Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Meminta Pertolongan


__ADS_3

"Sinta"


"Sedang apa disini?" Tanya Mas Birru.


"Mas yang dulu itu datang ke rumah kan?" Tanya Sinta.


"Ini Mbak Rengganis?istri Mas?" Tanya Sinta kembali.


Belum di jawab Rengganis sudah membuka gerbang dan mempersilahkan masuk.


"Mbak masuklah,kasihan bayi nya" Ucap Rengganis.


Mereka pun masuk ke rumah Rengganis dan duduk di ruang tamu.


"Mas Ganis ambil minum dulu ya,kasihan Mbak ini" Ucap Rengganis.


Lalu menuju dapur dan mengambil air minum dan kembali lagi ke ruang tamu.


"Mbak silahkan diminum dulu mbak" Ucap Ganis.


Sinta pun segera meminum nya karena memang sangat haus.


Rengganis masuk ke dalam lagi,dan kembali membawa bantal.


"Mbak dede bayi nya tidur kan di sofa dulu Mbak,ini slimut nya sama bantalnya" Ucap Rengganis.


"Terimakasih banyak Mbak Rengganis" ucap Sinta,sambil melepas gendongan nya dan menidurkan bayi mungilnya yang baru berusia tiga bulan.


"Mas dia siapa?" Bisik Rengganis pada mas Birru.


"Tanyakan saja pada orang nya langsung" Jawab Mas Birru.


Saat melihat Sinta,Birru pun jadi teringat Andra dan itu membuat Birru jadi ketus.


"Maaf Mbak,Mbak ingin menemui saya ada apa ya Mbak?" Tanya Rengganis.

__ADS_1


Sinta pun langsung membungkuk di lantai dan memegang kaki Rengganis.


"mbak tolong saya,bantu saya selamatkan rumah tangga saya mbak,kasihan anak saya jika harus berpisah dengan ayahnya" ucap Sinta.


rengganis dan mas birru pun kaget dan bingung apa maksud Sinta,Rengganis segera mengangkat Sinta agar tidak bersimpuh pada nya.


"maaf mbak,saya tidak mengerti maksud mba" ucap Rengganis.


"saya istri mas Andra,saya dan mas Andra di jodohkan,saya mencintai mas Andra,tapi dari dulu mas Andra mencintai mu mbak,mas Andra begitu terobsesi memiliki mu mbak,setiap hari dia kasar dengan saya karena di anggapnya gara gara saya mbak dan dia tidak bisa bersatu,apalagi sejak anak ini lahir,mas Andra semakin membenci saya dan tidak mau mengakui anak ini,dia hanya ingin mempunyai anak dari mbak" ucap Sinta di iringi dengan tangis nya.


birru pun mengepalkan tangan nya,ia begitu emosi mendengar pernyataan Sinta.


"dasar laki laki gila" batin birru.


birru hanya diam,dia ingin tau apa yang akan Rengganis putuskan.


"ya Allah mbak,tapi demi Allah mbak,saya dan mas Andra hanya masa lalu,dulu kami pernah dekat,tapi sejak dia kuliah di luar negri tiba tiba kita putus komunikasi,lalu saya menikah dengan almarhum mas Aby,dia juga datang ke pernikahan saya,tapi jodoh saya dan mas Aby tidak panjang,lalu saya melanjutkan kuliah di London,liburan kuliah saya pulang ke Indonesia,kami bertemu tidak sengaja di acara pertunangan sahabat saya,walaupun dia sempat meminta saya kembali,tapi saya menolaknya karena saya sudah dekat dengan mas birru,suami saya yang sekarang,walaupun mas Andra tetap terus mendekat,tapi saya terus menghindar mbak" ucap Rengganis.


"ya mbak,saya tau,tapi semakin mbak menghindar semakin mas Andra uring uringan terhadap saya,andai saya tidak punya Anissa,saya juga tidak ingin bertahan dengan nya yang mencintai orang lain" ucap Sinta.


"sabar mbak,ujian rumah tangga memang beragam bentuknya,mbak sedang di uji,setelah melewatinya pasti mbak akan mendapat kemuliaan" ucap Rengganis.


"saya dan Rengganis akan ke Jogja besok,hari ini sudah sore,menginap disini dulu semalam" ucap birru.


rengganis yang mendengar pun langsung menoleh ke mas birru.


"bicaralah pada Andra sayang,buatlah dia mengerti,mas kasihan pada bayi yang tak berdosa itu" ucap birru menggenggam tangan Rengganis.


Rengganis pun mengangguk.


"terimakasih banyak mas mbak" ucap Sinta.


"sudah mbak jangan menangis lagi ya" ucap Rengganis.


"mbak tau alamat kami dari mana" tanya birru.

__ADS_1


"tadi nya saya ke alamat orang tua mas,mertua saya tau,mertua saya juga sudah kualahan mengahadapi mas Andra yang semakin hari terus marah tidak jelas,akhirnya saya di suruh untuk menemui Rengganis,mertua saya tau bahwa Rengganis sudah menikah dengan mas,mertua saya dan orang tua mas adalah sahabat baik,jadi orang tua mas yang memberi tahu alamat mas" jawab Sinta.


"ya sudah ajak mbak Sinta ke kamar tamu sayang,kasihan bayi nya" ucap birru.


Rengganis pun mengangguk,dan segera mengantar Sinta ke kamar tamu.


" Sinta mandi lah dulu,saya akan menjaga bayi mu" ucap Rengganis.


" terimakasih mbak" ucap Sinta lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Bayi Sinta pun mengulet dan terbangun,Rengganis yang melihatnya begitu gemas,dan reflek langsung menggendong nya.


"hai Annisa,ini aunty ganis,jangan takut y sayang,sabar ya sayang Mama sedang mandi" ucap Rengganis.


Rengganis pun keluar dari kamar tamu sambil menggendong baby Anisa.


rengganis menggendong Anisa sambil bersholawat agar Anisa tenang.


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ


Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.


birru keluar dari kamar nya melihat pemandangan Rengganis yang sedang menggendong Anisa dengan luwesnya diiringi dengan sholawat,membuat birru terharu.


"semoga kita cepat di kasih amanah sayang" batin birru.


birru pun menghampiri Rengganis.


"sayang sudah pantes,apa sayang sudah pengen?" tanya birru.


rengganis pun mengangguk.


"jika Allah memberi kan nya cepat Rengganis akan terima dengan senang hati mas,berarti Allah percaya sama ganis,tapi jika Allah belum memberi,Rengganis akan ikhlas,berarti Allah menyayangi Rengganis" ucap Rengganis.


birru pun tersenyum dan mengecup kepala Rengganis.

__ADS_1


di depan pintu ternyata Sinta sedari tadi memperhatikan birru dan Rengganis.


"ya Allah andai saja mas Andra seperti mas birru,mungkin aku akan sangat bahagia" batin Sinta.


__ADS_2