Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Boyongan


__ADS_3

Setelah 3 hari di Bandung akhirnya semua keluarga sudah bersiap untuk pulang ke rumah masing-masing.


Bapak,Ibu dan Raka pulang ke Jogja, Alisha sudah harus balik lagi ke London,dan tentunya Papa,Mama Wijaya,Birru dan Rengganis pulang ke Surabaya.


Mama dan Papa Rafi sedih karena kini rumah sepi kembali.


"Mbak...mantu ku di bawa ya" Ucap Mama Birru sambil merangkul Mama Aby.


" Iya Mbak,sudah hak nya sampean,tapi nanti sering-sering kesini,nanti kita juga akan sering ke Surabaya sekalian traveling hehe" Ucap Mama Aby.


"Bu,Pak..Rengganis tek bawa ke Surabaya dulu ya Bu,mau kenal lebih sama mantu cantik ku ini" Ucap Papa Wijaya kepada Ibuk dan Bapak Rengganis.


"Nggih,nitip Rengganis " Ucap Bapak sambil tersenyum.


"Rengganis jaga dirimu baik-baik,jadilah istri yang baik" Ucap Bapak sambil memeluk Rengganis.


"Ma,Pa,maafkan Rengganis bila selama ini belum menjadi menantu yang baik untuk Papa dan Mama,hiks hiks,,papa dan Mama akan selalu menjadi orang tua Rengganis," Ucap Rengganis berkaca kaca sambil memeluk Papa dan Mama Abymanyu.


"Kamu Putri kami Nak,Papa Mama sangat menyayangi mu" Ucap Papa Rafi.


Mereka semua saling berpelukan dan bertitip pesan.


"Alisha,belajar yang rajin,kamu harus jaga diri,cepat lulus dan kembali ke Indonesia,nanti Mbak akan Masakin kamu lagi" Ucap Rengganis pada Alisha,mereka pun berpelukan.


"Jaga Mbak Anis ku dengan baik,awas saja kalau kakak menyakitinya" Ucap Alisha pada Birru.


Birru pun menyentil kening Alisha " Jangan khawatir" Lalu memeluk Alisha.


Mereka menuju bandara bersama dan berpisah di tempat chek in,karena tujuan nya memang berbeda-beda.


Jam 12 siang keluarga Wijaya sudah sampai di Surabaya,supir pribadi dari keluarga Wijaya sudah menunggu di Bandara,mereka segera menaiki mobil dan menuju rumah Papa Wijaya.


Rumah Papa Wijaya tidak kalah mewah dengan rumah Papa Rafi,mereka akhirnya sudah sampai di rumah Papa Wijaya.

__ADS_1


Mereka semua masuk ke kamar mereka masing-masing,Birru menggandeng Rengganis untuk menuju kamar nya,Rengganis melihat kamar Mas Birru begitu besar,dengan nuansa serba putih,menjadikan ruangan terlihat luas dan bersih,Mas Birru memang mencintai kebersihan.


"Sini Sayang koper nya" Ucap Birru sambil meraih koper Rengganis.


Birru membuka hordeng kamar nya,cahaya yang menyilaukan masuk ke dalam kamar,pintu menuju balkon pun di buka,Rengganis segara keluar dan duduk di balkon,menghirup udara segar karena di sekitar rumah Mas Birru di kelilingi banyak sekali pohon,ada beberapa suara burung berkicauan,walaupun siang tapi terasa sejuk.


Birru melangkah menghampiri Rengganis dan menggandeng jemari Rengganis lalu menyuruh rengganis untuk masuk saja ke kamar.


mereka melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di kamar,seperti sebelumnya setelah selesai sholat Rengganis mencium tangan Mas Birru,dan Mas Birru mengecup kening Rengganis,setelah melepas alat sholat nya,Mas Birru membisikan sesuatu di telinga Rengganis.


" Sayang...Mas minta jatah,di rapel pokoknya sama yang kemarin di Bandung" Ucap Birru memelas.


"Ih segala di rapel,memang tidak lelah kan kita baru saja dari perjalanan" Ucap Rengganis menawar.


"Salah sayang sendiri,waktu di rumah Papa Rafi tidak mau memberi jatah" Ucap Birru.


"Maaf Sayang,Ganis tidak bisa melakukannya di kamar Mas Aby" Ucap Rengganis.


"iya sayang mas mengerti,tadi cuma bercanda" ucap birru sambil mencubit hidung mancung Rengganis.


Birru langsung mengejar Rengganis untuk membalasnya,setelah mendapatkan Rengganis Birru segera menggendong Rengganis dan meletakan nya di atas ranjang,mereka pun melakukan ritual penyatuan kembali,hingga berkali-kali,seperti yang di kata Mas Birru,minta di rapel,sampai mereka pun kelelahan dan tertidur.


Adzan sholat ashar membangunkan Rengganis,Rengganis segera bangun dan mandi,setelah selesai mandi dan berganti baju,Rengganis membangunkan Mas Birru,Mas Birru segera bangun dan mandi,lalu mereka melaksanakan sholat ashar berjamaah di kamar.


Selesai sholat,Rengganis segera turun ke bawah,Rengganis mendengar suara mama sedang berbincang dengan bibi,Rengganis menghampiri sumber suara itu,dan ternyata mama dan bibi sedang masak di dapur.


"Ma,Ganis bantuin ya" Ucap Ganis.


Mama pun tersenyum "sini Sayang"


Mereka masak bersama,setelah masakan sudah matang,Rengganis memanggil Mas Birru yang sudah ada di ruang TV bersama Papa,mereka sedang membicarakan tentang pekerjaan.


"Pa,Mas,ayo makan dulu,sudah matang masakan nya" Ucap Rengganis.

__ADS_1


Mas Birru dan Papa Wijaya bangun dari sofa lalu menuju ruang makan,mereka makan bersama di selingi dengan mama yang terus memuji Rengganis yang pandai masak.


"Rengganis pinter masak lhoo Pa" Puji Mama.


"Kamu belajar dimana Nis" Tanya Papa.


"Belajar dari Ibuk,setiap pagi bantu Ibuk masak,terus waktu di London juga Rengganis memilih masak sendiri Pah,tidak suka dengan masakan orang sana" Jawab Rengganis.


"Kan Rengganis bagaikan warteg buat Alisha di sana Ma" Ledek Birru.


Semua nya pun tertawa.


"Ah kasihan Alisha nanti pasti kangen masakan kamu Nis" Ucap Mama.


Setelah selesai makan Rengganis dan mama membereskan bekas piring kotornya.


"Sayang,biar bibi yang cuci piring saja,kamu temani Al saja ya" Ucap Mama.


Birru sangat senang melihat Mama begitu baik kepada rengganis walaupun mereka baru mengenal,Rengganis juga pandai membawa diri di keluarga ini.


"Sayang kamu ke ruang TV dulu ya nanti Mas kesana,Mas mau bicara sama Mama sebentar" Ucap Birru.


Rengganis mengangguk lalu menuju ruang TV.Birru menghampiri mama nya yang masih di dapur.


Cup...


Satu kecupan mendarat di pipi mama nya,mama pun kaget.


"Al,sudah punya istri,masih aja nyium Mama" Ledek Mama.


"Mama tak kan tergantikan Ma,


Makasih banyak ya Mah sudah menerima Rengganis,sudah baik dengan Rengganis,Al harap Mama akan baik terus dengan Rengganis,Mah Rengganis sekarang punya kewajiban mengurus Al,Al mengambilnya dari tempat ternyaman nya,Al mengambilnya dari orang tua yang sangat ia cintai,Al mengambilnya dari singgasana rumah nya yang paling nyaman,jadi Al ingin menggantikan nya juga dengan kasih sayang keluarga kita,dari rasa nyaman keluarga kita,kita harus berikan itu untuk Rengganis,Rengganis rela meninggalkan semua nya demi Al," ucap Al pada Mama nya.

__ADS_1


Mama pun mengangguk dan mengerti "Al,Mama juga pernah jadi menantu,Mama belajar bagaimana rasanya jadi menantu,nenekmu mengajarkan banyak hal untuk Mama,Mama juga mempunyai dua putri,mereka juga nanti akan jadi menantu orang,jadi Mama akan memperlakukan Rengganis dengan baik sayang,tenang saja" Ucap Mama.


Birru langsung memeluk mama nya,mereka lalu menuju ruang tamu bersama,dan bercengkrama dengan keluarga dengan penuh kehangatan.


__ADS_2