Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Menceritakan Masa Lalu


__ADS_3

Tak terasa Minggu depan sudah ujian akhir,ingin rasanya Rengganis melewati nya dengan cepat,Ia ingin mengisi liburan nanti di Indonesia,rasanya sudah tidak sabar ingin bertemu dengan teman-teman dan keluarga nya,rencana nya Rengganis akan lama di Jogja dan hanya beberapa hari saja di Bandung.


"Nis kita ke perpus yuk" Ajak Nana.


"Yuk,eh mana Mira" Tanya Rengganis.


"Mira ya pergi ke kantin dengan Aldo" Jawab Nana.


" Aku perhatikan Mira dan Aldo sepertinya mereka semakin dekat" Ucap Rengganis.


"Mereka sudah jadian Nis"


"Owh,walah ketinggalan berita,,eh kamu tidak cari pacar disini" Goda Rengganis.


"Tidak lah Nis,Aku sudah ada yg teken di Indonesia" Ucap Nana malu-malu.


"Cie Cie segala di teken" Goda Rengganis.


"Kamu tuh jangan jomblo terus,buka hati Nis" Ledek Nana.


"Sudah di buka lebar Na,hanya belum ada yang sukarela masuk,siapa yang mau dengan Aku Na,Aku bukan gadis seperti mu" Jawab Rengganis.


"Eh tidak boleh bicara seperti itu,Mr Sam yang super ganteng saja kamu tolak,masih merendah seperti itu" Ucap Nana.


Nana menyebut nama Mr Sam,Aku jadi teringat soal Mr Sam,Dia sudah tak lagi mengerjai Ku dan sudah tak mendekatiku lagi,Aku sangat bersyukur,Batin Rengganis.


"Ah sudah ayo jalan" Ucap Rengganis.


Rengganis ke perpustakaan dengan Nana,mereka belajar untuk ujian minggu depan,mereka tidak ingin belajar model SKS (sistem kebut semalam) hayo siapa nih yang begini,hehe.


Apalagi Rengganis betul-betul ingin mendapat ilmu yang banyak agar nanti bisa menjalankan perusahaan Mas Aby dengan baik.


Rengganis bertemu Alisha di perpustakaan,Alisha meminta Rengganis menunggu nya untuk pulang bersama,hari ini hanya ada dua mata kuliah,jadi jam 11 pun sudah pulang.


Rengganis sudah menunggu Alisha di gerbang,terlihat Alisha sedang berlari ke arah nya.


"Mbak masih jam 11,kita ke cafe dulu yuk,Alisha yang traktir deh,Alisha ingin ngobrol banyak dengan Mbak,ah gara-gara banyak tugas Alisha jadi jarang main ke apartement Mbak Anis"


"Oke oke,Mbak juga kangen sama adek kecil Mbak"


Rengganis lalu mencubit hidung Alisha.


***

__ADS_1


Sesampainya di cafe,Rengganis memesan cappucino ice dan wafle coklat,sementara Alisha memesan jus strawberry dan stik kentang.Sebelum pesanan datang mereka pun mengobrol banyak hal.


"Mbak,bagaimana perkembangan nya dengan Kak Al " Tanya Alisha tiba-tiba.


"Hah perkembangan apa nya Sha" Jawab Ganis.


"Kan Mbak sudah punya nomernya,Kak Al juga punya nomor Mbak,memang tidak kirim pesan atau vidio call atau telfonan setiap hari?" Tanya Alisha heran.


"Tidak Sha,hanya satu kali itu saja pertama Mbak minta nomor nya" Jawab Ganis.


"Kakak ku pun tidak mengirim pesan juga pada mu Mbak" Tanya nya lagi.


Rengganis pun menggeleng.


Alisha pun menepuk jidat nya "dasar si Jones,bodoh banget sih,sudah di kasih peluang,malah di sia-sia kan" Batin Alisha.


"Huftt Alisha kira kalian sudah banyak perkembangan,dasar si Jones memang tidak peka sekali" Gumam Alisha.


"Sha Mbak tidak pantas untuk Kakak mu,jangan jodoh-jodoh kan Mbak dengan nya" Pinta Rengganis.


"Apanya yang tidak pantas,Mbak muslimah taat,cantik,berpendidikan,baik,kurang apa lagi coba" Ucap Alisha.


"Tapi Aku janda Sha" Ucap Ganis.


uhuk...uhuk..uhuk


"Mbak serius,tapi seperti masih gadis deh"


"Mbak akan sedikit cerita kepadamu,


6 bulan yang lalu Mbak nikah di jodohkan dengan teman masa kecil Mbak,Dia laki-laki sangat baik,tampan,bertanggung jawab,humoris,dan taat,menurut Mbak dia laki-laki yang sangat sempurna,kami menikah,tapi baru satu Minggu kami menikmati masa pernikahan,Mas Aby kecelakaan sampai meregang nyawanya.


Mbak sangat kehilangan,keluarga takut Mbak terus larut dalam kesedihan,akhir nya Mbak di dikirim kesini untuk melanjutkan sekolah di sini"


Alisha pun meneteskan air mata nya tanpa di sengaja,karena mendengar kisah Mbak Anis.


"Hey kenapa menangis Sha" Tanya Rengganis.


"Aku tidak bisa membayangkan jadi Mbak Anis,Mbak Anis kenapa bisa kuat sekali sampai sekarang"


"Hey semua itu butuh proses,Mbak tidak sekuat yang kamu bayangkan Sha,tapi Mbak percaya segala sesuatu nya sudah takdir illahi,jangan kan nasib kita,dauh yang jatuh dari ranting pohon pun semua atas izin Allah, semua yang ada di dunia ini sudah tertulis di Lauh Mahfudz sana takdirnya" Ucap Rengganis.


Alisha pun mengangguk,

__ADS_1


"sudah ah yuk Mbak pulang"


"Oke"


Mereka pun kluar dari cafe dan pulang menuju apartement nya masing-masing.


"Sha tidak mampir nih di tempat Mbak" Tanya Rengganis,


"Nanti saja Mbak,mau ganti baju dulu,nanti setelah mandi dan ganti baju Aku ke tempat Mbak" Jawab Alisha.


Rengganis pun masuk ke dalam apartement,begitu pun dengan Alisha.


Alisha langsung masuk dan mengambil ponsel nya,lalu Alisha mendial sebuah nomer.


"Assalamualaikum, Kak,Alisha mau cerita"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


(Cerita apa ya kira kira?)


__ADS_2