
Tiga hari Rengganis di sibuk kan dengan membantu Wulan menghias rumah nya untuk acara pertunangan nya,acara pertunangan ini hanya untuk keluarga dekat saja,wulan tidak ingin mewah-mewah walaupun calon suami nya cukup kaya.
Rengganis begitu bahagia melihat sahabat nya akan segera memiliki tambatan hati.
Tengganis juga sudah tiga hari ini juga selalu menyempatkan mengantar mama nya jalan jalan keliling Jogja,sore atau malam nya ke rumah Wulan untuk membantu Wulan mempersiapkan acara ny,lelah namun sangat menyenangkan.
Hari ini mama dan papa Rafi sudah bersiap- siap pulang ke Bandung,Rengganis dan Raka mengantarkan nya sampai Bandara.
"Sayang,nanti jangan lupa ke Bandung Mama tunggu" Ucap Mama.
"Iya Mah,Minggu depan insyaallah Rengganis ke Bandung,Ganis juga kangen sama Mas Aby"
"Ya sudah mama berangkat dulu yah,"
"Ma,Pa,hati-hati,kalau sudah sampai rumah kabari Ganis ya"
Mama dan Papa pun mengangguk.
Setelah Mama dan Papa Rafi chek in,Raka dan Rengganis segera kembali ke rumah karena sore nanti Rengganis akan menghadiri acara pertunangan sahabatnya Wulan.
__ADS_1
***
Sore ini acara pertunangan Wulan,Rengganis akan datang dengan Aisha,di antar oleh Raka menggunakan mobil Bapak.
Rengganis ke pertunangan Wulan menggunakan gamis pink dengan model brukat selendang yang menempel di bagian bahu dan bunga-bunga kecil pada bagian pinggang,tak lupa pula jilbab warna pink segi empat yang di bentuk secantik mungkin dan menutupi dada nya,kaos kaki warna cream dan flat shoes warna cream pula serta dompet kecil warna pink,Rengganis sedikit memoles wajah nya dengan make up tipis dan lipstik pink,begitu nampak ayu,natural dan anggun.
Sedangkan Aisha menggunakan kebaya modern warna hijau,dengan baju brukat nya,dan rambut nya yang di biarkan tergerai,serta dompet kecil warna hijau di tangan nya.
Sesampai nya dirumah Wulan,Rengganis di sambut keluarga Wulan,Mama Wulan menyuruh nya ke kamar untuk melihat Wulan yang sedang di rias.Rengganis dan Aisha pun segera ke kamar Wulan.
"Hey calon manten,apa deg-deg an?"Tanya Rengganis pada Wulan.
"Sini berpelukan dulu,biar Wulan tenang" Ucap Aisha.
Mereka pun berpelukan lalu berdoa bersama agar acara hari ini lancar.
Keluarga Dimas sudah datang dengan rombongan nya,ada juga teman-teman Dimas disana,dan tentu nya keluarga dekat Dimas.
Rengganis dan Aisha yang mengapit Wulan ke ruang pertunangan,Wulan begitu cantik menggunakan kebaya warna merah dengan rambut nya yang di sanggul serta poni cantiknya,menambah kecantikan Wulan.
__ADS_1
Keluarga Dimas mulai mengutarakan niat nya,lalu Wulan serta keluarga nya pun menerima pinangan Dimas,terlihat Wulan dan Dimas begitu bahagia,Rengganis dan Aisha pun terlihat bahagia.
Namum Rengganis jadi teringat almarhum Mas Aby waktu melamar nya,tanpa terasa air mata pun menetes di pipi nya.
"Sha,Aku pamit ke depan dulu ya sebentar"
Rengganis langsung bergegas ke depan teras rumah Wulan,lalu terduduk lemas.
Terasa ingatan tentang Mas Aby,menyeruak lagi ke permukaan hati nya,dan rasanya begitu pilu,Rengganis pun meremas ujung jilbab nya,hiks hiks,lalu menengadahkan kepala nya,berharap tangisan nya terhenti.
Ternyata sedari tadi ada sepasang mata yang terus memperhatikan Rengganis dan mengikuti Rengganis menuju teras rumah Wulan.
Melihat Rengganis seperti menangis begitu pilu,seseorang tersebut akhir nya memberanikan diri memanggil Rengganis.
"Rengganis"...
"Rengganis"....
Rengganis pun menoleh dan terkejut.
__ADS_1
" Mas...."