Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Di introgasi


__ADS_3

Sesampainya di rumah Wijaya,mereka semua segera turun dari mobil,Rengganis menggendong Ayyubi,Albirruni membawa tas tempat perlengkapan bayi,Alisha dan Almira serta Reihan mengikutinya dari belakang.


Mereka segera masuk ke rumah.


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam" Jawab Mama dan Papa.


Albirruni dan Rengganis langsung menuju kamar.


"Eh Nak Azzam,duduk kemari Nak" Ucap Papah Wijaya.


Sementara Mama menuju kamar Rengganis yang sudah di persiapkan sebelumnya,di tengah ranjang sudah ada kasur bayi karena Rengganis dan Albirruni memutuskan untuk tidur bersama anaknya tidak mau di pisah kamar sebelum anaknya lepas ASI.


"Sini Mama gendong cucu Mama yang ganteng ini,Al,Ganis kalian mandi dulu yah"


Rengganis dan Albirruni bersiap-siap untuk bergantian mandi.


"Mira,ganti baju dulu, Alisha mandi juga kamu"


"Iya Ma"


Di bawah Reihan mengobrol dengan Papa Wijaya.


"Kamu tahu dari siapa Zam anak menantu Om melahirkan?"


"Dari Almira"


"Hah,Almira?"


"Alisha tidak masuk mengajar,banyak yang menanyakan nya,Alisha di hubungi tidak bisa,jadi Saya menanyakan pada Almira,lalu Almira juga akan ke rumah sakit sepulang sekolah,jadi ya sekalian saya ajak saja Om,maaf sebelumnya mengajak Almira tidak izin pada Om"


"Oh dengan Almira berarti ke rumah sakitnya,ya tidak apa-apa, tidak perlu minta maaf,Oh ya kabar ayahmu bagaimana?"


"Aby Alhamdulillah sehat Om,masih aktif ke kantor juga,belum mau pensiun"


"Aby mu memang pekerja keras"


Alisha yang sudah selesai mandi dan bersih-bersih langsung menuju ruang tamu ingin ikut mengobrol dengan Reihan dan papah.


"Bagaimana Dede,rewel tidak Sha?" Tanya Papa.


"Tidak Pah, sedang tidur,mbak Ganis sama Kakak sedang Mandi jadi Mama yang menjaga Dede"


"Rey,makasih ya sudah ikut mengantar kesini"


"Iya,aku juga mau pamit nih Sha,Om"


"Lhoo kok sebentar sekali,nanti saja sekalian makan malam"


"Tidak Om lain kali saja"


Reihan bersalaman dengan Om Wijaya,


"Rey,nanti datang ya di aqiqahan cucu Om"


"InsyaAllah Om,salam untuk Mas Albirruni dan Mbak Rengganis"


Papah Wijaya mengangguk.


Alisha mengantar Reihan sampai halaman rumahnya.


"Eh Rey, apa tidak ingin melihat Mira dulu sebelum pulang?"


"Apaan sih kamu Sha"


"Halah pura-pura"


"Tidak"


"Halah jaim"


"Cerewet sekali kamu ini Sha"


"Eh Rey,Almira jomblo lhoo"

__ADS_1


"Biarkan saja"


"Ya sudah nanti kalau sudah kuliah aku jodohkan saja dengan si Aldo" Ledek Alisha.


Reihan langsung berhenti melangkah.


"Alisha...." Teriak Reihan.


"Kakak...kak,di panggil Mbak Rengganis"


"Eh Mira,kesini Dek,ini Reyhan mau pulang,kamu tidak mengucapkan terimakasih padanya?"


Mira menghampiri Alisha,tapi Alisha langsung masuk ke dalam rumah.


"Kakak"


"Kakak mau ke mbak Ganis,katanya tadi di panggil"


Alisha langsung masuk ke dalam rumah.


"Mas Azzam terimakasih ya sudah mengantar Mira tadi"


Reihan hanya mengangguk,lalu masuk ke dalam mobil.Reihan membuka jendela mobilnya.


"Makasih juga untuk makanan nya,makanan di restoran Mas enak-enak makanannya"


"Datang saja jika ingin makan lagi"


"Gratis yah" Ledek Almira.


"Kalau mau gratis ya datang nya dengan Mas"Ucap Reihan sambil tersenyum.


Almira langsung menunduk," Ah tidak jadi,nanti sama Papah saja kesana nya"


Reihan begitu gemas melihat Almira yang menunduk malu.ABG satu ini benar-benar sudah mencairkan kebekuan ku,Batin Reihan.


"Assalamualaikum, Almira Humairah"


"Eh tahu namaku dari mana?"


Reihan langsung melajukan mobilnya keluar dari gerbang rumah Wijaya.


"Waalaikumsalam" Ucap Almira lirih.


Almira masuk ke dalam rumah,lalu naik ke atas menuju kamar Mbak Rengganis dan Mas Birru.


***


Reihan sudah sampai di garasi rumah nya,ia turun dari mobilnya lalu segera masuk ke dalam rumah.


"Assalamualaikum Ummi"


"Ya Ummi disini"


Ummi ternyata sedang menonton televisi dengan Aby.


"Sore sekali Rey baru pulang"


"Iya tadi sekalian mengantar Mbak Rengganis pulang dari rumah sakit,tadi juga mengobrol dengan Om Wijaya,Om Wijaya menanyakan Aby"


"Oh jadi kamu ke rumah Wijaya,"


"Iya Aby,menantu nya melahirkan"


"Kamu kapan ngasih Ummi cucu"


"Belum terpikirkan Mi"


"Alisha bagaimana?"


"Hah kok Alisha?"


"Bukankah kamu menyukainya,sudah langsung saja hitbah"


"Ummi ini,Aku tidak seperti yang Ummi kira,Aku dan Alisha hanya teman seprofesi,kemarin itu Rey ajak ke rumah karena ingin menolong"

__ADS_1


Haduh Masa Aku harus ceritakan Alisha terluka bertengkar dengan wanita lain karena di tuduh pelakor,kan tidak mungkin,Batin Reyhan.


"Ummi kira kamu menyukainya"


"Tidak mi,kami hanya berteman saja,Alisha yang cerewet itu lumayan membuat Reihan terhibur,hehe"


"Kamu ini,lalu kapan mau cari calon?"


"Ummi,Raihan baru saja 26 tahun,memang nya Ummi mengira Rey sudah tua sekali atau bagaimana,Rey lulus sekolah 18 tahun,S1 4 tahun,S2 2 tahun,Rey baru jadi Dosen 2 tahun yang lalu,"


"Memangnya kamu mau menikah umur berapa?"


"Ya nanti lah 29,30,pas sepertinya"


"Rey lama sekali,memang kamu sedang menunggu siapa kenapa mesti di hitung segala di pas pasin"


"Eh tidak Ummi,"


"Menunggu Raihan jadi Dosen 3 tahun atau 4 tahun lagi mi"


"Sudah-sudah jangan paksakan Rey Mi" Ucap Aby.


"Sudah ya jangan bahas itu lagi,Rey mau mandi yah"


Baru saja Reihan akan pergi Ummi malah menanyakan hal yang membuat Reihan kaget.


"Apa kamu menunggu ABG itu tumbuh dewasa Rey?"


Reihan seketika menghentikan langkahnya.


"Ummi,ABG ?"


"Iya yang datang ke restoran tadi siang"


"Ummi kata siapa?"


"Kata Edo"


Huh ember sekali Edo,Batin Reihan.


"Itu adik Alisha,Ummi juga pasti pernah melihat juga waktu di mall"


"Kenapa mesti ABG Rey?"


"Tidak ada Ummi,tadi Rey hanya minta tolong untuk mengantarkan Rey menjenguk Mbak Rengganis"


"Sudah sih Mi,biarkan saja Rey mendapat daun muda,biar dia selalu fresh mata nya,jika nanti dia sudah tua kan istrinya tetap masih muda dan cantik" Ledek Aby.


"Betul tuh kata Aby"


"Eh jadi benar kamu menyukai ABG itu?"


Raihan langsung salah tingkah "Ah tidak Ummi"


"Aby ini bisa saja selalu membela Raihan,Sudah sana mandi,tidak perlu tegang seperti itu" Ucap Ummi.


Reihan langsung menghempuskan nafasnya kasar,Huuuuuuh.


Reihan langsung menuju kamarnya lalu mandi dan bersiap-siap ke masjid untuk melaksanakan sholat magrib.


.


.


.


.


.


.


.


(Jangan lupa Like,komen dan Vote ya sayangku semua)

__ADS_1


__ADS_2