
Sudah 3 Minggu Rengganis berlibur di Jogja, kini saatnya Rengganis akan mengunjungi rumah mertua nya.
Rengganis menggunakan pesawat menuju Bandung,karena ingin segera sampai.
sampai di Bandung Rengganis di jemput oleh mertua nya.
Papa Rafi izin dari kantor nya untuk menyempatkan menjemput Rengganis,mereka pun menuju mobil dan segera melaju ke rumah Papa Rafi.
7 bulan sudah Rengganis meninggalkan rumah ini dan tidak ada yang berubah,Rengganis melewati kolam ikan yang dulu di jadikan tempat berbincang dengan Mas Aby,sebelum masuk ke rumah Rengganis terlebih dahulu menarik nafas nya dalam dalam dan perlahan menghembuskan nya.
"Ganis,kamu masuk kamar dulu mandi ganti baju baru turun lagi ya makan nanti,Mama mau panasin makanan nya dulu" Ucap Mama.
"Iya Ma"
Rengganis pun masuk ke dalam kamar nya,kamar Abymanyu dulu,kamar itu masih sama bau nya,bau maskulin Mas Aby,Rengganis terduduk di tepi ranjang,lalu di lihat nya foto ketika Mas Aby memeluk Rengganis di Dusun bambu,pemandangan yang sangat indah.Rengganis lalu mengelus wajah Abymanyu di foto itu.
"Mas,kamu selama nya tak kan tergantikan,kamu masih di hatiku,cinta mu,cinta untuk mu pun masih tersimpan di tempat yg paling indah di relung ini,"
Tak terasa buliran bening membasahi pipi Rengganis dan menetes di bingkai foto itu.
Rengganis berdiri lalu membuka lemari,di ambil nya baju Abymanyu,di ciumi nya di peluknya dengan erat,hikh hiks hiksðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
__ADS_1
Mas..Kini dirimu sudah tidur tenang dipangkuan Illahi Robby,Semoga disana Mas bahagia ditemani bidadari,bagi Ganis Mas sampai dunia ini berakhir pun takkan tergantiðŸ˜ðŸ˜
Mas..Semoga suatu saat nanti kita bisa bertemu kembali,Kenangan bersamamu akan senantiasa terpatri dihati,Karena dirimu Mas Aku tetap kuat sampai sekarang ini.
Baju Aby pun basah oleh air mata Rengganis,lalu Rengganis segera memasukan baju Aby ke dalam tas nya,jika Ia rindu,Ia bisa memeluk baju itu.
Mata Rengganis pun merasa lelah dan tanpa terasa Rengganis merebahkan diri di ranjang lupa akan pesan mama yang menyuruhnya turun untuk makan.
Baru saja sekejap terlelap,Rengganis merasa ada yang mengelus kepala nya pelan.
"Rengganis terimakasih sudah mencintai Mas,tapi kamu berhak mendapatkan cinta yang lebih indah dari ini,saat merindu usap lah batu nisan ku,doakan Aku selalu"
*T**ok tok tok*
"Nis,ayo makan dulu" Perintah Mama.
"Iya Ma tunggu sebentar lagi" Ucap Rengganis.
Remgganis langsung buru-buru masuk kamar mandi,mandi sebentar ganti baju lalu turun kebawah.
"Maaf Mah,tadi Ganis malah ketiduran" Ucap Rengganis
__ADS_1
"Ya tidak apa-apa Nak,di perjalanan pasti lelah" Ucap Mama.
Mereka makan bersama dengan nikmatnya,ada urab dan ikan gurame bakar,masakan Bandung itu khas masakan Sunda,rasanya pun pasti pedas,beda dengan masakan di tempat Rengganis yang dominan manis.
"Rengganis,sudah 7 bulan berlalu,apa kamu tidak dekat dengan seorang laki-laki" Tanya Papa.
" Rengganis mau fokus belajar dulu Pah" Jawab Rengganis.
"Kamu berhak bahagia Nak,apa perlu Papa Carikan,banyak anak sahabat Papa yang baik-baik" Ucap Papa.
" Tidak Pah,nanti saja jika Rengganis sudah lulus,Rengganis akan memikirkan nya" Jawab Rengganis
"Baiklah Nak" Ucap Papa.
"Pa,Ma,nanti Rengganis mau nyekar ya" Ucap Rengganis.
" Iya nanti Papa Mama antar kesana" Jawab Mama.
Setelah makan pun mereka bergegas menuju pemakaman,ditengah jalan tadi Rengganis membeli beberapa bunga.
Rengganis terduduk di sebelah makam almarhum suami nya lalu mengelus nisan nya.
__ADS_1
"Tak akan putus doaku untuk mu Mas"
Karena cuaca tiba-tiba mendung,Rengganis dan mertua nya memutuskan untuk segera pulang ke rumah.