
Hafiz tidak jadi pulang lusa,Ia memutuskan kembali ke Indonesia siang itu juga,Ia membeli tiket lewat online.
Perkataan Reihan membuat semangat Hafiz untuk mendapatkan Alisha.
Rencana nya Hafiz jika sudah sampai di Indonesia akan langsung menemui Alisha di suatu tempat dengan bantuan Almira dan Reihan.
Hafiz memberi kabar pada Reihan bahwa Ia siang ini akan kembali,Hafiz juga meminta agar Reihan membantu nya bertemu dengan Alisha.Hafiz mengirim pesan pada Reihan.
Hafiz📩
Rey,Siang ini aku pulang,sore nanti juga pasti aku sudah sampai,aku ingin langsung bertemu Alisha,aku minta nomor ponsel almira,Aku mau meminta bantuan pada Almira.
Reihan yang sedang bersama Almira siang itu langsung membalas pesan Hafiz.
Reihan📩
Aku tidak mau memberi nomor ponsel Almira,jika butuh bantuan katakan saja,Almira sedang bersama ku.
Hafiz📩
Posesif sekali,hih andai aku jadi Almira,aku tidak mau menyukaimu,ya sudah pokonya aku butuh bantuan kalian.
Reihan📩
Sayangnya Almira bukan kau,jadi tetap saja menyukaiku,Oke siap-siap saja nanti malam.
Reihan yang kala itu sedang berada di cafe Dengan Almira langsung memberi tahu Almira rencana untuk mempertemukan Hafiz dan Alisha.
"Humaira..."
"Ya Mas,ada apa?"
"Bisa kan makan es cream sambil mendengarkan Mas?"
Almira mengangguk.
"Kamu tahu kan Alisha menyukai Hafiz,dan saat ini Hafiz pergi ke Singapura untuk menenangkan diri"
Almira hanya mengangguk sambil menyantap es cream nya.
"Hafiz siang ini akan pulang,pagi tadi aku sudah bicara dengan Alisha seandainya jika Hafiz kembali Ia akan menerima lamaran Hafiz,karena Alisha merasa kehadiran Hafiz begitu berarti baginya"
"Lalu Mas?"
"Bisa kah nanti malam Mira ajak Alisha ke cafe Mas ini,nanti kita pertemukan kakak mu dengan Hafiz,agar mereka cepat menikah"
"Mas Azzam mereka yang mau menikah,tapi kenapa Mas Azzam yang antusias sekali"
"Ya jika Alisha sudah menikah,Mas juga bisa menikahimu"
Alisha tersenyum malu,
"Kamu ini Mas,aku belum lulus"
"Sebentar lagi kan?"
"Sudah ayo bahas Kak Alisha lagi"
"Ya itu jadi nanti malam setelah magrib Mira ajak Alisha kesini yah"
"Oke siap,Ya sudah Mira pulang yah Mas"Ucap Mira.
"Iya,boleh nginep nya nanti jika sudah halal"
"Yee siapa juga yang mau menginap"
Reihan tertawa melihat kegugupan Almira,Reihan mengantar Almira ke parkiran,disana mang Ujang sudah menunggu di dalam mobil.
Almira langsung menaiki mobilnya lalu memberi salam pada Reihan sebelum mobilnya membawanya pulang ke rumahnya.
***
Setelah Magrib Almira ke kamar Alisha.Almira ingin melaksanakan rencana nya.Almira sudah berada di depan kamar kakaknya.
__ADS_1
"Kak,Mira masuk yah"
"Iya Mir"
Almira masuk ke dalam kamar Alisha.Alisha sedang mengetik materi untuk pembelajaran esok.
"Kak,temani Mira ke cafe yuk,Mira lihat cafe baru lhoo,menu nya enak-enak,es cream nya juga enak"
"Kakak sedang sibuk Mir,minta Mamah saja temani"
"Ih kakak,ayolah sekali ini saja,Mira kan baru selesai ujian,butuh refresing kak"
"Kamu inih Mir"
"Please"
Alisha akhirnya luluh,ia berganti baju,Almira yang memang sudah rapi hanya menunggu Alisha di kamarnya.
Setelah selesai berganti baju,mereka siap untuk pergi,tidak lupa mereka berpamitan pada Papah dan Mamah.Papah mengizinkan asal pulang tidak lewat jam 9 malam dan di antar oleh Mang Ujang juga.
"Mang,cafe yang tadi yah" Ucap Almira.
Mobil pun melaju menuju cafe Reihan,Sesampainya di cafe Reihan terlihat saat Malam hari cafe Reihan lumayan ramai pengunjung.Mang Ujang memilih menunggu di dalam mobil saja.
Almira mengeluarkan ponselnya lalu menelfon Reihan.
"Assalamualaikum, Mas aku sudah di luar cafemu"
"Oke Mas kesana"
Almira menutup telponnya.
"Telfon siapa Dek?"
"Mas Azzam"
"Hah Reihan?"
"Bukan nya Reihan itu restoran yang di depan itu ya Dek,"
"Ini juga miliknya kak"
Reihan muncul dari arah pintu utama,Reihan membawa Almira dan Alisha menuju tempat duduk di paling ujung.
"Mau pesen apa kalian?" Tanya Reihan.
"Aku es cream strawberry, wafle strawbery juga" Ucap Almira.
"Aku cappucino ice,stik kentang juga boleh" Ucap Alisha.
"Oke"
Reihan segera memberi tahu waiters pesanan Alisha dan Almira, Reihan juga membuatkan makanan juga untuk mang Ujang yang ada di dalam mobil.
Setelah pesanan datang mereka segera memakannya,Reihan mengantarkan makanan nya ke mang Ujang dan menyuruh mang Ujang untuk duduk di bagian outdor cafe Reihan saja.Mang Ujang menuruti kemauan Reihan.
Alisha dan Almira menikmati hidangan nya,tiba-tiba dari arah belakang seseorang memanggil Alisha.
"Sha..."
Alisha kenal betul itu suara siapa,jantung Alisha berdegup kencang.
Alisha menoleh ke belakang,ternyata benar dugaan Alisha,Hafiz sudah ada di belakangnya dengan senyum merekah.
Hafiz lalu duduk di sebelah Almira berhadapan dengan Alisha.
"Mas..." Ucap Alisha.
Almira jadi sedikit canggung juga melihat suasana hati mereka berdua,Almira memutuskan untuk mencari Reihan.
"Kak,Mas,Aku cari Mas Azzam dulu yah,sepertinya sedang mengantar makanan untuk mang Ujang"
Alisha mengangguk,
__ADS_1
"Iya Mir,Reihan di luar sana mengobrol dengan Mang Ujang" Ucap Hafiz.
Almira langsung berjalan ke area outdoor ikut bergabung dengan mang Ujang dan Mas Azzam.
Alisha memulai pembicaraan dengan menanyakan kabar Hafiz.
"Apa kabar Mas?"
"Baik Alhamdulillah, kamu sendiri bagaimana?"
"Aku juga Alhamdulillah baik"
"Mas kenapa kamu pergi?"
"Aku tidak pergi,Aku hanya butuh ketenangan,aku ingin sendiri"
"Mas,bukan kah cinta itu adalah perjuangan,kenapa kamu tidak berjuang Mas,malah pergi"
"Sha cinta itu di perjuangkan bersama,bukan hanya Mas saja yang berjuang,jika seperti itu Mas yang lelah"
Alisha terdiam.
"Sha Cinta bukan tentang perjuangan. Yang mau berjuang itu adalah EGO. EGO berjuang (dan memaksakan kehendak) untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Makanya terasa BERAT.Aku sudah membuang ego ku dengan pergi darimu,aku tidak akan memaksakan lagi kehendak ku Sha,Banyak yang “berjuang” demi cinta, atau berjuang untuk bisa dicintai. Sayang nya, hal itu FATAL akibatnya."
"Maafkan Alisha Mas,Alisha yang egois,Alisha yang takut sebelum memulai,Alisha yang selalu di hantui rasa takut"
"Percayalah Sha,Mas mendekatimu dengan niat baik,laki-laki sejati itu melamar,bukan mengajak nya berkencan,merusaknya,menyentuhnya seenaknya,aku ingin membuktikan aku laki-laki sejati pada mu Sha"
Alisha menangis karena merasa bodoh selama ini menyia-nyiakan niat baik Hafiz.
"Sudah lah jangan menangis"
"Mas,Alisha mau menikah dengan Mas"
Hafiz begitu terkejut mendengar penuturan alsiha.
"Benarkah?"
Alsiha mengangguk.
"Oke Minggu depan Mas akan membawa Papah ke rumah untuk melamarmu secara resmi"
"Terimakasih Mas,sudah memaafkan Alsiha"
Hafiz mengangguk dan tersenyum bahagia.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.(Kalian ikut bahagia tidak?Maaf yah baru Up lagi,perut author lagi cedut-cedut bermasalah,hadeh)
.
.Eh ngomong-ngomong Almira lagi apa ya di luar bersama Reihan dan Mang Ujang??
__ADS_1