Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Menyelinap dalam kelas


__ADS_3

Pagi ini Alisha sudah berada di kampusnya,Alisha di antar papah nya ke kampus,Albirruni mengantar Almira,sudah di bagi tugas karena Alisha belum mau memakai mobil ke kampusnya.


Pagi ini ada mata kuliah yang harus di ajarkan ke mahasiswanya.


Alisha masuk ke dalam kelas,hatinya yang sedang semrawut seperti benang kusut membuatnya kurang berkonsentrasi.


Alisha mengajar seperti biasanya,tanpa di sadari di sudut kelas ada sosok yang sangat mengagumi dan mencintainya sedang mendengarkan penjelasan Alisha.


Hafidz menompang tangan pada dagunya,menatap gadis cantiknya sedang mengajar,rasanya Alisha bertambah cantik jika sedang mengajar.


Sampai selesai mengajar Alisha masih belum menyadari keberadaan Hafidz,hingga pelajaran selesai,Alisha berlalu meninggalkan kelas,Hafidz mengikutinya dari belakang di iringi dengan bisik-bisik mahasiswa dan mahasiswi lain.


"Cantik...Bu Alisha,Bu Alisha cantik" Sapa Hafidz.


Alisha tidak menengok ke belakang.


"Aldo,tumben kamu panggil saya ibu" Ucap Alisha.


Hah,siapa Aldo,Batin Hafidz.


Hafidz langsung lari ke depan Alisha.


"Siapa Aldo?" Tanya Hafidz.


Alisha kaget karena di depan nya ada Mas Hafidz.


"Hah,Mas Hafidz,Kok bisa ada disini?"


"Sejak tadi juga ada di kampus ini,ada di kelas yang kamu datangi tadi"


"Hah,masa sih Mas"


Ih apaan sih,kok aku jadi ramah ke Mas Hafidz,Batin Alisha.


Alisha langsung berjalan menuju kantor dosen,Mas Hafidz terus saja mengekor.


"Mas mau apa sih ikutin Alisha?"


"Pokoknya sebelum kamu mau bicara dengan Mas,Mas tidak akan pergi dari hadapanmu" Ucap Hafidz.


Alisha tetap Acuh,ia masuk ke dalam kantor dosen,ternyata Hafidz pun mengikutinya juga,dan duduk di tempat dosen yang lain nya.


Alisha melirik Hafidz,Ya Allah,Mas Hafidz ini nekad sekali,Batin Alisha.


"Mas,memang kamu tidak ada kerjaan apa ih,sana pergi bekerja"


"Aku shif sore,jadi pagi ini aku tidak sibuk"


Alisha membuka laptopnya lalu memeriksa materi yang akan di ajarkan nya nanti.


"Ehmmm...jika ada masalah lebih baik cepat selesaikan,jangan menghindari,itu hanya akan memperpanjang masalah" Ucap Raihan.


Alisha langsung menatap pada sumber suara,suara manusia es itu.


"Betul sekali" Ucap Hafidz.


"Ih apaan sih kalian berdua" Ucap Alisha.


"Hemm ternyata benar,memahami perempuan itu lebih sulit dari pada menghafal rumus fisika,kadang semakin diam,semakin salah,ketika mencoba menjelaskan dan mengecewakan tambah salah,hahahaha" Ucap Raihan yang berlalu keluar dari ruangan Dosen.


"Ih si batu,sekalinya banyak bicara malah tidak enak di dengar,"Gumam Alisha.


"Siapa Dia Sha?"


"Batu" Jawab Alisha cuek.


Hahaha, Hafidz tertawa.

__ADS_1


"Kok batu sih"


"Itu pertama kalinya aku melihat dia berbicara banyak,biasanya hanya hemm,ya,hemm,ya,Itu saja" Jawab Alisha.


"Ya sudah Mas pulang dulu ya Sha, jika kamu masih belum mau menemui Mas,Mas akan tunggu sampai kamu mau" Ucap Hafidz.


"Hemmm"


Alisha hanya membalas dengan deheman saja.Hafidz akhirnya keluar dari ruangan dosen,Ia menuju parkiran kampus,lalu langsung pergi dari kampus menuju kantor Albirruni.Ia ingin berkonsultasi dengan Albirruni.


☘☘☘


Siang ini Alisha sudah tidak ada lagi jam mengajar,Ia ingin langsung pulang,Ia berjalan menuju gerbang kampus untuk menunggu ojek online yang ia pesan.


"Kak Dosen,Ikut Aldo saja ayo"


Alisha kaget ada Aldo di belakangnya menggunakan motor sport.


Alisha langsung menimpuk lengan Aldo.


"Dasar anak kurang ajar,jangan panggil kakak,panggil ibu"


"Oke..oke,ayo bu cantik,Aldo antar sampai depan rumah dengan selamat sentosa sampai depan pintu kemerdekaan rumah ibu Alisha"


"Ehmmm,Alisha akan pulang dengan saya"


Alisha menengok ke belakang.


"Hah,Pak Raihan"


"Ih Bapak ini selalu saja ngrecokin Aku dan Kaka Alisha cantik"


"Kamu ini,kan banyak mahasiswa cantik disini,kenapa malah mengincar dosen,"


"Yee terserah aku dong Pak Raihan"


"Tidak usah pak,itu tukang ojek online nya sudah datang,terimakasih" Ucap Alisha.


Raihan langsung turun dari mobilnya,ia lari menuju tukang ojek yang Alisha pesan,lalu memberikan uang merahan pada tukang ojek tersebut.


"Ini buat Bapak,anggap saja ini yang order sudah sampai tujuan,Makasih banyak ya Pak" Ucap Raihan.


"Eh Mas ini kebanyakan"


"Sudah tidak apa-apa"


"Raihan,kamu apa-apaan sih" Ucap Alisha.


"Ayo naik mobilku" Ucap Raihan sambil menarik tas Alisha kembali.


Akhirnya Alisha menuruti kemauan Raihan,Alisha merasa bingung dengan Raihan si manusia es ini,tiba-tiba begitu ramah padanya.


Selama di mobil Raihan sama sekali tidak menanyakan dimana alamat Alisha,tapi jalan yang di lalui Raihan betul jalan menuju rumah Alisha,Alisha lagi-lagi di buat bingung oleh Raihan.


Sebelum sampai rumah Alisha,Raihan melihat ada pesta makanan khas Nusantara di sebuah taman.


Raihan menghentikan mobilnya,lalu mengajak Alisha untuk makan bersama.


Disana banyak sekali terpampang banyak makanan,mulai dari makanan ringan, kue, minuman tradisional, makanan tradisional, hingga makanan unik hasil inovasi anak negeri juga ada di pameran ini. Ada tahu tegal pletok, rendang, laksa, tahu Kok, nasi liwet, empal gentong, tengkleng, nasi jamblang, lontong cap gomeh, dan masih banyak lagi. Untuk minuman, ada minuman sehat tradisional, teh rosella, sop buah, dan berbagai minuman lainnya.


Selain santapan khas nusantara, pameran kuliner ini juga menawarkan makanan internasional. Ada hamburger, hotdog, takoyaki, dorayaki, sushi, dan beberapa makanan internasional lainnya.


Pengunjung bisa membeli makanan untuk dimakan di tempat atau dibawa pulang. Penyelenggara telah menyediakan meja dan kursi untuk pengunjung yang ingin menyantap makanan langsung di area pameran. Untuk memasuki are pameran, pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis.


"Wah,Pak Raihan tahu saja ada tempat seperti ini" Ucap Alisha.


"Sepertinya ini baru buka deh Sha"

__ADS_1


Alisha langsung melihat Raihan,


Dia memanggilku 'Sha',Batin Alisha.


"Ayo kita pilih-pilih makanan,Aku lapar"


Mereka menuju stand makanan lalu memesannya,Alisha memesan sate Maranggi,Takoyaki,Tahu tegal pletok,Es dawet,Raihan memesan Nasi liwet khas Sunda,Es teh Rosela.


Mereka makan di salah satu meja pengunjung.Mereka menyantapnya dengan berselera,jarang-jarang ada pameran kuliner seperti ini.


Alisha menyantap sate Maranggi nya dengan begitu nikmat,Raihan mengambil sate yang ada di tangan Alisha.


"Aku mau cobain"


Raihan langsung memakan nya.


"Ih jangan itu bekasku Pak"


"Hemm,kamu tidak TBC kan?"


"Tidak lah,enak saja"


Raihan langsung tersenyum.


Alisha pertama kalinya melihat Raihan tersenyum,dan rasanya lebih ganteng Raihan tersenyum dari pada dingin seperti es.


"Cepatan dong Pak Makan nya,aku mau berburu makanan lagi"


"Hah,kamu masih belum kenyang?"


"Belum" hehe Ucap Alisha sambil terkekeh.


"Badan mu kecil tapi makanmu banyak juga"


"Itu namanya anugrah Pak,Makan banyak tapi badan tetap langsing,"


"Dasar wanita"


Alisha tertawa,lalu berlalu menuju tempat es cream,ia membeli 3 rasa dalam satu cup,rasa strawbery,vanila,dan coklat.


Alisha memakan nya,dan sesekali melirik Raihan.


"Mau Pak?"


"Tidak Aku sudah kenyang sekali"


"Sedikit saja,cobain deh,ini enak,mereka membuat pakai cara tradisional Pak"Ucap Alisha sambil menyodorkan sendok es cream nya pada Raihan.


Raihan akhirnya mau mencicipi es cream dari Alisha.


Setelah itu barulah Alisha merasa kenyang,lalu Alisha meminta di antar pulang.


Raihan mengantarkan Alisha pulang.


Sesampainya di rumah Alisha,Alisha menawarkan Raihan untuk mampir ke rumahnya,tapi Raihan tidak bisa karena harus mengurus bisnis cafe nya hingga malam hari.


" Makasih banyak ya Pak" Ucap Alisha.


Raihan hanya mengangguk,


"Umur kita hanya selisih 2 tahun,jangan panggil Aku Pak" Ucap Raihan.


Alisha hanya tersenyum,


Memang ya hanya 2 tahun,Apa dia tahu tahun kelahiranku,Batin Alisha.


Alisha langsung masuk ke dalam rumah,Raihan pun langsung melajukan mobilnya menuju cafe miliknya.

__ADS_1


__ADS_2