
Alisha masuk kembali ke dalam rumah setelah menelfon mama dan papa nya.
Alisha melihat kakak nya dan Mbak Anis mulai akrab dan tidak canggung lagi,Alisha juga melihat ada rona bahagia di wajah kakak nya,kakak nya terlihat sekali sedang jatuh cinta,Alisha hanya tersenyum kecil,di situ juga terlihat Mbak Anis yang menampakan kebahagiaan nya pula,karena kakak nya begitu pandai bergombal ria.
Alisha tidak menyangka kakak nya yang biasa disiplin dan tegas di kantor bisa menjadi lemah lembut dan gombal di depan wanita bernama Rengganis itu,lucu memang,tapi itu lah cinta,kadang membuat orang tak menjadi biasa nya.
"Hai...bahas apa sih,seru banget kayanya" Seru Alisha dengan mengagetkan Kakak nya dan Mbak Anis.
"Ini lagi tanya pas waktu di London Mas Birru berarti sudah kenal Aku ya tapi pura-pura" Ucap Rengganis.
"Belum tahu Mbak,baru kenal Mbak Anis itu ya pas di hotel semalam,pas Aku beri alamat Mbak ke kakak,kakak tahu tidak reaksinya bagaimana?" Ucap Alisha.
"Memang reaksinya bagaimana?"Tanya Rengganis.
" Kakak nangis dan langsung minta kesini malam-malam,dasar bucin,hahahaha"Ledek Alisha.
"Hus,jangan buka kartu kenapa Dek" Ucap Birru sambil meraih kepala Alisha untuk di masukan kedalam ketiaknya.
"Kak,haduh bau ketek nya,ah engap tidak bisa nafas,tolong Alisha Mbak Anis" Ucap Alisha.
"Sudah-sudah,jangan berantem tidak di telfon tidak di mana-mana hobi sekali berantem" Ucap Rengganis sambil terkekeh.
Birru pun melepaskan cengkraman nya,ini namanya berantem tanda sayang Nis" Ucap Birru.
"Sayang apaan,habis nafas nih" Ucap Alisha mendengus kesal.
Hahahaha...
Birru dan Rengganis pun tertawa bersama.
***
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" Ucap mereka berbarengan.
"Eh Raka,sudah jogging nya,sini Mbak kenalin,ini teman Mbak dari Surabaya,ini Alisha dan ini Mas Birru" Ucap Rengganis.
Alisha dan Birru pun bersalaman dengan Raka,ibu yang muncul dari arah dapur pun menghampiri Raka.
"Le,antar Mas Birru ke kamar mu dulu dan bawa tas nya di kamar mu,barang kali mau istirahat juga" Perintah Ibu pada Raka.
"Nggih Bu,ayo Mas Birru" Ajak Raka pada Mas Birru.
"Saya dengan Alisha sudah istirahat dari semalam kok Bu,kami sudah sampai dari semalam dan menginap di hotel,Sekarang sudah hilang lelahnya" Ucap Birru.
"Oh ya sudah nanti santai-santai saja disini ya,liat liat pedesaan di sini" Ucap Ibuk.
"Nggih Bu"
Raka dan Birru menuju kamar Raka,sementara Rengganis dan Alisha menuju kamar Rengganis,setelah meletakkan tas nya,Alisha dan Rengganis menuju dapur,Alisha begitu senang melihat dapur ibu Rengganis karena masih tradisional namun sangat bersih.
Rengganis dan Alisha membantu ibu di dapur untuk menyiapkan makan siang nanti.
Sementara di kamar Raka,Birru dan Raka banyak membicarakan tentang hal-hal yang berkaitan dengan laki-laki,olahraga,sepakbola,dan musik juga.
Birru melihat gitar Raka yang menggantung,Birru meminta izin untuk meminjam nya lalu meminta Raka menemaninya memainkan nya di teras,Birru lumayan mahir dalam bermain gitar.
Mendengar suara genjreng-genjreng gitar,Alisha jadi penasaran,tapi di dengar-dengar yang nyanyi suara Mas Birru.
"Jones lagi nyanyi tuh Mbak" Ucap Alisha.
Rengganis pun hanya membalas nya dengan senyuman.
Setelah membantu ibu memasak,Rengganis membuatkan kopi untuk Mas Birru dan Raka tidak lupa cemilan bakpia serta kue-kue khas Jogja lain nya.
Rengganis membawa nya ke teras,Alisha mengikuti di belakang nya.Setelah meletakan kopi dan cemilan nya di atas meja,Rengganis duduk di depan Mas Birru,Alisha di samping Rengganis dan Raka di samping Mas Birru.
"Kak nyanyi lagi ayo" Rengek Alisha.
"Itu Mbak Anis juga bisa nyanyi," Ucap Birru.
__ADS_1
"Ah tidak mau,kamu saja Mas" Ucap Rengganis.
"Oke,tapi nanti di sawer ya" hahaha Ledek Birru.
Alisha pun mengambil sesuatu di saku celananya lalu mengeluarkan beberapa uang koin.
"Tenang nanti Alisha sawer"
Semua nya pun tertawa melihat tingkah Alisha.
"Nanti Aku teraktir di pasar malam" Ucap Rengganis.
"Ih dolaran banyak,masa minta sawer" Ledek Alisha.
"Sudah ayo nyanyi Mas,Ganis ingin denger" ucap Rengganis.
"Siap sayang"
Blushhh muka Rengganis pun bersemu merah.
Apaan sih sayang segala,Batin Rengganis.
Gitar mulai di petik,
jreng...jreng
Mas Birru pun mulai bernyanyi.
Aku tak pernah meminta.
Sosok pendamping sempurna.
Cukup dia yang selalu.
Sabar menemani.
Dalam kekuranganku.
Namun tuhan menghadirkan.
Kuat tak pernah mengeluh.
Bahagiaku selalu bersamamu.
Andai ada keajaiban.
Ingin ku ukirkan.
Namamu diatas bintang bintang angkasa.
Agar semua tau.
Kau berarti untukku.
Selama-lama nya kamu milikku.
Kini telah ku buktikan.
Kamu pendamping setia.
Kuat tak pernah mengeluh.
Bahagiaku slalu bersamamu.
Andai ada keajaiban.
Ingin ku ukirkan.
Namamu diatas bintang bintang angkasa.
Agar semua tau.
__ADS_1
Kau berarti untukku.
Selama-lamanya kamu milikku
Namun kusadari diriku.
Takkan mampu selalu.
Bahagiakan kamu.
Tapi akan ku perjuangkan.
Untukmu yang terhebat.
Kekasih impian.
Andai ada keajaiban.
Ingin ku ukirkan.
Nama mu diatas bintang bintang angkasa.
Agar semua tau.
Kau berarti untukku.
Selama-lama nya kamu milikku.
Saat bernyanyi Birru beberapa kali melirik Rengganis, Rengganis langsung mengarahkan pandangan nya ke lain tempat karena malu.
Semua nya pun tepuk tangan.
"Suara Mas Birru bagus banget Mas" Ucap Raka.
Birru pun tersenyum.
"Nanti malam traktiran nya lhoo Nis" Ucap Birru.
"Siap Bos,hehe"
Birru mengambil kopi nya dan meminumkan nya.
"Nis,kopi nya kurang gula ini" Ucap Mas Birru sambil tersenyum getir seolah-olah kopi nya sangat pahit.
"Oh maaf Mas,Aku ambilkan gula lagi ya,sebentar" Ucap Rengganis yang sudah berdiri dari tempat duduk nya.
"Eh tidak usah,duduk saja diam di situ,lihat Mas Nis"Pinta Mas Birru.
Rengganis menuruti permintaan Birru lalu melihat Mas Birru.
Mas Birru kembali menyesap kopi nya sambil mata nya memandang Rengganis yang sedang memandang nya juga.
" Nah ini baru pas dan manis"
Langsung terlihat merah di pipi Rengganis,Rengganis langsung berdiri dari tempat duduk nya untuk mengambil ponsel nya di kamar.
" Gombal"
"Aku ambil ponsel ku dulu ya"
Alisha dan Raka pun tertawa,
" Mbak Ganis mau aja di gombali Mas Birru."
"Hus...diam kalian,tidak lihat apa kakak sedang usaha" Ucap Birru pada Raka dan Alisha.
"Sejak kapan Kak Al jadi bucin begitu" Tanya Alisha.
"Tidak tahu nih Dek" Ucap Birru.
__ADS_1
"Dukung dong" Pinta Birru.
Mereka berdua memberi jempol pada Mas Birru,Mas Birru pun tersenyum senang.