
Albirruni memberi kabar pada Alisha bahwa diri nya akan mengunjungi nya di London,pesawat akan berangkat sore ini.
Birru memberitahu Alisha untuk tidak memberi tahu Rengganis agar ini menjadi kejutan.
Albirruni sampai di London, Ia langsung menuju apartemen Alisha,Birru ingin istirahat sejenak.
Setelah di rasa cukup istirahatnya,Ia ingin segera menuju apartement Rengganis.Birru meminta alisha menemaninya.
Apartement Alisha dan Rengganis hanya bersebelahan,siang itu Alisha dan Rengganis kebetulan pulang bersama,tapi masih dengan ekspresi datar Rengganis yang tidak banyak bicara.
tok ..tok..
"Assalamualaikum Mbak Anis"
Rengganis yang sedang ganti baju di kamar buru-buru mengganti baju nya lalu bergegas membuka pintu,sepertinya suara Alisha.
ceklek...
"Waalaikumsalam"
rengganis terpaku karena saat membuka pintu dihadapan nya bukan Alisha melainkan Mas Birru.
"Rengganis" Sapa Mas Birru.
"Ah iya,eh Mas Birru,kok bisa ada disini" Ucap Rengganis tergagap.
"Mbak Anis tidak mempersilahkan kita masuk nih" Ucap Alisha.
"Eh iya silahkam masuk"Ucap Rengganis canggung.
Rengganis menatap Mas Birru.
"Ya Allah,andai saja tidak ada kejadian waktu itu,mungkin Aku menjadi wanita yang sangat bahagia karena laki-laki yang Aku sukai datang mengunjungi ku,tapi sekarang entah lah,rasanya menatap Mas Birru malah menambah luka lara karena Aku tak bisa memiliki daya upaya untuk melanjutkan mengharap pada nya" Batin Rengganis.
Rengganis Lalu menuju dapur dan mengambil air minum serta beberapa cemilan,Rengganis membawa nya ke ruang tamu sekaligus ruang TV nya.
rengganis pun duduk di depan Mas Birru.
__ADS_1
"Apa kabar Rengganis" Tanya Mas Birru.
"Baik Mas,Mas sendiri bagaimana?" Tanya Rengganis.
"Kamu pasti sudah tahu jawaban nya,bagaimana seorang Adam yang lama tidak bertemu dengan hawa nya," jawab Birru.
Rengganis pun tersenyum dan sejenak melupakan masalahnya.
Mas Birru pun begitu senang melihat senyum Rengganis.
Rengganis terlihat baik-baik saja,apa Dia hanya sedang mamancingku agar datang karena begitu rindu,Batin Albirruni dengan penuh percaya diri.
"Ehm..ada bocah di bawah umur nih" Ucap Alisha menggoda.
"Heh di bawah umur bagaimana,memang nya kamu masih mengompol Dek," ucap Birru.
"Ih kakak ini,Kak mumpung Kakak disini,ayo dong kita jalan-jalan," rengek Alisha.
"Oke,ayo Rengganis Mas tunggu kamu ganti baju" Ucap Birru.
"Kak Alisha mau ganti baju ya" Ucap Alisha.
"Maaf Mas,Aku tidak mau ikut" Ucap Rengganis.
"Ganis,hari ini saja lupakan tentang masalah yang ada,entah lah itu masalah kita ataupun hanya masalah mu,Aku tak mengerti,ayo lah kita jalan -jalan dengan Alisha,Aku kesini khusus untukmu,Aku mengosongkan jadwal kerja ku hanya untukmu Nis,untuk kali ini saja" Ucap Birru.
Rengganis pun mengangguk lalu menuju kamar nya untuk mengganti baju.
Birru masih termenung merasa ada sesuatu beban berat yang sedang Rengganis pikul.
Setelah ketiga nya bersiap,Albirruni pun memilih tempat wisata Istana Kensington.
Istana Kensington yang pembentukannya sudah sangat lama. Konon generasi perempuan kerajaanlah yang membentuk istana ini, mulai dari Queen Mary kemudian Victoria, lalu Diana yang merupakan Princess of Wales. Ada sejumlah taman yang bisa ditelusuri, seperti misalnya Sunken Garden dengan gayanya yang sangat elegan. Sunken Garden sendiri adalah oasis yang memberikan kenyamanan dan rasa tenang bagi orang-orang yang berada di sana.
Disana tampak bangunan megah menjulang tinggi ala ala kerajaan Inggris,dan di depan nya halaman begitu luas dengan taman yang di kelilingi bunga bunga indah.
Birru berharap pemandangan yang menyejukkan ini juga bisa menjadikan hati Rengganis sejuk.
__ADS_1
Rengganis dan Alisha begitu bahagia, mereka langsung berselfi ria,tentunya Alisha yang mengajak Rengganis berselfi lalu Alisha pun berinisiatif memotret Birru dan Rengganis,entahlah walaupun Birru begitu mencintai Rengganis,tapi Dia begitu takut hanya untuk menggenggam tangan saja pun tak berani,Ia begitu menjaga Rengganis,dan ini juga pengalaman pertama nya mencintai seseorang,rasanya melihat orang tersebut bahagia tanpa menyentuhnya pun semua sudah membuat Birru bahagia juga.
Birru pun mengajak Rengganis duduk,sementara Alisha masih asyik berselfi ria,ah dasar bocah itu.
Rengganis dan Birru pun duduk di bangku taman sambil menikmati indahnya pemandangan.
"Rengganis"
"Hemm..kenapa Mas"
"Taman nya luas sekali ya" Ucap Birru
"Iya Mas,indah sekali"
"Apa kamu tahu,Aku rela lhoo lari keliling seluas ini asal kamu finish nya"
Birru pun mulai menggombal.
"Mana coba,coba buktikan" Ledek Rengganis.
Birru pun menggaruk kepalanya yang tidak gatal,haduh kenapa juga mesti keluarnya kalimat itu,kan jadi senjata makan tuan,Batin Birru.
"Serius Nis" Ucap Birru dengan wajah memelas.
"Serius lah"
"Oke baiklah"
Saat Birru hendak berlari,Rengganis tertawa dan menarik lengan Birru.
"Aku hanya bercanda Mas,duduklah kembali"
Ucap Rengganis.
"Heh My hawa,Naruto mu ini kuat dan tahan banting,bisa melawan apa saja,kalau cuma lari mah gampang" Ucap Birru.
Rengganis semakin tergelak tawa nya,melihat tingkah Mas Birru yang kekanakan ,sudah tua tapi begitu suka Naruto,Rengganis merasa begitu bahagia bila di dekat Mas Birru,tapi jika mengingat ancaman Andra,rasanya dunia kembali suram.
__ADS_1
Tapi untuk hari ini,Rengganis ingin sejenak melupakan kesuraman itu,Ia ingin sebentar saja merasakan bahagia dengan Mas Birru.