
Setelah makan bersama di panti akhirnya Rengganis dan Albirruni pamit pulang.
Karena sudah hampir sore,kemarin malam Albirruni sudah janji akan mengantarkan Rengganis ke rumah dan tinggal di rumah mama papa selama Rengganis hamil.
"Bu,Mbak indah,Mbak selfi dan semuanya kita pamit dulu ya" Ucap Albirruni.
Rengganis menyalami dan memeluk Bu Ratna,Selfi dan indah.
Setelah itu mereka berdua meninggalkan panti menuju mobilnya.
Birru menjalankan mobilnya dengan pelan karena Rengganis sedang hamil.
"Mas..."
"Hemm.."
Mas Birru melirik rengganis,"Kenapa?"
"Mas waktu belum nikah suka TP TP ya?"
"Hah..TP TP apa itu Nis? Tanya Albirruni bingung.
"Tebar pesona"
Birru tertawa terbahak-bahak.
"Kirain apaan,Mas mah tidak usah di tebar itu pesona juga sudah membuat orang terpesona sayang"
"Ih Mas PD banget" Ucap Rengganis kesal.
Birru lalu menggenggam tangan Rengganis.
"Sayang kenapa sih?"
"Mas,mbak indah itu kan menyukai Mas"
"Ya sudah biarkan saja"
"Mas tidak memberi harapan palsu kan ke Mbak Indah"
"Tidak lah,Mas ke panti datang berdonasi ketemu anak-anak,sudah pulang,hanya kadang Indah suka mengajak berdiskusi,ya Mas hanya sekedar diskusi lah,tidak lebih"
"Kamu tahu dari mana dia menyukai Mas?" Tanya Birru.
"Dari orangnya lah" Jawab Rengganis.
"Hah,hebat sekali dia mengatakan pada istri Mas langsung" Ucap Birru sambil terkekeh.
"Tapi Rengganis tidak marah kok Mas,Rengganis percaya dengan Mas"
Albirruni tersenyum lalu mengelus kepala Rengganis.
"Mas hanya mencintaimu,hanya kamu"
Wajah Rengganis langsung bersemu merah.
Karena perjalanan Mas Birru masih jauh,Mas Birru menyetel lagu menyetel lagu kesukaan nya yang menggambarkan isi hatinya juga.
Mas birru juga ikut menyanyikan,sesekali sambil menatap Rengganis.
🎼🎼🎼
Ku bersyukur memiliki kamu.
Ku bahagia ada di sampingmu.
Hati ini terasa tenang.
Bila kau selalu bersama diriku.
Ku terima kekurangan kamu.
Kau terima kekurangan aku.
Lengkapilah lembar jalanku.
__ADS_1
Untuk mengarungi di setiap langkahku.
Dari dalam hati kau takkan terganti.
Sampai nanti aku mati.
Dari dalam hati kau takkan terganti.
Ku cintai kau setulus hati.
Ku sayangi kau sepenuh hati.
Aku mohon kau tetap di sini.
Menemani aku sampai akhir nanti.
Kan ku jaga kau selama-lamanya.
Sampai raga tak lagi bernyawa.
Aku mohon kau tetap setia.
Menemani aku sampai akhir dunia.
Dari dalam hati kau takkan terganti sampai nanti aku mati.
Dari dalam hati kau takkan terganti.
Ku cintai kau setulus hati, ku sayangi kau sepenuh hati.
Aku mohon kau tetap di sini, menemani aku sampai akhir nanti.
Kan ku jaga kau selama-lamanya, sampai raga tak lagi bernyawa.
Aku mohon kau tetap setia, menemani aku sampai akhir dunia.
(Kangen Band)🎼🎼🎼
Tanpa terasa Rengganis tertidur,semenjak hamil Rengganis memang mudah kantuk.
"Ya Allah Ganis,Mas lagi nyanyi romantis,malah di ilerin" 🤦
20 menit kemudian sampai juga di rumah Papa Wijaya,Albirruni segera membangunkan Rengganis.Rengganis pun langsung terbangun lalu membuka pintu mobil dan melangkah ke dalam rumah.
"Assalamualaikum,Ma"
"Waalaikumsalam,"
"Waalaikumsalam"
Ternyata ada Papa dan Mama Aby,mereka langsung berpelukan.
"Sehat Ganis" Tanya Mama Aby.
"Alhamdullilah, sehat Ma,Mama Papa juga sehat kan.
" Mama dan papa sehat sekali,apalagi setelah mendengar kabar bahagia dari kalian"
Albirruni juga menyalami dan memeluk Papa dan Mama Aby.
Mereka duduk bersama,Mama Birru membawakan minuman dan cemilan.
"Mama dan papa sampai jam berapa?" Tanya Ganis.
"Baru 10 menit yang lalu Nis"
"Mau nginep disini?"
"Tidak sayang,Mama nginep di hotel,sekalian mah bulan madu juga" Ucap Mama Aby.
Rengganis tertawa lirih,ia sangat senang melihat keharmonisan Papa dan Mama Abymanyu.
Mereka duduk dan mengobrol bersama sambil menunggu papa Wijaya pulang kantor.
"Dulu lihat kamu kecil Al,sekarang tidak terasa kamu akan jadi seorang ayah" Ucap Papa Rafi.
__ADS_1
Albirruni tersenyum " Itu artinya Al semakin tua dan Papa Rafi sudah sepuh" Ledek Al.
"Yang terpenting jiwa muda" Ucap Papa Rafi sambil terkekeh.
"Al papa tahu saat ini pasti kamu sedang berbahagia karena kehamilan Rengganis,kamu juga pasti sedikit stress karena menghadapi istri yang rewel karena ngidam, atau kamu nanti yang sedang menanti saat-saat hari kelahiran tiba, berbahagialah dalam menyambut saat-saat itu. Karena ternyata kamu dipercaya untuk menjaga amanah tersebut. Berbahagialah karena tidak setiap pasangan bisa seperti kamu Al. Baik kamu sebagai seorang suami atau kah itu seorang istri. Kebahagiaan dalam menyambut si kecil keturunan dan generasi kita yang akan melanjutkan perjuangan kita, penerus riwayat keturunan kita."Ucap Papa Rafi.
"Anak adalah titipan dari Allah yang harus kita jaga sebaik mungkin, karena anak adalah investasi masa depan kita. Bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat. Bukankah anak yang soleh akan menjadi penyebab orang tua masuk surga? Oleh karena itu mulailah menjaga si kecil dari sejak dalam kandungan hingga ia lahir, beranjak besar hingga ia dewasa nanti." Ucap Mama Abymanyu.
"Tugas orang tua itu tidak hanya memberi anak semua kebutuhan dunianya semata, tapi wajib bagi orang tua untuk memberikan anak semua kebutuhan ukhrawinya. Mengajarinya Islam yang benar, mengenal Allah dan Rasul-Nya dan melaksanakan semua perintah dan larangan-Nya. Anak ibarat kertas polos yang siap dicorat-coret oleh orang tuanya. Oleh karena itu, orang tua ibaratnya sebuah pena yang akan menuliskan apa saja yang orang tuanya mau." Ucap Mama Birru.
"Jangan sampai sia-siakan amanah yang sudah Allah berikan,di luar sana banyak sekali orang tua yang menghendaki anaknya pintar,cerdas,Soleh Solehah,tapi jarang ada yang berdoa agar orang tua sendiri bisa menjadi orang tua yang sabar dan amanah" Ucap Papa Rafi.
Albirruni dan Rengganis mendengarkan dengan seksama apapun yang di katakan oleh orang tua mereka.
Rengganis merasa beruntung karena mempunyai mertua yang begitu perhatian dan baik padanya,mau mengajarkan kebaikan-kebaikan pada Rengganis dan Albirruni.
"Al,Rengganis harus melaksanakan amalan-amalan saat hamil tahu kan Nak" tanya Papa Rafi.
"Ia Pah Al tahu insyaallah akan Al laksanakan" Ucap Albirruni.
Mereka terus mengobrol tentang kehamilan anak dan membina rumah tangga yang baik agar selalu romantis walaupun sudah tua sekalipun.
Sudah hampir magrib Rengganis dan Albirruni pamit menuju kamarnya untuk mandi,begitu juga dengan Papa dan Mama Aby yang menuju kamar tamu untuk mandi dulu.Mereka akan kembali ke hotel nanti setelah makan malam bersama.
Sesampainya di kamar Rengganis langsung memeluk Albirruni.
"Sayang Aku bersyukur sekali memiliki keluarga ini,mereka mengajarkan kita tentang mendidik anak dengan baik"
"Iya sayang kita begitu beruntung memiliki mereka yang begitu baik dalam mendidik anak-anak"
"Mas Aku pernah membaca di sebuah buku,mendidik anak menurut sunah Rosulullah ada beberapa tahap."
"Umur anak-anak 0–6 tahun. Pada masa ini, Rasulullah s.a.w menyuruh kita untuk memanjakan, mengasihi dan menyayangi anak dengan kasih sayang yg tidak berbatas. Berikan mereka kasih sayang tanpa mengira anak sulung mahupun bongsu dengan bersikap adil terhadap setiap anak -anak. Tidak boleh dipukul sekiranya mereka melakukan kesalahan walaupun atas dasar untuk mendidik.
Sehingga, anak-anak akan lebih dekat dengan kita dan merasakan kita sebagai bagian dari dirinya saat besar, yang dapat dianggap sebagai teman dan rujukan yang terbaik. Anak-anak merasa aman dalam meniti usia kecil mereka karena mereka tahu anda (ibu bapak) selalu ada disisi mereka setiap masa."
"Umur anak-anak 7–14 tahun. Pada tahap ini kita mulai menanamkan nilai DISIPLIN dan TANGUNGJAWAB kepada anak-anak. Menurut hadits Abu Daud, “Perintahlah anak-anak kamu supaya mendirikan shalat ketika berusia tujuh tahun dan pukullah mereka karena meninggalkan shalat ketika berumur sepuluh tahun dan asingkanlah tempat tidur di antara mereka (lelaki dan perempuan). Pukul itu pula bukanlah untuk menyiksa, cuma sekadar untuk mengingatkan mereka. Janganlah dipukul bagian muka karena muka adalah tempat penghormatan seseorang. Sehingga, anak-anak akan lebih bertanggungjawab pada setiap suruhan terutama dalam mendirikan sholat."
"Umur anak-anak 15- 21 tahun. Inilah fasa remaja yang penuh sikap memberontak. Pada tahap ini, ibu bapa sebaiknya mendekati anak-anak dengan BERKAWAN dengan mereka. Banyak berbincang dengan mereka tentang perkara yang mereka hadapi. Bagi anak remaja perempuan,bekerjasama lah dengan mereka tentang kisah kedatangan ‘haid’ mereka dan perasaan mereka ketika itu.
Sehingga, tidak ada orang ketiga atau ‘asing’ akan hadir dalam hidup mereka sebagai tempat rujukan dan pendengar masalah mereka. Mereka tidak akan terpengaruh untuk keluar rumah untuk mencari kesenangan lain karena memandangkan semua kebahagian dan kesenangan telah ada di rumah bersama keluarga."
"Umur anak 21 tahun dan ke atas.Fase ini adalah masa ibu bapak untuk memberikan sepenuh KEPERCAYAAN kepada anak-anak dengan memberi KEBEBASAN dalam membuat keputusan mereka sendiri. Ibu bapak hanya perlu pantau, menasehati dengan diiringi doa agar setiap tindakan yang diambil mereka adalah betul.InsyaAllah dengan segala disiplin yang diasah sejak tahap ke-2 sebelum ini cukup menjadi benteng diri buat mereka. Ibu bapak jangan lelah untuk menasihati mereka, kerana kalimat nasihat yang diucap sebanyak 200 kali atau lebih terhadap anak-anak mampu membentuk tingkah laku yang baik seperti yang ibu bapak inginkan."
Ucap Rengganis panjang lebar.
"Semoga kita bisa mendidik mereka dengan Sebaik-baiknya ya sayang" Ucap Albirruni.
"Aamiin,Yuk sayang kita mandi dulu" Ucap Rengganis.
Mereka akhirnya mandi bersama lalu menunggu magrib tiba bersama.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.(Jangan lupa like komen dan Vote,makasih sayang ku)