Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Ternyata sebuah rencana


__ADS_3

Sesampainya di rumah Keluarga Wijaya,Almira langsung lari ke kamar nya.


Alisha yang melihat langsung menyusulnya.


"Mira"


"Ada Kak,Mira lelah,besok masih ujian"


"Benar kamu lelah,lelah badan mu apa hati mu"


"Maksud kakak apa?"


"Ayo kita bicara di dalam saja" Ucap Alisha.


Alisha dan Almira lalu masuk ke dalam kamar Almira.


"Mir bagaimana dengan perasaanmu?"


"Perasaan apa Kak?"


"Sudah jangan bohong,kamu cemburu kan"


"Cemburu?Tidak"


"Benar tidak cemburu?"


Almira terdiam,Alisha lalu memeluknya.


"Sekarang kakak sudah tahu perasaanmu Mir,"


"Maksud kakak apa?"


"Itu namanya cinta"


"Cinta?"


"Iya,Kakak melihat ketidak relaan kamu saat Kakak mendekati Reihan"


"Tidak kak,Aku tidak menyukainya,Mas Azzam bukan milik Mira juga,jadi bukan hak Mira untuk tidak rela,silahkan kakak mengejarnya jika kakak berkenan"


Rasanya sesak sekali dadaku saat mengatakan itu,Batin Almira.


Almira menunduk membelakangi Alisha,Alisha membalikan Almira lalu memeluknya.


"Mira di matamu ada cinta untuk Reihan,jika Reihan memintamu,terimalah,Reihan orang baik,Dia tidak pernah menyakitimu kan?"


Almira masih menunduk terdiam.


"Mira,maaf yah,tadi Kakak hanya menguji mu,Kakak ingin tahu seperti apa perasaan mu pada Reihan,Kakak hanya menyukai Mas Hafiz,"


Almira menengadahkan kepalanya,Alisha tersenyum pada Almira,lalu memeluknya.


"Maaf ya tadi hanya bersandiwara,Reihan dan kakak hanya ingin tahu perasaan mu"


"Jadi?Reihan juga ikut ber ekting juga?"


Alisha mengangguk.


"Ih kalian ini,hiks hiks hiks"


Almira menangis di pelukan Alisha.


"Aku takut kak,jika yang menyukai Mas Azzam bukan kakak,aku akan melawan nya,tapi jika kakak,aku tidak sanggup untuk melawan nya,aku rela memendam rasa ku saja demi kakak"


"Emm...adik kakak memang anak baik"


"Kakak benar kan tidak menyukai Mas Azzam?"


"Yee,selera kakak tidak seperti batu es itu"


Almira tertawa, " Tapi Mas Azzam sangat baik,dan tidak seperti batu Es"


Alisha tertawa,"Sudah jangan menangis lagi yah,Reihan mencintaimu,dan kamu mencintai nya juga,jika nanti Dia melamarmu,jangan di tolak yah"

__ADS_1


"Tapi Mira tidak mau menikah sebelum kakak"


"Eh kenapa seperti itu"


"Tidak mau,kakak lahir terlebih dulu,jadi harus menikah terlebih dulu juga,"


"Ya nanti akan akan mencari calon pengantin kakak yang kabur itu,Hehe" Ucap Alisha.


"Ya sudah kamu istirahat yah"


Almira mengangguk,Alisha lalu keluar dari kamar Almira menuju kamarnya sendiri,lalu merebahkan badan nya di ranjang empuk kesayangan nya.


"Mas Hafiz,kau benar-benar Marah Mas,maafkan Aku" Gumam Alisha.


***


Flashback On


Siang itu kala Ummi menelfon Aby nya,Reihan menelfon Alisha untuk merencanakan suatu hal terhadap Almira.


Mereka merencanakan agar Alisha seolah-olah menyukai Reihan,Reihan ingin tahu reaksi Almira,Reihan dan Alisha juga ingin tahu bagaimana yang sebenarnya perasaan Alisha terhadap Reihan,jika memang Almira cemburu dan bersedih berarti Almira juga menyukai Reihan.


Reihan ingin langsung melamar Almira saja jika Almira sudah lulus,nanti Reihan akan berdiskusi lagi dengan Ummi dan Aby nya.


Alisha menyetujui rencana Reihan,tapi Alisha juga hanya ingin bersandiwara sebentar saja,karena tidak ingin menyakiti perasaan adiknya itu,dan jika memang sudah terlihat ekspresi Almira,Alisha meminta untuk menyudahi dan memberi tahu yang sebenarnya agar tidak terjadi kesalahpahaman nantinya.


Dan rencana pun berjalan sesuai rencana.


Flashback Off


Almira merebahkan tubuhnya di kasur setelah selesai cuci muka.


Rasanya perasaan nya hari ini itu begitu campur aduk.


Namun sekarang Almira sudah merasa lega,Ia merasa di kerjain oleh kakak dan Mas Azzam.


Tapi Almira begitu bahagia juga mengetahui perasaan Mas Azzam,dan menyadari juga perasaan nya.Ternyata benar Mas Azzam menyukainya.Almira merasa pasti nanti akan terasa canggung bila bertemu karena telah mengetahui perasaan masing-masing.


Almira mengambil ponselnya.


Almira.📩


Terimakasih untuk makan malamnya.


Reihan yang kebetulan sedang bermain ponsel di ruang TV bersama Ummi dan Abynya langsung membalas pesan Almira.


Reihan📩


Aku meminta Ummi mengadakan acara ini agar aku bisa bertemu denganmu Humairah.


Almira tersenyum,Apa Mas Azzam begitu dalam mencintai nya,Batin Almira.


Almira📩


Ingin bertemu denganku,hanya ingin membuatku cemburu?


Reihan📩


Apa kamu sungguh cemburu ya Humairah?


Almira📩


Kenapa kamu sangat nakal Mas Azzam nya Humairah.


Reihan langsung membelalakkan mata nya membaca pesan dari Almira,Reihan tertawa lirih karena begitu senang ketika Almira memanggilnya mas Azzam nya Humairah.


"Lihat By anak bungsu mu,Senyum-senyum sendiri" Ucap Ummi.


"Anak Ummi juga itu" Ledek Aby.


"Lulus langsung Ummi lamaran saja yah Rey"


"Rey"

__ADS_1


Reihan masih tak bergeming.


"Rey"


"Eh iya Mi,kenapa?"


"Kamu asyik sekali sampai tidak dengar Ummi memberi tawaran bagus"


"Apa Mi, Ulangi lagi"


"Mau tidak Ummi lamarkan bidadari kecilmu itu Rey"


"Mau lah Mi,tapi Dia nya mau tidak"


"Rey,kamu kok tidak percaya diri"


"Mira lain Mi,Dia tidak ganjen"


"Serahkan sama Ummi"


"Oke siap"


Reihan memeluk Ummi nya.


Reihan kembali membalas pesan Almira.


Reihan📩


Nakal juga cuma sama kamu,tidak ada yang lain,sungguh Humairah,kamu yang mampu membuatku seperti ini.


Almira ternyata sudah tertidur,Reihan begitu gemas karena Almira tidak membalas lagi,pasti sudah tertidur ini,andai saja kita sudah menikah Mir,aku akan....Batin Reihan.


Reihan mengusap wajahnya dengan kasar,Ia menuju kamarnya lalu bersiap-siap untuk tidur juga.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


(Hai..hai hai Readers semua,Aku ketawa baca komenan kalian di episode "Entahlah",Aku membayangkan kalian sedang menonton film Indosiar,yang judulnya istri yang terdzolimi,pas adegan di zolimi kalian marah2,esmosi,Gedeg,,Seperti itukah perasaan kalian saat baca episode " Entahlah"


Sukses sepertinya Author jadi sutradara Novel ini,heehee


Tahan...jangan emosi...Tahan...jangan julid,,hahaha


Aku cinta kalian semua,kalian begitu ekspresif,berarti aku mampu mengobrak abrik hati kalian dong.


Yah seperti kehidupan ini,penuh dengan lika liku,naik,turun,berdiri tegak,tersandung batu kerikil,terjatuh,tersungkur,Semua adalah proses pembelajaran,semua itu adalah ujian,Ujian itu untuk mengukur seberapa baiknya kamu jadi Hambane Gusti Allah.

__ADS_1


Semangat dan tetap sabar selalu.


__ADS_2