Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Penjelasan Hafidz


__ADS_3

Pagi ini Hafidz bertekad akan ke kampus Alisha dan menjelaskan semuanya.


Hafidz sudah berada di kantor dosen tepat nya di bangku Alisha.Ia akan menunggu Alisha datang,jadi Ia datang lebih awal ke kampus.


Saat itu Raihan juga sudah datang sebelum Alisha,Raihan kaget di bangku Alisha sudah ada laki-laki kemarin.


"Ehmmm,Masih pagi Mas,jangan buat mood Bu Dosen tidak baik pagi ini,kasihan nanti mahasiswa yang jadi pelampiasan" Ucap Raihan sambil berlalu menuju meja nya yang jauh di belakang Alisha.


Hafidz tidak menggubris nya,Ia tetap diam duduk di bangku Alisha,Hafidz juga ingat Dia laki-laki yang membawa Alisha kemarin.


Alisha masuk ke ruang dosen dengan Rara teman sesama dosen nya,Alisha kaget saat melihat di tempatnya sudah ada Mas Hafidz.


"Mas,Ada apa lagi sih kesini nanti tunangan mu marah lagi,Aku tidak mau di cap pelakor lagi Mas" Ucap Alisha.


"Dia bukan tunangan ku lagi Sha"


Alisha seketika menatap Dokter Hafidz.


Raihan juga melihat interaksi antara Hafidz dan Alisha.


Hafidz menjelaskan pada Alisha dengan nada berbisik.


"Sha percaya Mas,Mas sudah memutuskan pertunangan ini dengan Nadia,Nadia membohongi Mas,mengaku kalau dia mempunyai penyakit yang mematikan,orang tua nya mendesak Papa Mas,Mas bingung harus bagaimana,semua ini karena terpaksa"


Ucap Hafidz dengan nada penuh penyesalan.


Alisha menatap Hafidz,kedua bola mata Hafidz bicara tentang kejujuran,haruskah Alisha memberikan kesempatan kedua untuk Hafidz.


"Tapi Mas,sepertinya Nadia belum terima dengan semua ini,lebih baik Mas menuntaskan permasalahan Mas dengan Nadia dulu,Aku tidak mau Dia teriak-teriak lagi mengataiku pelakor,Aku tidak suka" Ucap Alisha.


"Iya nanti Mas akan bicara lagi dengan Nadia,tapi kamu maafin Mas dulu yah"


"Ya nanti akan Alisha pertimbangkan"


"Sha Mas mohon maafkan Mas sekarang juga"


Hafidz berlutut pada Alisha.


"Mas jangan seperti ini,Iya iya Alisha Maafkan,sudah-sudah duduk,jangan seperti ini"


Hafidz lalu duduk kembali.


"Sha,Hanya kamu satu-satunya yang Mas cintai,tidak ada yang lain,Mas menunggumu,Mas tidak mengingkari janji Mas,Apa kepingan hati Mas yang di titipkan padamu masih ada?"Tanya Hafidz.


" Ummi,ingat jangan banyak makan manis-manis,apalagi menelan segala sesuatu yang Manis-manis,nanti penyakit diabetes ummi kambuh lagi,tidak baik untuk kesehatan manis-manis itu" Ucap Raihan dengan sedikit keras ketika sedang menelfon ummi nya.


Hafidz dan Alisha menoleh ke arah Raihan yang sangat berisik itu.


Raihan lalu berlalu meninggalkan kantor Dosen,pagi ini ada jadwal mengajar jam pertama.


"Mas sudah dulu yah,Alisha mau ngajar dulu" Ucap Alisha.


"Mas ikut yah Sha ke dalam kelas"


"Tidak boleh,nanti hanya membuat heboh"

__ADS_1


"Tidak kok"


"Tidak Mas"


"Ayolah Sha"


"Tidak"


Alisha langsung berjalan keluar dari ruangan dosen tanpa memperhatikan Hafidz yang terus merengek.


Hafidz tersenyum penuh kemenangan karena akhirnya ia bisa mendapatkan maaf dari Alisha.PR nya hanya membereskan masalah yang masih mengganjal dengan Nadia.


☘☘☘


Selesai mengajar jam pertama dan kedua Alisha kembali lagi ke kantor.


Di kantor sudah ada Raihan,Alisha ingin menanyakan perihal Raihan di restoran mewah yang seperti Mbak Rengganis ceritakan.


Alisha menghampiri Raihan yang fokus dengan laptopnya.


"Pak Raihan,Boleh aku tanya sesuatu?"


"Hemmm"


"Boleh apa tidak,jawaban apa itu Hemmm"


Raihan lalu mengangguk.


"Kenapa penampilan bapak di kampus dengan di restoran itu berbeda sekali" Tanya Alisha.


Ketika Raihan ingin menjawab tiba-tiba ponsel nya berdering,ada panggilan vidio call dari umi nya ternyata, Raihan langsung mengangkatnya.


"Assalamualaikum Umi"


"Waalaikumsalam Rai"


"Kenapa Ummi?"


"Nanti antar ummi ke swalayan ya Rai?"


"Oh oke Ummi,nanti Raihan segera pulang jika sudah selesai mengajar"


"Ya sudah bapak lanjutkan saja,aku kembali ke mejaku" Ucap Alisha.


"Itu suara Alisha ya Rai" Tanya Ummi.


"Iya Mi,"


"Mana,Ummi mau bicara sebentar"


Raihan berjalan menuju meja Alisha.


"Ummi mau bicara denganmu" Ucap Raihan sambil memberikan ponselnya pada Alisha.


Alisha kaget,Namun langsung menerimanya.

__ADS_1


Di layar ponsel Raihan sudah terpampang wajah cantik Ummi.


"Assalamualaikum Ummi?"


"Waalaikumsalam, Nduk,Piye kabarmu Nduk?"


"Alhamdullilah Ummi sehat,Ummi bagaimana?"


"Alhamdulillah Ummi juga sehat,"


"Syukurlah Mi"


"Sha nanti pulang ikut Raihan ya,Ummi mau ajak kamu pergi ke swalayan,Ummi kangen pengen ke mall sama anak perempuan,kan menantu Ummi tidak ada semua,bagaimana,kamu sibuk tidak?"


Sebelum Alisha menjawab,ponselnya langsung di rebut Raihan.


"Alisha sibuk Mi,jangan ganggu Dia,kan sudah ada Raihan," Ucap Raihan.


"Pak Raihan,Aku tidak enak dengan Ummi mu kenapa di jawab seperti itu"


Alisha langsung merebut lagi ponsel Raihan.


"Ummi,Alisha tidak sibuk kok,Iya nanti Alisha temani" Ucap Alisha sambil tersenyum.


Alisha berfikir untuk membalas kebaikan ummi karena sudah mengobati lukanya.


"Ummi tunggu ya Sha" Ucap Ummi dengan begitu senangnya.


Ponselnya kini sudah di Raihan,Raihan yang mengakhiri obrolan dengan Umminya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


(Kalian di tim Hafidz apa Raihan?)


Jangan lupa like komen dan Vote ya,hari ini author up 5 episode lhoo,vote yang banyak yah,makasih semua.

__ADS_1


__ADS_2