
Raihan harus menunggu Alisha 1 jam lagi karena Alisha masih ada jam mengajar.
Setelah Alisha sudah selesai mengajar mereka segera pulang ke rumah Raihan.
Sampai rumah ternyata ummi sudah siap,tapi Raihan berganti pakaian dulu,karena tidak betah memakai pakaian formal ke mall.
Raihan hanya menggunakan kaos Abu-abu dan celana jens warna coklat.
Penampilan nya terlihat lebih muda,malah lebih mirip mahasiswa jika berpakaian seperti itu.
Mereka pergi bersama,Alisha mempersilahkan Ummi untuk duduk di depan,walaupun ummi menolak,tapi akhirnya Ummi luluh juga.
Di dalam mobil Alisha banyak berbincang dengan Ummi,sungguh Alisha ini begitu gampang bergaul,sekalipun dengan Ummi,tapi Alisha tidak canggung sama sekali,entah karena memang Ummi Raihan sangat ramah juga.
"Ummi,apa setiap ke swalayan mengajak Mas Raihan?" Tanya Alisha.
"Kadang ya sama Reihan kadang sama Aby nya Reihan,pilih salah satu yang sedang tidak sibuk" Ucap Ummi.
"Ummi,Reihan selalu tidak sibuk jika itu berhubungan dengan Ummi"Ucap Raihan.
" Tapi Ummi tahu kamu sangat sibuk Rai "
"Ummi,apa Mas Rei meminta sesuatu jika sedang berbelanja dengan Ummi"
"Tidak Sha,Dia itu setia mengikuti Ummi kalau sedang di swalayan,palingan ya banyak SPG wanita yang menggoda nya"
Alisha tertawa,membayangkan Reihan di goda karena berbelanja dengan Umminya.
"Hey,kenapa tertawa" Ucap Reihan.
"Kamu kalau di goda bagaimana,ekspresinya pasti seperti gunung es" Ledek Alisha.
"Aku itu tidak mudah tergoda,dengan berbagai alasan,memangnya Dia" Ucap Reihan.
"Dia siapa Rei" Tanya Ummi.
"Kucing Alisha Mi,gampang tergoda kucing tetangga" Ucap Reihan.
Alisha langsung memonyongkan bibirnya,tanda kesal pada Reihan yang sepertinya menyindir seseorang.
Reihan tersenyum,Ummi melihat Raihan tersenyum.Ummi ikut tersenyum,ummi mengerti isi hati Reihan.
"Sha,Raihan kalau di kampus bagaimana?" Tanya Ummi.
__ADS_1
"Ummi mau Alisha jawab jujur apa bohong?"Ucap Alisha.
" Jujur dong" Jawab Ummi.
"Mas Reihan itu cuek,dingin,galak,susah di dekati,padahal banyak mahasiswi yang naksir lhoo Mi,tapi Dia nya seperti itu"
"Alisha,kenapa buka kartu sih" Ucap Reihan.
"Kan ummi mau jawaban jujur Mas"
"Tapi denganmu,Reihan mau dekat,ini buktinya" Ucap Ummi.
"Sama saja Mi,Mas Reihan juga sama cueknya dengan Alisha,ini karena di ajak saja sama Ummi tadi pas di vidio call" Ucap Alisha.
Ummi tersenyum mendengar jawaban Alisha yang polos,dan sepertinya Alisha juga tidak menyadari perasaan putranya.
Mereka akhirnya sampai Mall,Ummi menggandeng tangan Alisha,sementara Raihan mengekor di belakangnya.
Sebenarnya siapa sih yang Anaknya Ummi,kenapa Aku yang mengekor begini,Batin Reihan.
"Kita pilih-pilih jilbab dan gamis dulu ya Sha,antar Ummi,kamu juga boleh memilih yang kamu mau" Ucap Ummi.
Alisha mengangguk " Tidak usah Ummi,Alisha antar Ummi saja yah,Alisha sedang tidak ingin membeli baju"
Reihan yang bosan menunggu akhirnya mengikuti Alisha yang sedang memilih jilbab.
Reihan mengambil jilbab segi empat warna cream,lalu membentuknya menjadi segitiga.
"Alisha"
Alisha menengok ke arah Reihan,dan Reihan langsung menautkan jilbab segi empatnya di kepala Alisha,Alisha langsung kaget dan terdiam.
Tanpa sengaja manik mata mereka saling bertemu,dan memandang sepersekian detik.
"Astagfirullah, Alisha,kenapa menatap seperti itu" Gumam Reihan.
Alisha langsung membalikan badan nya,Reihan langsung mengusap wajahnya.
Alisha membalikan badan nya lagi,wajahnya sudah bersemu merah,begitu juga dengan Reihan.
Alisha melepaskan jilbab yang Reihan tautkan,
"Ini Mas"
__ADS_1
"Mas akan belikan ini untukmu,ini cocok jika di padukan dengan baju mu Sha"
Alisha memakai rok lebar warna cream dan kaos sweter panjang warna putih,serta jilbab pasmina warna putih,Reihan ingin membelikan jilbab warna cream agar sama dengan rok yang di pakai Alisha.
"Pakailah"
Alisha menerima jilbab dari Reihan,lalu mengganti jilbab pasmina nya dengan jilbab yang Reihan belikan.
"Makasih ya Mas"
"Hemm"
Ummi menghampiri Reihan dan Alisha,
"Alisha sudah memilih?"
"Tidak Ummi,Alisha tidak ingin membeli apa-apa,ini hanya beli ini saja sudah cukup Mi"
Alisha menunjukan jilbab warna cream yang ia pakai.
Setelah selesai membeli gamis,Ummi mengajak Alisha dan Reihan untuk makan dulu,mereka akhirnya makan di salah satu restoran yang ada di mall.
Saat sedang menunggu makanan tiba-tiba ada teman Reihan yang menghampiri.
"Bos,kok makan disini,punya restoran mewah kok malah makan disini" Ucap teman Reihan.
"Ini nemenin Ummi,ya disini juga tidak kalah enak dengan yang disana" Ucap Raihan.
"Ah bisa saja si bos,Oke lah aku cabut dulu ya bos,banyak kerjaan"
"Oke"
Makanan sudah siap di hidangkan,mereka makan bersama dengan hikmat,entah karena memang lapar,atau memang makanan nya sangat nikmat.
"Mas ini gelas Alisha,ih jangan asal minum"
"Ih,aku tidak TBC,kamu tidak TBC,ya sudah sih,kan haus Sha,jadi tangan asal ngambil saja"Jawab Reihan.
" Ummi,Mas Reihan begitu" Ucap Alisha.
"Reihan,kamu jangan suka nakal" Ucap Ummi sambil tersenyum.
"Ummi,yang anak ummi itu Reihan atau Alisha sih,belain Alisha lagi" Ucap Reihan.
__ADS_1
"Ya dua-dua nya anak Ummi" Ledek Ummi.