
Reihan dan Almira berpamitan akan ke mall pada Mama nya juga mbak Ganis, Mereka juga berpesan akan menginap di rumah Ummi dan Aby Reihan.
Mobil Reihan bergegas menuju mall yang Almira tunjukan. Almira ingin menonton bioskop dan bermain Timezone, setelah itu berbelanja dan membelikan oleh-oleh untuk Ummi. Oleh-oleh dari Gorontalo juga mereka bawa.
Sesampainya di mall Reihan langsung memesan tiket bioskop, 1 jam mereka menonton, setelah itu di lanjut bermain time zone, karena hari biasa tepatnya pada jam kerja juga jam sekolah jadi kondisi mall tidak terlalu ramai.
Puas bermain time zone, Almira mengunjungi butik langganan Ummi Reihan, lalu melihat-lihat gamis dan jilbab. Almira mengerutkan kening nya melihat harga-harga gamis dan jilbab di butik itu.
"Sayang kenapa?"
Almira berbisik pada Reihan "Mas mahal-mahal Almira tidak punya uang sebanyak itu"
Reihan tersenyum, Ia segera mengambil dompetnya dan memberikan sebuah kartu ATM, lalu memberikan nya pada Almira.
"Ini untukmu Humaira"
"Ih jangan yang ini, nanti Mas tidak ada lagi"
"Eh Masih banyak, lihat nih" Reihan menunjukan isi dompetnya, ada 5 kartu Debit yang Ia miliki.
"Wah Mas, banyak sekali, kamu ternyata banyak uang juga yah" Ucap Almira dengan polosnya.
"Memangnya kamu tidak tahu, kan Mas punya beberapa cafe"
"Ya mana Mira tahu, kan Mas baru menunjukan dompet Mas sekarang"
Reihan tersenyum, " Ya sudah pakai yang itu"
"Ada isinya kan Mas?"
"Ada dong sayang, kalau tidak ada isinya mana mungkin Mas memberikannya padamu"
"Berapa? Banyak tidak?" Ledek Almira.
"Cukup pokoknya, Mas lupa tidak melihat saldonya, tapi itu pendapatan restoran yang pertama kali kita bertemu, di transfer lewat rekening bank yang itu"
"Wah isinya banyak dong Mas, nanti Mas bagaimana?"
"Kan ada kartu yang lain, tenang saja"
"Wah ternyata Mas banyak duit, pantas saja kata kak Alisha kenapa aku tidak minta bulan madu saja ke luar negri,"
"Memang sayang tidak pernah memegang uang banyak, papah Wijaya kan uang nya banyak"
Almira menggeleng " Ya uang saku saja, kata papah Mira tidak boleh boros, ini pertama kalinya Mira pegang uang banyak dari Mas"
"Kamu suka"
"Suka banget"
Reihan menyentil kening Almira " Matre"
"Aw...Ih Mas Azzam, kan Mas suami Almira, kata pepatah yang di tulis di truk-truk pengangkut pasir "Habiskan uang suami mu dari pada di habiskan wanita lain"
Reihan tertawa terbahak-bahak " Kapan membacanya"
"Ya sudah lama waktu di antar sekolah sama Papah"
"Iya...iya sayang, habis kan lah"
"Tapi Mira tidak Mau habiskan, Mau Mira tabung saja"
"Kenapa memang?"
"Buat bekal Apa?"
"Buat bekal kalau Mas Azzam meninggalkan Almira"
"Husttt jangan bicara seperti itu, Mas tidak suka, Hanya maut yang memisahkan kita,mengerti" Ucap Reihan dengan penuh penekanan.
Almira hanya mengangguk pelan.
"Sudah ayo, mau belikan Ummi apa?"
"Gamis itu"
Almira dan Reihan membeli gamis yang dipilih, lalu mereka segera pulang ke rumah Ummi.
Sesampainya di rumah Ummi, Reihan dan Almira mengetuk pintu dan memberi salam, ternyata Ummi yang membuka pintunya.
__ADS_1
Ummi langsung memeluk dan mencium pipi Reihan dan Almira, lalu mengajak mereka masuk menuju ruang keluarga.
Ummi membelai-belai kepala Almira dengan penuh kasih sayang.
"Menantu Ummi sehat?"
"Alhamdulillah sehat Mi"
"Reihan tidak membuatmu lelah kan?"
"Tidak Ummi, Mas Azzam baik sekali "
"Baguslah kalau begitu"
"Ehmmm....Aku tidak di tanya Mi?"
"Kamu sehat bugar seperti itu, dan terlihat kamu begitu bahagia, pasti kamu sudah memiliki seutuhnya kan Rey"
"Uhuk...Uhuk..Ummi malah membahas yang itu"
"Kamu tidak memaksanya kan?"
"Tidak Mi"
"Memaksa apa Mas" Tanya Almira.
"Bukan sayang, bukan Apa-apa"
Reihan lalu masuk ke kamar nya ingin berganti baju, Almira masih bercengkrama dengan Ummi, menunjukan berbagai oleh-oleh dan menceritakan pengalaman bulan madu nya.
Ummi begitu antusias mendengarkan dan terpancar jelas di mata Ummi bahwa Ummi juga merasakan hal yang sama, yaitu kebahagiaan.
"Ummi...."
"Hemmm"
"Kenapa Ummi sayang dengan Almira, padahal Almira kan masih asing"
"Ya karena kamu istri anak ummi, jadi Ummi juga menganggap kamu anak ummi juga"
"Ummi tapi yang suka aku dengar di televisi banyak yang tidak akur dengan mertuanya, itu bagaimana Ummi"
"Mira...Ummi juga pernah merasakan jadi menantu,
Ketika seseorang menikah (laki-laki maupun perempuan), maka secara otomatis dirinya juga akan memiliki orang tua baru, atau yang dalam kultur Indonesia disebut dengan mertua. Mertua adalah orang tua dari pasangan kita—orang yang sudah mengasuh dan merawat pasangan kita dari kecil sampai dewasa.
Namun, tak jarang ditemukan ketidakcocokan antara mertua dengan menantu karena alasan-alasan tertentu. Biasanya hal ini sampai menimbulkan pertikaian besar. Padahal mertua adalah orang tua kita juga. Berkat ridha dan doa restunya jugalah pernikahan kita dengan pasangan bisa terlaksana sebaik mungkin.
Allah sudah memerintahkan secara jelas kepada manusia untuk senantiasa berbuat baik dan berbakti kepada ibu bapaknya. Perintah ini tercantum dalam Alquran surat Al-Isra ayat 23 yang artinya:
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”
Nah, firman Allah tersebut juga berlaku dalam konteks berumah tangga. Ketika seseorang menikah, maka dirinya juga wajib berbakti kepada sang mertua, seperti halnya ia berbakti kepada ibu bapak kandungnya, selama tidak melanggar perintah agama dan nilai-nilai moral yang berlaku di masyarakat.
Berbakti kepada orang tua (dan mertua) adalah salah satu bentuk jihad dunia. Meskipun sudah menikah, kewajiban untuk berbuat baik kepada orang tua tidak akan putus, bahkan sampai orang tua meninggal.
Dari Abdullah bin Amru bin Ash, didapat seorang laki-laki yang meminta izin kepada Rasulullah untuk berjihad. Kemudian Nabi bertanya, “Apakah kedua orang tuamu masih hidup?” Lelaki itu menjawab, “Masih.” Beliau bersabda, “Kalau begitu, berjihadlah dengan berbuat baik terhadap keduanya.” (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)
Hadis di atas mengingatkan kita betapa penting dan mulianya kedudukan orang tua (dan mertua) di mata Islam. Begitu mulianya, sampai berbuat bakti kepada keduanya pun disejajarkan pahalanya dengan berjihad.
Sama halnya laki-laki yang memiliki kewajiban untuk memenuhi hak istri, seorang istri juga memiliki kewajiban untuk berbakti kepada suaminya. Dalam pandangan Islam, berbakti kepada suami merupakan perbuatan yang sangat mulia.
Ada cerita menarik yang berkaitan dengan hal ini, yakni ketika bibi dari Al Hushoin bin Mihsha datang kepada Rasulullah. Nabi kemudian bersabda yang artinya:
“Apakah engkau sudah bersuami?” Bibi Al-Hushain menjawab, “Sudah.” “Bagaimana (sikap) engkau terhadap suamimu?”, tanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lagi. Ia menjawab, “Aku tidak pernah mengurangi haknya kecuali dalam perkara yang aku tidak mampu.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lihatlah di mana keberadaanmu dalam pergaulanmu dengan suamimu, karena suamimu adalah surga dan nerakamu.”
(HR. Ahmad 4: 341 dan selainnya. Hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1933)
Hadis di atas secara tidak langsung juga memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada mertua sebagai bentuk bakti kita kepada suami.Menjalin hubungan baik dengan mertua adalah salah satu cara menyenangkan hati suami. Dengan begitu, tidak hanya kebahagiaan lahir batin yang akan Anda peroleh, tapi juga ridha Allah Swt.
"Berawal dari kita sendiri dalam membawa diri ke dalam keluarga besar Mir, jika kita datang dengan niat baik, hati yang tulus, Insyaallah pasti akan baik semua padamu"
"Tapi jika ada yang tidak akur itu bagaimana mengatasinya Mi?"
Ummi kembali tersenyum, "Mira setiap rumah tangga itu tidak ada yang mulus mulus saja, ada saja ujian nya, jika mendapat ujian tidak akur dengan mertua cobalah untuk Cari tahu penyebab mertua bersikap tidak suka.
Sebaiknya coba cari tahu terlebih dahulu penyebab dari sikap mertua yang demikian. Mungkin ada sesuatu yang melatarbelakangi sikap beliau atau mungkin sudah memang sifatnya yang begitu. Bisa jadi sifat tidak baik itu tidak hanya kepada Dia seorang, tapi juga kepada menantu yang lain.
Minta bantuan suami untuk mencari solusi bersama. Sebaiknya bicarakan tentang sikap mertua kepada pasangan, terbuka kepada pasangan itu lebih baik terlebih beliau adalah orang tua dari pasangan, tentu saja pasangan yang lebih tahu tentang sikap orang tuanya. Tapi tetap sampaikan dengan baik tanpa terlalu men-judge mertua.
__ADS_1
Ajak mertua bicara tentang apa yang membuatnya bersikap tidak baik.
Coba ajak mertua untuk berbicara baik-baik mengenai sikapnya yang kurang enak. Bicaralah dari hati ke hati, dan mungkin saja dengan cara seperti ini mertua bisa menyadari kesalahannya.
Selalu berusaha untuk tetap sabar dan tabah.
Sabar dan tabah selalu menjadi hal utama yang harus dilakukan, karena hanya dengan sabar dan tabahlah kita bisa kuat menjalani semua problematika kehidupan. Dan banyaklah belajar mengenai cara menghadapi masalah dengan sabar.
Tak ada salahnya untuk intropeksi diri terlebih dahulu. Coba intropeksi diri sendiri, mungkin ada yang salah dengan diri atau sikap selama ini yang membuat mertua menjadi tidak baik tanpa di sadari. Jika memang ada cobalah untuk perbaiki diri dengan cara merubah diri menjadi lebih baik.
Coba ajak mertua anda untuk berdamai.
Jika memungkinkan ajak mertua untuk berdamai dengan cara mengambil hati mertua dan tetap bersikap baik padanya serta melakukan berbagai hal yang bisa meluluhkan hatinya. Dan semoga saja nantinya beliau akan sadar dengan kesalahannya selama ini dan hubungan bisa akur lagi dengan mertua.
Jauhkan hal-hal yang akan mengundang perhatian mertua.
Berusahalah untuk bersikap biasa-biasa saja di depan mertua. Karena mertua yang tidak baik akan selalu menemukan celah untuk menyalahkan dan mengintimidasi. Oleh karena itu jangan melakukan hal yang bisa mengundang perhatian mertua.
Berusaha untuk menjaga jarak dengan mertua demi kebaikan.
Jarak yang berjauhan bisa mengurangi ketegangan pada hubungan dengan mertua. Dengan jarang bertemu dan berjauhan, mertua tidak akan bisa banyak berbuat apa-apa. Dan tindakan ini merupakan salah satu tips menjaga hubungan dengan mertua.
Belajar untuk memahami sikap mertua.
Belajarlah untuk memahami sikap mertua anda agar anda bisa menerima semua perlakuan mertua dengan lapang dada. Dan yang terpenting tetaplah untuk berusaha menjadi menantu yang baik, karena sikapmu terhadap mertua juga akan mempengaruhi sikap pasangan. Jangan sampai membuat pasangan keliru sehingga kita yang terlihat jahat terhadap orang tuanya.
Jangan terlalu memikirkan sikap mertua.
Jangan di ambil pusing sikap dari mertua karena hanya akan membuat stress dan tertekan. Lebih baik pikirkan diri sendiri dan cobalah santai menghadapi perlakuan mertua dengan cara bersikap tenang dalam menghadapinya.
Almira mengangguk mengerti, Ia lalu memeluk Ummi.
"Alhamdulillah Mira punya mertua seperti Ummi yang sangat baik"
"Ummi juga pernah merasakan jadi menantu, jadi Ummi bercita-cita akan menyayangi menantu Ummi sepenuh hati"
"Kok Mas tidak di peluk" Ucap Reihan yang sedang menuruni tangga.
"Kamu kan setiap malam sudah memeluk mantu Ummi Rey" Ledek Ummi.
Muka Almira bersemu merah mendengar ledekan dari Ummi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
[ Untuk Mbah kismi di Klaten sana, I love you Mak, Mamak mertua terbaik yang selalu selowwww walaupun menantumu yang ndableg ini suka bangun tidur,tidur lagi,hahaha jangan ditiru yah.
Mamak mertua terbaik yang selalu menerimaku dengan bahasa ngapak ku, walaupun Klaten itu menggunakan bahasa halus, karena aku ga bisa, jadi aku dengan percaya dirinya menggunakan bahasa ngapak ku, menjadi diriku sendiri di depanmu, ini lah aku Mak...Aku tidak suka akan bilang Tidak suka, tapi yang perlu Mak tahu, aku mencintaimu dan selalu mendoakan, bahkan aku menempatkan mamak prioritas yang pertama,baru setelah itu kedua orang tuaku.
Mak...aku kangen Sego terancam,kangen sego gudang,kerupuk gendar buatan mu.
Semoga Corona cepat berlalu, Aku pengen muleh...Rumah tanggaku baik-baik saja adem ayem semua pasti berkat doa kalian orang tua ku, doa kalian yang tembus sampai Arsy nya Allah.]
[Jangan lupa like komen dan Vote yah]
[Thor...kok sekarang up nya cuma 2 Episode? dulu banyak, dulu itu aku up banyak itu 1 episodenya hanya 500-800 kata saja, sekarang aku up 2 episode itu 1 episode nya 1000-2000 kata, tidak terasa ya baca sebanyak 1000-2000 kata,hehe]
Salam sayang,
__ADS_1
@Santypuji