
Mereka bercengkrama di depan TV,mama menanyakan pengalaman Rengganis waktu kuliah di London,mama juga menanyakan mengapa bisa bertemu Mas Birru kembali,mereka pun saling melempar candaan,hingga tak terasa sudah adzan magrib.
Mas Birru dan Rengganis beranjak dari tempat duduknya lalu menuju kamar atas untuk siap-siap sholat magrib di masjid dekat rumah,sementara Rengganis sholat di rumah sendiri.
InsyaAllah besok keluarga Wijaya akan mengadakan walimatul ursy,untuk memperkenalkan Rengganis,karena Rengganis tidak mengadakan akad di Surabaya jadi tetangga juga belum tahu jika Albiruni sudah menikah.
Mas Birru menggunakan baju Koko biru Dongker dan sarung coklat,pemandangan itu sangat di sukai Rengganis,tampak Mas Birru lebih gagah jika menggunakan baju Koko ketimbang menggunakan jas.
Mas Birru berangkat ke masjid dengan Papa Wijaya.Setelah Rengganis selesai sholat,Rengganis nderes Alquran masih di atas sajadah.
Jadwal Mas Birru mengaji Ba'da subuh dan jadwal Rengganis mengaji Ba'da magrib,saat ini Mas bierru masih libur jadi magrib ini masih ada di rumah,jika pekerjaan padat biasanya Mas Birru pulang jam 7 malam,maka dari itu Mas birru menjadwalkan ngaji nya setelah subuh.
Pulang dari masjid Mas Birru langsung masuk rumah dan menuju kamar nya,sayup- sayup terdengar lantunan ayat suci Alquran yang di bacakan oleh Rengganis,Mas Birru segera masuk kamar,lalu merebahkan dirinya di atas sajadah dan duduk di pangkuan Rengganis yang sedang duduk selonjor sambil mengaji,Rengganis sedikit kaget,namun langsung tersenyum.
Setelah selesai Birru masih belum membiarkan Rengganis untuk merapikan alat sholat,Rengganis hanya membuka mukenah nya,Mas Birru malah semakin 'ndusel-ndusel' di perut rata Rengganis dan mengecupinya.
"Mas geli ih,jangan nakal ih" Ucap Ganis.
Mas Birru menghentikan kejahilan nya lalu melihat muka Rengganis.
"Mas sedang membayangkan di dalam sini sudah ada anak kita" Ucap Birru.
Rengganis tertawa sambil membelai rambut Mas Birru.
"Baru beberapa hari Mas,ya belum ada lah" Ucap Rengganis.
"Ih doain dong sayang biar cepat jadi" Ucap Birru
" Iya Mas,pasti Rengganis selalu berdoa semoga kita cepat mendapat keturunan yang Soleh Solehah dan ganteng seperti Mas" Ucap Rengganis.
"Dan cantik seperti umma nya juga" Ucap Birru sambil mencolek hidung Rengganis.
"Aamiin ya Allah"
Birru bangun dari rebahan nya,lalu Rengganis pun merapikan alat sholat nya.
Birru mengambil gitar dan mengajak Rengganis menuju balkon,pemandangan malam ini begitu indah,banyak bintang bertaburan di langit dan bulan sabit yang yang nampak memancarkan sinarnya.
Birru pun memetik gitar nya.
Jreng...jreng
"Nyanyi nis,jangan Mas terus" Pinta Birru.
"Oke,tapi jangan pusing ya kalau dengar suara Ganis" Jawab Rengganis.
__ADS_1
"Mau nyanyi lagu apa?" Tanya Birru.
"Mau nyanyi lagu nyaman dari Admesh" Jawab Rengganis.
"Oke,Mas cari kunci nya dulu di Google,Mas tidak terlalu hafal" Ucap Birru.
Birru membuka ponselnya dan mencari kunci lagu Admesh.
Setelah ketemu Birru memberi aba-aba pada Rengganis agar mulai bernyanyi.
🎼🎼🎼
Lama sudah ku menanti.
Banyak cinta datang dan pergi.
Tapi tak pernah aku senyaman ini.
Mungkin dirimulah cinta sejati.
Tak akan ku ragu lagi.
Ku jaga sampai ke ujung nadi.
Takkan ku sia siakan lagi.
Buat hidupku lebih berarti.
Seperti pelangi selalu ku nanti.
Cintamu tak akan pernah terganti.
Selamanya di hati.
Aku bahagia, milikimu seutuhnya.
Tak akan ku ragu lagi.
Ku jaga sampai ke ujung nadi.
Takkan ku sia siakan lagi.
Buat hidupku lebih berarti.
Birru terus sesekali memandang Rengganis yang sedang bernyanyi,menurut nya sangat cantik,apalagi saat angin malam menerpa rambut panjang Rengganis,Birru semakin di buat jatuh cinta setiap harinya.
__ADS_1
Rengganis menyelesaikan lagunya.
Birru pun tepuk tangan untuk Rengganis.
"Apa itu lagu menggambarkan isi hatimu saat ini sayang" Goda Birru
Rengganis pun tersenyum dan mengangguk.
Birru pun mengecup pipi Rengganis.
*C**up... I love you*...
Wajah Rengganis bersemu merah.
"Makasih Mas"Ucap Rengganis.
" Kok makasih sih Sayang,bukan nya di jawab" Ucap Birru manyun.
"Aku malu Mas"Ucap Ganis.
Birru pun tertawa," Ya Allah sayang kamu ini,bisikin aja deh kalau malu" Ucap Birru.
Rengganis menuruti perintah konyol Mas Birru,dan mendekatkan bibirnya pada telinga Mas Birru "I Love you too"
Belum sempat Rengganis menjauhkan wajahnya,Birru sudah menahan tengkuk Rengganis,dan dengan gerakan cepat Birru langsung mencium bibir Rengganis lalu menyesap nya,mereka pun berciuman bersaksikan bintang-bintang dan semilir angin yang menerpa tubuh mereka.
Mereka terperanjat saat adzan isya berkumandang,mereka pun menghentikan aktifitasnya dan saling menatap.
Birru pun membisikan sesuatu di telinga Rengganis "Ganis,bibir mu selalu membuat Mas candu".
Rengganis langsung berlari ke dalam kamar lalu menuju kamar mandi,setelah sampai kamar mandi Rengganis menatap kaca yang ada di depan westafel lalu memegang dada ny.
" Ya Allah setiap saat masih selalu berdebar jika mendapat sentuhan dari Mas Birru" Batin Rengganis.
Rengganis langsung berwudlu,dan bersiap siap untuk sholat isya,lalu Birru menyusul berwudlu,lalu sholat isya berjamaah dengan Rengganis di dalam kamar.
Setelah selesai sholat seperti biasa Birru mencium kening Rengganis.
"Sayang makasih ya sudah mau menjadi bagian dari keluarga ini,mulai saat ini anggap lah mama dan papa seperti orang tua kamu sendiri ya sayang,jika mereka punya salah kata atau salah perbuatan maafkan lah,mereka sudah tua,kadang banyak kehilafan,berfikirlah positif,orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya,walaupun kadang cara penyampaian atau cara melakukan nya dengan cara yang berbeda prinsip dengan kita,nanti setelah kita jadi orang tua pasti akan merasakan.
intinya jadilah orang yang bila mendapat perlakuan yang tidak baik,balas lah dengan kebaikan,Ucap Birru.
Rengganis mengangguk " Mas Aku mengerti,Papa dan Mama akan Aku anggap seperti orang tua ku sendiri,Aku akan merebut hati mama agar selalu menyayangiku, cinta kasih mereka pasti akan sama jika Aku bisa menempatkan diriku dengan baik,dan jika Aku bisa mengambil hatinya,bantu Aku agar Aku tahu mana yang mama dan papa suka atau tidak suka yah.
Birru pun mengangguk " iya sayang,kita sama-sama saling bantu ya"
__ADS_1
Mereka turun ke lantai bawah,bersiap untuk makan malam di ruang makan.