
Setelah selesai makan malam,adzan isya pun berkumandang,Birru segera membawa Rengganis menuju kamar nya,semua yang ada di ruang makan pun tertawa.
"Al buru-buru banget" Ledek Papa.
"Kan sudah adzan Pa,mau sholat jamaah sama istri" Jawab Birru.
"Jiah...baru punya istri berapa jam saja sudah sombong" Ledek Almira.
Semua nya pun tertawa,mereka tiada hentinya meledek Rengganis dan Mas Birru.
"Al tidak menerima tamu ya nanti,Alisha jangan ketuk pintu kamar hotel Kakak lagi" Ucap Al.
Rengganis pun mencubit lengan Al " Ih jangan seperti itu"
Birru dan Rengganis menuju kamar nya,sementara di ruang makan hotel mereka masih berbincang tentang Rengganis dan Albirruni.
"Untung saja Aku punya rencana langsung menikah kan,Aku kasihan dengan anak bujang ku,sudah 28 tahun,laki-laki dewasa menahan rindu tanpa memeluk pasti sangat tersiksa" Ucap Papa Wijaya.
Semua nya pun mengangguk mengerti.
"Tapi Birru itu anak baik Mas Wijaya,dia betul-betul menjaga Rengganis dan sabar menunggu nya" Ucap Bapak Rengganis.
"Iya dia sangat mencintai Rengganis" Ucap Papa Wijaya.
Mereka pun melanjutkan berbincang tentang rencana resepsi di Surabaya yang akan di selenggarakan Minggu depan.
Sementara di kamar hotel Birru dan Rengganis sedang melaksanakan sholat isya berjamaah.Setelah selesai sholat Rengganis menuju kamar mandi untuk mengganti piyama tidur nya.
Birru selalu memperhatikan gerak gerik Rengganis,sepertinya Rengganis memang masih canggung.Setelah Rengganis berganti piyama tidur,birru pun sama,mengganti baju nya dengan baju tidur.
Rengganis membuka hordeng kamar nya, dilihat nya pemandangan begitu indah,lampu kelap kelip rumah warga dan banyak bintang di atas langit sana,serta bulan purnama yang begitu gamblang terlihat.
Sesaat terkesima dengan pemandangan di luar jendela,tiba-tiba ada tangan yang melingkar di perutnya,Rengganis terkaget,ternyata Birru sedang memeluknya dari belakang,tangan nya melingkar di perut Rengganis,kepala nya bersandar di bahu Rengganis,menghirup aroma wangi rambut Rengganis yang tergerai indah.
"Eh Mas"
"Mas coba deh lihat,pemandangan nya indah banget,terus ada bulan purnama itu" Ucap Rengganis sambil jari nya menunjuk bulan purnama.
Birru pun tidak bergeming,malah terus menatap wajah Rengganis.
"Disini ada yang lebih indah,untuk apa Mas melihat keluar sana" Ucap Birru.
Blusshhh pipi Rengganis pun langsung bersemu kemerahan.
Birru membalikan badan Rengganis sehingga mereka kini berhadapan,Birru langsung merengkuh memeluk erat tubuh Rengganis.
"Mas kangen sekali" Ucap Birru.
__ADS_1
Rengganis membiarkan Birru memeluknya.
Setelah di rasa cukup,Birru pun melepas pelukan nya dan menatap Rengganis,Rengganis yang belum terbiasa di tatap birru pun langsung menunduk malu.
"Jangan menggoda Mas dengan malu-malu mu itu Nis,kamu sangat cantik bila sedang tersipu seperti itu" Ucap Birru.
Birru meraih dagu Rengganis,dan menatap mata nya,wajah mereka semakin mendekat,birru pun membisikan sesuatu di telinga Rengganis sehingga membuat Rengganis begitu merinding.
"Apa Mas boleh menuntaskan rindu ini sekarang?"
Rengganis pun mengangguk.
Birru pun langsung menggendong Rengganis menuju ranjang yang sudah di penuhi mawar,menambah hawa romantis.
rengganis pun mengalungkan tangan nya di leher birru lalu tersenyum.Birru meletakan Rengganis di atas ranjang,dan Birru sudah berada di atas Rengganis,menatap lekat-lekat wajah Rengganis.
Rengganis merasakan nafas Mas birru yang begitu memburu seolah olah akan menerkam nya,Rengganis merasa di buat merinding lagi dengan tatapan Mas Birru yang seperti akan menerkam nya,ini pengalaman pertama dan malam pertama untuk Rengganis,dada Rengganis pun berdegup kencang tak beraturan.
Birru pun mencium pucuk kepala Rengganis,seraya berdoa,
Bismillahi Allahumma jannibnas-syaithoona wa jannibnis-syaithoona maa rozaqtanaa
Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari campur tangan syaitan dan jauhkan pula syaitan dari apa-apa yang Engkau karuniakan kepada kami.
Birru pun meraih selimut dan mulai menutupi tubuhnya juga tubuh Rengganis.
Birru melanjutkan mencium pipi Rengganis,lalu berpindah ke bibir Rengganis yang sangat menggairahkan,Rengganis pun terpejam ketika Bibir Mas Birru sudah menyesap bibir nya,disana mereka saling meneguk kenikmatan.
Rengganis hanya pasrah,membiarkan Mas Birru menikmati apa yang sudah menjadi haknya,biarlah Mas Birru menyentuh semua yang sudah menjadi miliknya.
Saat sudah siap,Birru pun berbisik kepada Rengganis,"jika tidak mau melanjutkan cukup katakan berhenti".
Rengganis masih terdiam dan memejam kan mata.
Birru berfikir ini bukan yang pertama kali nya untuk Rengganis,jadi pasti tidak akan sulit.
Saat Birru mulai memasuki setiap inci menuju syurga duniawi nya,tapi yang dirasakan seperti ada penghalang dan tidak mudah untuk menerobosnya,seketika Birru melihat Rengganis yang meringis kesakitan dan meneteskan air mata di ujung mata nya.
Tangan Rengganis mencengkram erat lengan Mas Birru,kuku nya menembus kulit Birru,Birru yang sadar bahwa ternyata masih ada pertahanan di balik sana mulai kaget dan memberhentikan aktifitasnya sejenak.
Rengganis yang tersadar ketika Birru berhenti menjamah nya kini membuka mata nya.
"Rengganis,apakah kamu masih perawan?" Tanya Birru.
Rengganis hanya mengangguk.
Bukan main senangnya Birru ketika mengetahui jika Rengganis ternyata masih perawan,Birru tersenyum lalu mengecup pucuk kepala Rengganis " Terimakasih Sayang"
__ADS_1
Birru melanjutkan kegiatan menembus syurga duniawi nya kembali,dan beberapa kali meneguk kenikmatan,Rengganis sudah mulai menikmati,mereka melakukan nya berkali- kali,hingga rasanya tubuh Rengganis terasa tak kuat lagi.
Mas Birru benar-benar menuntaskan rindu nya,Batin Rengganis.
Setelah selesai menuntaskan kerinduan nya,Birru pun terkulai di sebelah Rengganis lalu mengecup Rengganis dan berdoa,
Alhamdulillahilladzi kholaqo minalmaa i basyaroo.
Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan).
Mereka terlelap dan mengistirahatkan tubuh mereka sehabis olahraga malam yang sangat menguras tenaga.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
(Demi kalian author semalem ngintip Rengganis dan mas birru malam pertama,,untung author udah pernah,jadi ga ngiler ngiler banget,hahha
tega ya kalian kalau ga ngasih vote mah,hehehe makasih buat vote nya pembaca setia tersayang)
__ADS_1