
Sepulang sekolah sekolah Alisha langsung ke kamar Almira.
"Mir..Mira"
"Iya kak," Almira membuka pintu kamarnya.
"Masuk Kak"
Alisha masuk ke kamar Almira.
"Ada apa kak?"
"Ini ada titipan"
Alisha memberikan coklat juga sepucuk surat nya.
"Dari siapa?"
"Dari es batu"
Almira tertawa,"Teman kakak itu kenapa kok memberikan Almira coklat segala"
"Emang Mira tidak merasakan kalau Reihan itu menyukai mu?"
"Hah suka Mira,tidak mungkin lah kak,Mira masih kecil,juga tidak mungkin Mas Azzam suka Mira,mahasiswi di kampus saja tidak di lirik,apalagi Mira,Mira kira malah Mas Azzam itu menyukai kakak"
"Eh sembarangan,kita hanya rekan profesi,kakak juga sudah ada Mas Hafiz"
"Mir,memang nya kamu mau menikah muda?"
"Hah,menikah muda,ya tidak lah kak,siapa yang mau menikahi Almira,kakak ini ada-ada saja,yang di lamar juga Kakak,kenapa kakak jadi berfikir Mira yang akan menikah"
"Ya siapa tahu Reihan kesini melamarmu"
"Ih,bilang suka saja tidak,bagaimana mau melamar"
"Ih Reihan itu biasanya langsung bertindak,Dia kalau sudah berkenan ya bertindak,Kalau Reihan melamar mu bagaimana Dek?"
"Ya Mira terima dengan senang hati lah" Ucap Almira sambil tertawa.
Alisha melirik Almira,"Dek masa Kakak di langkah nanti sama kamu,kakak tidak mau"
"Hehe,ya sudah Kakak terima saja lamaran Mas Hafiz kak"
Alisha terdiam dan berfikir,ia tidak mau di langkah Almira,Apa Aku terima saja yah lamaran Hafiz,umurku pun sudah cukup untuk menikah,Batin Alisha.
"Mir memang kamu suka Reihan?"
"Mas Azzam baik,penyayang,kenapa Mira harus tidak suka"
"Suka cinta lhoo Dek"
__ADS_1
"Hah cinta,Mira tidak tahu perasaan cinta itu seperti apa kak,Mira belum pernah merasakan nya"
"Kamu kalau di dekat Reihan rasanya bagaimana?"
"Ya biasa saja kak,kita makan,main game"
Alisha menepuk kening nya.
"Nyaman tidak Dek?"
"Nyaman kak,Mas Azzam baik"
"Kamu mau kalau Mas Azzam jadi suami mu?"
"Mau lah kan,siapa yang tidak mau dengan Mas Azzam,baik,ganteng,mapan juga,Eh tapi kakak jangan bilang ke Mas Azzam,Mira malu,ini kan seandainya"
Almira menundukkan kepala nya,Alisha tersenyum melihat tingkah adiknya itu.
"Kak,jangan bilang yah,please,Mira Malu"
"Iya iya,tenang saja,kakak tidak akan bilang"
Kalau Aku bilang ke Reihan,haduh bisa-bisa Reihan besok langsung dagang dengan Ummi nya,benar-benar aku di langkah nanti,Batin Alisha.
"Ya sudah,kakak ke kamar dulu ya,mau mandi"
"Iya kak"
•••Berjuanglah untuk melewati segala keterbatasan dan raihlah kesuksesan dimasa akan datang. Terus semangat dalam mengikuti ujian Ya Humairah.
Seseorang yang mampu bukanlah karna memang dia sudah serba tahu. Tapi seseorang yang mampu adalah orang yang MAU dan TAK LELAH untuk mencari ilmu.
Jangan lupa belajar untuk besok Humairahnya Mas. Teruslah belajar dengan girang, agar masa depan terang. semangat terus Kesayangan Mas •••
Walau cobaan senantiasa menerpa, jangan keluar kata menyerah untuk menggapai cita-cita.Terus berusaha dan selalu samangat Ya Humaira.
Almira tersenyum,
Kenapa ya aku ini sangat senang jika di panggil 'Humairah nya Mas' Apa ini bisa di kategorikan cinta? Batin Almira.
Almira memakan coklatnya,Manis,sedikit pahit.
Almira mengirim pesan pada Mas Azzam.
Untuk sepotong coklat hari ini,dan sepucuk yang menyertainya.
Bukan, Aku bukan sedang merindukanmu.
Tidak, Aku tidak sedang meratapi jarak ini.
Tetapi, benar, Aku tak sanggup memisahkan mu dengan hari-hari ku.
__ADS_1
Kau bagai kan garam dan rasa asin, bagaikan gula dan rasa manis, bagaikan brotowali dan rasa pahit.---->Send Mas Azzam.
Almira menertawakan dirinya,Kenapa aku bawa-bawa Brotowali segala ya,Batin Almira.
30 menit kemudian,Reihan membalas pesan Almira.Cukup lama memang karena Reihan sedang berada di cafe depan restoran nya.
Reihan📩
Kata-katanya cukup Manis,apa karena coklat dari Mas sangat manis,jadi Humairah bisa menulis kata Manis.Belajar yang rajin ya.
Almira.📩
Mana ada coklat rasanya manis sekali Mas,yang manis sekali itu yang mengirim coklatnya.hihi
Pasti Mas langsung Senyum-senyum sendiri ke GR an tuh.haha
Aku sudah belajar jauh-jauh hari,pas ujian tidak mau belajar lagi,hanya membuat kacau nantinya.
Reihan📩
Kamu tahu saja Mas ke GR an,Awas ya sudah membuat Mas senyum-senyum sendiri.
Oh Mas kira kamu sibuk belajar,makanya Mas tidak mau menggangu.
Almira tidak membalas pesan Reihan lagi karena tertidur.
Reihan terus saja menunggu balasan dari Mira,gemas karena tidak di balas,Reihan pun mengambil kunci mobilnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
(Mas dosen mau kemana kira-kira?hee)