bagus!" kata kang Hatim setelah mendengar sholawat itu selesai dengan tabuhan alat yang semuanya terbuat adri kulit sapi dan di pukul langsung menggunakan tangan.
"sekarang,saya yang nyanyi,kalian yang tabuh alatnya ya,tapi tetep nanti di saya di bantu sama kalian berdua ya!" kata kang Hatim.
__ADS_1
"Baik kang!" jawab Rizki.