
Hari kedua Ujian Nasional,Almira dan teman-teman nya masuk ke dalam kelas,Almira memang sudah sangat siap untuk menghadapi ujian Nasional ini,ya walaupun tidak di pungkiri ada sedikit rasa gugup.
Semua pelajar pasti akan merasa cemas jika sudah mendekati masa ujian nasional. Karena ujian merupakan proses yang menentukan berhasil atau tidaknya kita selama belajar. Meskipun sejak tahun 2015 Ujian Nasional atau UN bukan lagi menjadi penentu kelulusan, namun tetap saja rasa cemas masih kerap melanda para siswa untuk menghadapi UN.
Namun Almira mengatasi kecemasannya dengan caranya sendiri,
Almira menanamkan dalam hati nya bahwa Saya adalah juara.
Pada dasarnya, bedanya juara dan tidak juaranya terletak pada pola pikir yang dimiliki. Sebuah tindakan terwujud karena adanya pola pikir. Sebagai perumpamaan, orang dapat sukses karena tindakan yang ia lakukan, tindakan tersebut berawal dari pola pikir yang sukses. Kesimpulannya, kunci dari sukses adalah tanamkan dalam diri kalian pola pikir sukses untuk mendapatkan hasil yang sukses.
Lalu Almira Percaya pada diri nya sendiri jika dirinya pasti bisa.
Kunci sukses ketika meneghadapi Ujian Nasional selanjutnya adalah Percaya diri.
Almira juga menjaga kesehatannya dengan baik.Ketika sudah mendekati ujian, jangan lupa tetap jaga kesehatan. Jaga pola makan dan berolahraga secara teratur agar kondisi badan menjadi lebih bugar dan lebih semangat belajar.Jika sakit pasti konsentrasi pun akan terganggu.
Almira mengatur waktu belajar nya dengan baik.Biasanya ketika sudah mendekati ujian nasional, kebanyakan siswa terlalu memaksakan dirinya untuk belajar secara terus menerus tanpa memperhatikan waktu belajarnya dengan baik.Almira sudah belajar dari 3 bulan yang lalu,sudah di cicil sedikit demi sedikit,jadi ketika ujian Nasional berlangsung Almira sudah tidak membuka buku nya lagi,Ia lebih memilih untuk merilekskan otak nya.
Jangan belajar dengan cara SKS ya,(sistem kebut semalam) Hayo disini siapa yang seperti itu?? (Author tujuk jari,haha)
Tidak lupa juga Minta Restu kepada Orang Tua.Supaya ujian yang akan di hadapi berjalan dengan lancar,jangan lupakan doa dari orang tua. Mintalan restu dan doa kepada orangtua kalian agar ujian yang akan dihadapi berjalan dengan lancar dan mendapat hasil yang maksimal.
Setelah itu Banyaklah Beribadah dan Berdoa.Selain meminta restu kepada orangtua. Perbanyaklah berdoa. Karena Dia-lah penentu dari segala usaha yang dilakukan oleh manusia. Karena usaha yang dilakukan tanpa berdoa tidak akan berhasil dan termasuk orang yang sombong.
(Itulah sedikit tips dari Almira,ya untuk ujian kehidupan juga bisa lah,hehe)
Selesai mengerjakan soal-soal Almira dan teman-teman nya langsung keluar ruangan lalu menuju kantin,membeli es jeruk,untuk mendinginkan suasana panas tadi di kelas.
"Mira..." Sapa seseorang.
"Eh Rik,Ada apa?"
"Sini lah duduk aja bareng" Ucap Cindy.
"Boleh ya"
Riko pun langsung duduk bergabung dengan teman-teman yang lain.
"Mira setelah lulus akan melanjutkan kemana?" Tanya Riko.
"Ya paling aku di Universitas di sekitar Surabaya saja,tidak jauh,jadi tidak perlu kos,bisa pulang pergi,tidak jauh-jauh dari Mama"
"Anak mama dasar" Celetuk Lisa.
"Ya Masa Anak kucing" Ucap Almira.
__ADS_1
Semuanya tergelak.
Semua teman Almira juga rencana nya akan mendaftar di Universitas yang sama dengan Almira.
"Okeh,aku juga ikut daftar ah disana" Ucap Riko.
"Bukan nya kamu mau di luar negri ya Rik?" tanya Cindy.
"Tidak,aku juga tidak mau jauh dari keluarga"
Mereka terus membicarakan masa depan mereka di kantin.
***
Menuntut ilmu bukan semata – mata untuk meraih gelar sarjana atau doktor. Perbaharui niat ketika menuntut ilmu supaya manfaat dan tujuan bisa tercapai. Karena gelar kehormatan atau kedudukan yang tinggi secara otomatis akan diperoleh ketika ilmu bisa dimanfaatkan untuk diri sendiri maupun masyarakat sekitar.
Proses menuntut ilmu tidak selamanya menyenangkan. Akan ada permasalahan atau kesulitan yang menghampiri, disaat itulah lapang dada atau ikhlas bisa meminimalisir perasaan putus asa. Mampu menerima pahit dan getir ketika proses menuntut ilmu merupakan sarana pendewasaan diri manusia.
Menuntut ilmu tidak hanya di dunia sekolah saja,banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan ilmu,apalagi di era modern seperti ini.
Manfaat menuntut ilmu seseorang tidak akan terperangkap pada perbuatan atau tindakan yang salah. Kemungkinan untuk melakukan tindakan salah karena pengaruh dari orang lain juga sangat kecil. Orang berilmu akan punya landasan hidup yang kuat serta selalu berusaha menempatkan diri pada posisi yang ia anggap tepat.
Ilmu juga Bermanfaat Hingga Wafat
Ilmu juga bisa menjadi Sarana Menuju Surga.
Kelak pada kehidupan berikutnya manusia akan menempati suatu ruang bernama bernama surga. Lalu bagaimana bisa ilmu disebut sebagai sarana menuju surga? Tentu sudah dipaparkan pada poin pertama bahwa dengan ilmu seseorang bisa membedakan hal yang benar dan hal yang salah. Dengan pengetahuan akan kebenaran, manusia yang berpikir normal pasti akan berusaha semaksimal mungkin melakukan tindakan atau perbuatan yang benar serta menjauhi tindakan atau perbuatan yang dianggap salah bukan? Kebenaran itulah yang akan menghantarkan seseorang menuju tempat bernama surga.
Ilmu juga Meninggikan Derajat Manusia.
Derajat atau tingkatan manusia akan terangkat dengan ilmu atau pengetahuan yang dimiliki. Entah dimata Tuhan atau dalam pandangan sesama manusia, orang yang berilmu senantiasa mendapat penghormatan yang baik. Bahkan seseorang yang berada proses menuntut ilmu pun sudah mendapat pandangan positif dari lingkungan sekitar.
Ilmu Hal yang Berharga Selain Harta.
Dalam kehidupan ini manusia menganggap bahwa harta dan kekayaan adalah 2 hal yang paling berharga. Lalu apakah ada hal lain yang memiliki nilai lebih dibanding harta dan kekayaan? Jawabannya tentu ada. Apa hal yang mempunyai nilai lebih dan paling berharga di muka bumi ini selain ilmu? Harta dan kekayaaan yang melimpah akan membuat seseorang berusaha menjaga supaya harta tersebut tidak hilang. Berbeda dengan ilmu yang mampu menjaga diri manusia serta dapat mendatangkan harta.
Seseorang yang kaya saja tidak akan bisa bertahan pada keadaan melimpah yang ia jaga. Akan tetapi orang berilmu yang mampu mengolah keadaan yang dapat mendatangkan harta secara berkesinambungan dalam jangka waktu lama dengan pengetahuan yang ia miliki.
***
Reihan menghampiri Alisha,Reihan ingin menitipkan Coklat untuk Almira.
"Sha...titip ini ya untuk Humairah ku" Ucap Reihan sambil memberikan coklat itu,ada selembar kertas nya juga.
"Kenapa tidak memberikan nya langsung saja"
__ADS_1
"Almira sedang ujian Nasional, Aku tidak ingin mengganggu nya"
"Oh sweet sekali,beruntung nya adik ku"
"Tolong yah"
"Iya,eh,ada suratnya,aku baca ya" Ledek Alisha.
"Jangan Sha,jangan kepo"
"Aku hanya ingin tahu,bagaimana sih batu es di cairkan ABG,hahaha" Ucap Alisha sambil tertawa.
"Awas saja kalau di buka"
"Iya iya tenang saja,Sudah sana kembali lagi ke kelas"
Reihan berterimakasih pada Alisha,lalu kembali lagi ke kelas untuk mengajar.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
(Jangan lupa like,komen dan Vote,Vote yang banyak yah,biar author makin semangat)
__ADS_1