Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Itulah laki-laki


__ADS_3

Satu Minggu berlalu, Rengganis sudah melupakan wajah dokter David yang mirip dengan Almarhum suaminya itu.


Minggu ini semua keluarga berkumpul di rumah.


Ayyubi sedang belajar berjalan dengan kakeknya menggunakan kursi kecil yang ia dorong, wajah gembulnya membuat mereka semua gemas, apalagi Ayyubi berjalan sambil terus tertawa kegirangan.


" Berenang yuk Kak" Ajak Almira pada Alsiha, Almira ingin olahraga hari ini berenang.


"Yuk Mbak Ganis kita berenang" Ajak Alisha.


"Tidak, kalian saja, mbak kan sedang melihat Ayyubi belajar berjalan" Mbak Rengganis menunjuk pada Ayyubi yang sedang terus belajar.


"Ikutlah dengan Adikmu Nis, biarkan Ayyubi dengan Papah"


"Oh ya sudah, nanti kalau Ayyubi menangis bilang Rengganis ya Pah"


Papah mengangguk, "Minggu itu waktunya mama dan papa bercengkrama dengan cucu"


Mereka bertiga berjalan ke kolam renang belakang dekat dengan taman, Alisha mulai menggunakan pakaian renangnya begitu juga dengan Almira, Mbak Rengganis melihat mereka berdua berenang. Rengganis mengawasi Almira.


Sudah 15 menit mereka berenang, Mereka akhirnya menepi.


Rengganis segera memberikan handuk pada mereka berdua.


"Kak Al kemana Mbak?"


"Mandi, Sedangkan suami kalian berdua ada disana" Mbak Rengganis menunjuk Reihan dan Hafiz yang sedang mengobrol di taman.


"Mbak Kak Al itu romantis tidak sih" Tanya Alisha.


"Ya kadang-kadang romantis, kadang-kadang ya biasa saja" Jawab Rengganis.


Alisha dan Almira meminum orange jus yang di buat oleh bibi lalu memberi pertanyaan lagi pada Rengganis.

__ADS_1


"Kenapa ya Mbak, romantisnya hanya kadang-kadang, kenapa tidak setiap saat, malah lebih terkesan hanya nafsu saja, kalau sudah ninu-ninu Baru deh mau belai-belai?" Alisha bertanya kembali seolah-olah sedang mencurahkan isi hatinya.


"Ya laki-laki dan perempuan itu berbeda Sha, kalau perempuan itu ingin selalu memberikan cinta nya perhatiannya lebih awal, baru lah meminta haknya, tapi kalau laki-laki itu karena pikirannya di penuhi dengan logika-logika jadi akan memberikan cinta nya romantisnya setelah mendapat haknya, laki-laki sudah pusing, tubuhnya panas, kepalanya nyut-nyutan, ia tidak bisa memberikan cinta dalam keadaan seperti itu, tapi setelah kita memberikan haknya terlebih dahulu baru deh tubuhnya sudah dingin, fikiran nya dingin, rileks, baru dia memberikan cintanya, membelai kita, menyatakan cinta"


["Thor Laki kamu gitu gak?" Tanya Alisha.]


["Hah...Aku? kayanya bener deh, bener itu apa kata Rengganis, Lakiku kalau habis d kasih haknya wuih minta ampun baiknya, langsung mendadak ke westafel nyuci piring, nyapu, nyuci baju, mandi pake air anget bun, tek Masakin air yah,Hahaha]


["Cukup Thor, malah panjang lebar lagi" Ucap Alisha]


["Iya Mangap dah, ya sudah lanjutkan lagi sana adegannya]


"Iya benar sekali seperti itu Mbak, tepat sekali,"


"Ya sudah, sekarang sudah tahu kan, jadi jangan menuntut banyak, tidak ada yang sempurna di dunia ini,bila pasangan kita banyak kekurangan, rasa 'menerima' itu yang akan menyempurnakan rumah tangga kita" Rengganis memberi pengertian kepada adik-adiknya yang baru mengarungi biduk rumah tangga kemarin sore.


"Iya Mbak", Alisha dan Almira mengangguk, mereka akan berganti baju terlebih dahulu.


Sementara Rengganis masuk ke dalam ingin melihat Ayyubi dengan kakeknya.


" Kakek, Ayyubi mau mandi dulu" Rengganis menirukan ucapan khas anak kecil.


Di ruang tamu terdengar suara ketukan pintu dan ucapan salam, Rengganis yang masih menggendong Ayyubi menuju ruang tamu terlebih dahulu untuk membukakan pintu.


"Waalaikumsalam"


*Ceklek...


Astagfirullah*, Batin Rengganis.


"Eh Dokter David"


Rengganis masih menggendong Ayyubi, sementara Mas Birru yang baru turun dari tangga langsung menanyakan pada papah Wijaya dimana Rengganis dan Ayyubi.

__ADS_1


Papah memberitahu bahwa Rengganis membukakan pintu, ada tamu datang.


Albirruni segera menuju ruang tamu,


Langkah Albirruni terhenti ketika melihat pemandangan yang membuatnya terkejut, Istrinya menggendong Ayyubi dan di sebelah istrinya ada seseorang yang sangat membuatnya terkejut, melihat pemandangan itu membuat dada nya bergemuruh, mereka berdua seolah-olah seperti sepasang keluarga kecil.


"Rengganis" Suara lantang Mas Birru menggema di ruang tamu.


***


Intermezo


Readers: Yah Thor...ngapa bersambung sih, nanggung tau


Author : Klo nanggung emang ga enak yah, haha ya udah lanjut episode berikutnya lah sabaar....


Readers : Lama Thor....


Author : Klo q sih emang suka nya yang lama...


Readers : Thor Lo mikirin apa sih?


Author: Emang lagi bahas apaan?


Readers: [ terpuk jidat] Ceritanya bersambung Thor


Author : Oh, aku kira ninu-ninu


Readers : Mesum dasar Lu Thor...


Author : Cekikikan di pojok lemari


[ Jangan lupa like komen dan Vote yah, Author mau capcus ke cerita sebelah yang udah berjalan 20 episode, mampir kesana yah Surat Cinta 2000]

__ADS_1


Salam sayang,


@Santipuji


__ADS_2