Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Aqiqah


__ADS_3

7 hari kemudian...


Rengganis dan Albirruni hari ini akan mengadakan aqiqahan dan mengumumkan nama bayi nya pada tetangga dan teman-teman di sekitar tempat tinggal Wijaya.


Hari ini rumah Wijaya di penuhi oleh bapak-bapak dan ibu-ibu juga karena selain di gelas acara aqiqah juga di gelar pula acara pengajian.


Rengganis menggunakan busana Muslim warna biru,Albirruni juga baby Ayyub juga menggunakan baju Koko warna biru.


Alisha menggunakan busana Muslim warna Pink,Almira menggunakan busana Muslim warna putih.Papa dan Mama menggunakan busana Muslim warna cream.


Hafiz hari ini izin karena di undang Albirruni untuk menghadiri aqiqahan anaknya.


Acara di mulai,Pak ustad mulai memberi tausiahnya tentang aqiqah.


Secara bahasa, akikah didefinisikan sebagai “memotong” karena dalam proses akikah anak ini adalah memotong/menyembelih hewan. Namun ada pula yang menyebutkan akikah itu berasal dari rambut yang terdapat pada kepala bayi ketika ia baru keluar dari rahim si ibu. Rambut ini dikatakan akikah karena harus dipotong.


Dari Samurah bin Jundab berkata, Rasulullah bersabda bahwa “semua anak bayi tergadaikan dengan akikahnya pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberikan nama, dan dicukur rambutnya.” [HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad].


Dari Aisyah berkata, Rasulullah bersabda “Bayi laki-laki diakikahi dengan 2 kambing yang sama dan bayi perempuan 1 kambing.” [HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah].


Ummu Kurz Al Ka’biyyah berkata,  “Rasulullah SAW memerintahkan agar disembelihkan akikah 2 ekor domba dari anak laki-laki dan dari anak perempuan 1 ekor.” (Hadist sanadnya shahih riwayat Imam Ahmad dan Ashhabus Sunan)


Pada dasarnya, akikah anak disyariatkan untuk dilakukan pada hari ke-7 setelah kelahiran si anak. Namun jika belum bisa, maka hari ke-14, jika masih belum bisa juga, maka hari ke-21. Selain itu akikah anak menjadi beban ayah dari si anak tersebut.


Hal yang Disyariatkan Mengenai Akikah Anak.



__ADS_1


Disunnahkan memberi nama dan memotong rambut (gundul) hari ke-7. Contohnya jika anak lahir pada hari Ahad, maka ‘akikahnya jatuh pada Sabtu.




Untuk anak laki-laki disunnahkan berakikah dengan 2 ekor kambing dan 1 ekor untuk anak perempuan.




Akikah ini dibebankan kepada orang tua si anak, akan tetapi bisa juga dilakukan oleh wlinya yang lain (kakek, paman, dll).






Ketentuan Mengenai Daging Akikah


Dianjurkan daging yang diberikan dalam kondisi matang seperti hadist Aisyah ra,  “Sunnahnya 2 ekor kambing untuk anak laki-laki dan 1 ekor kambing untuk anak perempuan lalu dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya) dan disedekahkan pada hari ketujuh”. (HR al-Bayhaqi)


Daging akikah selain kepada tetangga atau fakir miskin bisa juga diberikan kepada orang non-muslim. Apalagi jika hal ini dimaksudkan untuk menarik simpati atau dalam rangka dakwah. Dalilnya dalam firman Allah, “Mereka memberi makan orang miskin, anak yatim, dan tawanan, dengan perasaan senang”. (QS. Al-Insan : 8). Menurut Ibn Qudâmah, tawanan pada saat itu adalah orang-orang kafir. Namun demikian, keluarga juga boleh memakannya sebagian.


Jenis dan Syarat Hewan yang disembelih

__ADS_1


Untuk jenis hewan yang akan digunakan untuk aqiqah ialah hewan ternak, yaitu domba atau kambing. Tidak ada tuntunan yang mengatakan jenis kelaminnya. Sedangkan syarat-syarat pemilihan hewannya, kurang lebih sama dengan pemilihan hewan untuk kurban. Yakni:


Hewan harus sehat jasmaninya, tidak boleh cacat,Boleh betina ataupun jantan,Bukan hewan curian,Apabila Kambing, usianya harus minimal 1 tahun (memasuki tahun ke-2) Apabila Domba, usianya harus minimal 6 bulan (memasuki tahun ke-7).


Hukum Meng-aqiqah Diri Sendiri Ketika Dewasa


Menurut ulama, aqiqah adalah kewajiban orang tua kepada anaknya. Khususnya ayah. Sebab ayahlah yang menanggung nafkah keluarga. Maka ayah lebih diwajibkan mengaqiqah. Namun demikian, apabila ayah tidak sanggup melaksanakan aqiqah untuk anaknya hingga si anak beranjak baligh, maka kewajiban orang tua menjadi hilang atau gugur.


Lalu yang sering menjadi pertanyaan, bolehkah anak tersebut mengaqiqah dirinya sendiri saat dewasa? Pendapat ulama yang kuat mengatakan bahwa anak tidak perlu mengaqiqah dirinya sendiri saat dewasa. Sebab aqiqah adalah tanggung jawab ayah dan hanya boleh dilaksanakan ketika dia masih kecil. Pernyataan ini berpedoman pada dalil:


“Barangsiapa diantara kalian ada yang suka berkurban (mengaqiqahi) untuk anaknya, maka silakan melakukan. Untuk satu putra dua kambing dan satu putri satu kambing” (H.R.Ahmad)


Dari Imam Ahmad juga menjelaskan “Itu adalah kewajiban orang tua, artinya tidak wajib mengakikahi diri sendiri. Karena yang lebih sesuai sunah adalah dibebankan kepada orang lain (ayah).


Dijelaskan pula oleh Ibnu Qudamah “Jika dia belum diakikahi sama sekali, kemudian baligh dan telah bekerja, maka dia tidak wajib untuk mengakikahi dirinya sendiri.”


Adapun hadist yang berbunyi: Dari Anas R.A; Bahwasanya Nabi saw mengaqiqahi dirinya sendiri sesudah diutus menjadi Nabi . Hadist ini dianggap dhaif (lemah) oleh kalangan ulama. Bahkan beberapa ada yang mengatakan hadist tersebut bathil. Sehingga tidak bisa dijadikan tuntunan.


Hikmah Menjalankan Aqiqah


Terdapat beberapa hikmah atau keutamaan dari proses pelaksanaan aqiqah, diantaranya yaitu:


Mewujudkan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia lahirnya seorang anak sebagai penerus dalam keluarganya,Meneladani dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW,Sebagai momen untuk berbagi kepada sesama dan mempererat tali persaudaraan,Sebagai bentuk rasa gembira dan membagikan kebahagiaan tersebut kepada orang lain.


Setelah pak ustad selsai ceramah,pak ustad memulai acara nya,Birru dan Rengganis menggendong Ayyubi,semua orang yang ada di ruangan bersholawat nabi,Ayyubi yang di gendong Albirruni mulai keliling dan di potong rambut nya sedikit oleh beberapa orang.


Semua orang turut bergembira ketika keluarga Wijaya memperkenalnya cucu nya yang resmi di beri nama "Salahuddin Al Ayyubi Wijaya"


Setelah selesai acara mereka memakan hidangan yang di suguhkan oleh keluarga Wijaya,Albirruni juga memberikan beberapa kotak makanan ke panti asuhan.

__ADS_1


__ADS_2