Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Kebahagiaan Dalam Kesederhanaan


__ADS_3

Pagi ini adzan berkumandang dengan lantang nya,Rengganis langsung terbangun,lalu membangunkan Alisha yang masih tertidur nyenyak,setelah di bangun kan Alisha pun terbangun lalu ke kamar mandi dan berwudlu.


Mereka berdua pun sholat subuh berjamaah di kamar Rengganis.Setelah selesai sholat subuh Rengganis mengaji sebentar,Alisha kembali tidur,karena katanya masih begitu dingin,Rengganis pun membiarkan nya.


Setelah mengaji Rengganis keluar kamar nya,ingin pergi ke dapur membantu ibu nya menyiapkan sarapan,Rengganis berpapasan dengan Mas Birru yang baru saja pulang dari masjid bersama bapaknya,Mas Birru tersenyum kepada Rengganis,Rengganis melihat Mas Birru menggunakan kemeja hitam dan sarung menyunggingkan senyum.


Masyaallah,gagahnya,Batin Rengganis.


Rengganis memegangi dada nya,hemm rasa ini muncul lagi,tahan-tahan dada,jangan maraton begini,masih pagi,sambil di tepuk tepuk dada ny sambil terus berjalan menuju dapur.Rengganis menghampiri ibu lalu mulai membantunya.


" Nduk,buatkan teh untuk Mas Birru dan Alisha,mereka pasti kedinginan" Perintah Ibu.


"Nggih Bu"


Rengganis bergegas membuatkan teh manis untuk Alisha dan Mas Birru.


Rengganis membawa nya menuju kamar nya dan meletakan nya di nakas,lalu menuju kamar Raka,di sana terdengar sayup-sayup suara Mas Birru sedang melantunkan ayat suci Alquran.


Rengganis membuka pintu kamar Raka.Ternyata Raka tidur lagi setelah sholat subuh,Rengganis membuka pintu nya lebar-lebar,Mas birru begitu menghayati setiap bacaan yang Ia lantunkan hingga tak menyadari Rengganis memperhatikan nya.


Aku terus mendengarkan nya,begitu indah suara Mas Birru,selalu indah menurut ku,ya Allah firman MU membuat TelingaKu sejuk, dengan Manis Ayat-ayatMU,Hatiku bergetar berderuh mengiring FirmanMU,Mataku tunduk dan berair tersentuh kebesaranMU


Apakah ini yang namanya Cinta pada Al quran Mu,Engkau yang Turunkan Ia dengan sayap memenuhi langit,Al Qur'an membuat hati yang gundah kini tampak cahaya,Pertanda risalah Al quran membumi menyatukan hati,Jiwa-jiwa yang sesat dituntun dengan Kebenaran.Jiwa-jiwa yang kerdil disambut uluran Kasih Sayang,sangat indah sekali Alquran,Batin Rengganis.


Rengganis lalu meletakan teh manis nya di nakas kamar Raka lalu keluar menuju dapur kembali.


Sudah jam 7 pagi,Raka,Alisha dan Mas Birru ternyata sudah berada di teras,mereka sedang bercanda ria.Rengganis menata sarapan nya di meja makan,lalu memanggil mereka bertiga untuk sarapan.


Kami sarapan bersama dengan lauk sederhana namun terasa nikmat.


"Pak nanti Mas Birru dan Alisha minta main ke sawah,cari belut dan kelapa muda yang di petik langsung,boleh tidak?" Tanya Rengganis.

__ADS_1


"Ya boleh sekali,nanti kalian pasti betah melihat hijau nya sawah dengan pemandangan nya yang bagus,udara nya juga masih segar,nanti setelah sarapan kita bareng-bareng ke sawah ya" Ucap Bapak.


Setelah makan mereka bergegas ke sawah,Alisha begitu kegirangan seperti anak kecil,Rengganis dan Alisha menunggu di gubug di tengah sawah,sementara bapak sedang memanjat pohon kelapa,Mas Birru dan Raka sedang memancing belut.


Alisha terus saja selfi mengabadikan moment-moment saat berada di sawah dengan pemandangam asrinya.Mas Birru masih serius memancing belut,tapi nanti setelah Belut nya di tarik,Mas Birru begitu geli lalu langsung berteriak memanggil Raka untuk membuat belut itu pingsan ,kami semua tertawa melihat ekspresi Mas Birru saat Raka membanting belut itu agar pingsan.


"Mas kan tinggal tarik lalu di banting,nanti belut nya pingsan kok" Ucap Rengganis.


"Ah Aku tidak Setega itu Nis,kasihan" Ucap Birru.


Rengganis tertawa mendengar alasan Mas Birru.


"Foto profil saja Naruto,tapi hati nya mah hello Kitty" Ledek Rengganis.


"Ih,itu lain Nis,Naruto itu bergulat dengan musuhnya,lah ini mah belut sudah tidak berdaya di banting pula,namanya Aku bukan laki-laki sejati,menindas yang lemah" Ucap Mas Birru membela diri.


"Hahaha,ya Allah,jauh sekali mikir nya Mas sampai ke sana-sana" Ledek Rengganis lagi.


"Aku tidak tega Nis,menyakiti binatang saja aku tidak tega,apa lagi menyakiti kamu,hihi" Ucap Birru.


Lalu Rengganis mengajak Alisha untuk memunguti Tutut.


Setelah selesai memancing,mengambil tutut dan memetik kelapa,Rengganis dan yang lain nya bersih-bersih dulu di sungai.


"Indah sekali ya Mbak,air nya juga masih jernih,segar" Ucap Alisha.


"He em Dek"


Birru yang sedang membersihkan kaki dan tangan nya melirik Rengganis lalu iseng memercikkan air ke badan Rengganis.


"Mas Birru,baju Aku kan jadi basah,nakal banget sih" Ucap Rengganis.

__ADS_1


Birru tidak menghiraukan Rengganis,malah kembali memercikan air ke Rengganis lagi,Rengganis pun tidak mau kalah,membalas dengan memercikan air juga ke Birru,mereka pun saling membalas.


"Alisha tolongin Mbak" Ucap Rengganis.


Alisha pun membantu Rengganis,akhirnya badan mereka semua basah,bapak yang melihat nya hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala,bapak berfikir mungkin Alisha dan Birru tidak pernah seperti ini,sehingga terlihat begitu bahagia walaupun hanya bermain di sungai.


Mereka pulang dalam keadaan basah,mereka masuk rumah lewat belakang,dan berpapasan dengan ibu.


"Lhoo Ganis kok pada basah semua" Tanya Ibu keheranan.


"Itu Buk,Naruto nakal" Jawab ganis lalu terus menuju kamar nya.


"Naruto"???


Ibu kebingungan.


Ibu pun beralih melihat Birru,Birru langsung menggelengkan kepala nya dan berlalu juga menuju kamar Raka.


Lalu Ibu melihat Alisha,


" Buk Alisha senang sekali tadi di sawah" Ucap nya.


Ibu langsung tersenyum.


"Cepat ganti baju nya ya Nduk"


Alisha berjalan menuju kamar Rengganis.


Sementara Raka sedang membelah-belah belut nya.


"Le ganti baju dulu,baru nanti mbelah belut ny" Ucap Ibuk.

__ADS_1


Raka pun mengangguk dan berlalu menuju kamar nya.


Mereka semua begitu bahagia walaupun hanya sekedar pergi ke sawah,makan pecak belut,menyruput sedap nya bumbu tutut,dan minum es rujak kelapa.


__ADS_2