Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Rumahku syurgaku


__ADS_3

Adzan subuh berkumandang,Rengganis pelan mengerjapkan mata nya dan dilihatnya wajah Mas Birru yang ada di depan nya.Rengganis pun menatap nya.


Ya Allah kebahagiaan setiap pagi ku adalah saat engkau masih memberiku kesempatan hidup,dalam keadaan sehat,dan di depan ku ada suami tercinta ku yang sehat pula,Batin Rengganis.


"Sudah menatap nya" Ucap Birru.


Rengganis terkaget lali mencubit pipi Birru. "Nakal,sudah bangun dari tadi ternyata" Ucap Rengganis sambil menahan malu.


"Apa suami mu begitu tampan Sayang" Ucap Birru.


"Suami ku jelek" Ucap Rengganis sambil turun dari ranjang dan hendak ke kamar mandi untuk mandi pagi.


Birru mengejar Rengganis,sebelum sampai kamar mandi Birru sudah menggapai Rengganis dan memeluknya dari belakang.


"Apa kamu bilang?Mas jelek" Ucap Birru semakin mengeratkan pelukan nya.


Rengganis pun tersenyum,


"Sudah Mas Rengganis mau mandi" ucap Rengganis sambil mencoba melepaskan pelukan nya dari Mas Biru.


"Mas ikut sayang,mandi bareng yuk" Ajak birru sambil mengerlingkan sebelah mata nya.


"Jangan bilang Mas mau minta jatah ya di dalam" Ledek Ganis.


"Tidak dong Sayang,Mas tidak mau bercinta di kamar mandi,nanti bagaimana Mas membaca doa nya,mana boleh membaca basmallah di kamar mandi,terus juga kan disana tempat kotor,dalam artian tempat kita buang air,tempat mandi,tempat bersih-bersih kotoran,masa mau buat bikin dede Soleh Solehah,Mas juga tau batasan sayang,itu kasur masih sangat luas dan empuk," ucap Birru sambil melirik kasur.


Rengganis pun mengangguk " bagus lah kalau Mas mengerti"Ledek Rengganis.


Mereka pun mandi bersama dengan penuh kasih sayang.


Setelah mandi,mereka melaksanakan sholat subuh lalu berdzikir dan berdoa,ada salah satu doa yang tidak pernah terlewatkan Mas Birru dengan istrinya.


"ya Allah jauhkan lah kami dari siksa kubur,jauhkan lah kami dari api neraka,jauhkan lah kami dari fitnah hidup dan fitnah mati,dan jauhkan lah kami dari fitnah dajjal"


Selesai sholat fardu tak tertinggal sebelum merapikan alat sholat nya Birru dan Rengganis membaca ayat kursi.


Dalam hadist riwayat Imam Nasai disebutkan, dari Abu Umamah, rosulullah saw bersabda:

__ADS_1


“Barangsiapa membaca ayat kursi setiap selesai salat wajib, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.”


Setelah selesai seperti biasa Rengganis mencium tangan Mas Birru,dan Mas Birru mencium kening Rengganis lalu mereka mengharapkan keberkahan untuk hari ini.


Mas Birru berwudlu kembali lalu menuju balkon,nderes di sana.


"Mas mau di buatkan minum apa Mas?kopi apa teh"


"Kopi saja Sayang,Mas lagi pengen kopi" Jawab Birru.


Rengganis keluar kamar lalu menuju dapur,disana sudah ada simbok dan Mama.


"Ma, Ganis mau buat kopi buat Mas Birru Ma"Ucap Ganis.


" Itu kopi di atas sayang,sama gula nya juga " Jawab Mama.


Rengganis pun membuat kopi nya dan membawa nya ke atas ke kamarnya lalu meletakan di meja,Rengganis ikut duduk dengan Mas Birru dan menyenderkan kepala nya di bahu Mas birru,Mas Birru pun mengelus kepala Rengganis.


Matahari perlahan mulai muncul, Mas Birru mengakhiri nderes nya.


Lalu meraih kopi nya dan menyesap kopi nya.


Rengganis pun tersenyum dan mencubit hidung Mas Birru,"gombal" ucap Rengganis.


Rengganis bangkit dari kursinya dan berlari masuk ke kamar,lalu keluar kamar,Mas Birru pun yang di cubit hidung nya ikut mengejar Ganis yang lari ke kamar dan meletakan musaf nya lalu mengejar Ganis ke bawah.


Rengganis menuju dapur di kejar oleh Mas Birru,mereka malah berlarian di dapur,Rengganis meminta bantuan Mama.


" Mama tolong Ma,Mas Birru tuh" Ucap Ganis.


"Menantu Mama itu suka banget nyubit-nyubit hidung Birru" Ucap Birru.


"Itu karena Mas Birru gombal terus,nanti Ganis diabet Mah" Ucap Rengganis di iringi tawa nya.


"Eh sudah-sudah,masih pagi sudah kejar-kejarannya" Ucap Mama sambil memeluk Rengganis.


"Mau apakan kamu mantu Mama,nih Mama uleg nanti" Ucap Mama sambil mengarahkan ulegan pada Birru.

__ADS_1


"Oke kali ini Birru kalah,Birru mau nonton berita pagi dulu ya sama Papa di ruang TV" Ucap Birru.


Mama Rengganis hanya geleng-geleng melihat tingkah anak dan menantunya itu.


Rengganis akhirnya membantu Mama nya menyiapkan sarapan.


Setelah siap,mereka sarapan bersama.


"Birru besok kamu harus sudah bekerja kembali ya Nak" ucap Papah.


"Ya Pah,hari ini Biru mau ajak Rengganis jalan,kan belum liat Surabaya kaya apa" Ucap Birru.


Setelah selesai makan,Almira dan Papa siap-siap berangkat ke sekolah dan ke kantor.


Birru dan Rengganis siap-siap untuk pergi ke suatu tempat,entah lah Mas Birru merahasiakan nya.


Birru dan Rengganis berpamitan pada Mama nya,lalu mereka segera melaju menuju tempat yang Mas Birru bilang kejutan.


Setelah dekat dengan tempat tujuan,Birru mengambil dasi yang ada di saku jaket nya yang sudah ia siapkan,lalu meminta Rengganis agar mau di tutup mata nya,Rengganis pun menuruti kemauan Birru.


Setelah sampai tujuan,Mas Birru menuntun Rengganis turun dari mobil dan berjalan ke sebuah tempat,setelah sampai di depan tempat tersebut Mas Birru membuka ikatan dasi yang menutup mata Rengganis.


Rengganis pun mengerjapkan mata nya dan melihat rumah minimalis yang ada di depan nya bercat warna birru muda.


"Rumah siapa ini Mas" Tanya Rengganis.


"Rumah kita Sayang,syurga kita,madrasah untuk anak-anak kita kelak.Di rumah kita akan menjalankan ketaatan kepada Allah semata dan menjauhkan segala bentuk kemaksiatan kepada-Nya. Di antara ketaatan terbesar yang harus dilakukan di dalam rumah kita adalah mentauhidkan (meng-esakan) Allah serta mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dalam setiap amalan kita. Dan di antara kemaksiatan terbesar yang harus dihindarkan dari rumah kita adalah kesyirikan." Jawab Mas Birru.


Rengganis berkaca l-kaca dan memeluk Mas Birru.


"Terimakasih Mas" Ucap Rengganis.


"Kamu suka Sayang"


Rengganis mengangguk.


Mereka masuk ke dalam rumah baru mereka.

__ADS_1


*C**eklek*....


__ADS_2