
Tidak terasa sudah di penghujung Minggu.
Rencananya hari ini Mama,Kak Alisha dan Almira akan berbelanja kebutuhan makanan untuk nanti menjamu keluarga Hafiz.
Mereka pergi ke swalayan di antar oleh mang Ujang,Rengganis tidak ikut karena baby Ayyubi masih kecil,Papa dan Mas Birru juga tidak ikut karena harus menyelesaikan pekerjaan kantor yang sedang banyak Sabtu ini.
Mereka siang ini sudah berada di swalayan,Mereka membeli buah-buahan yang masih segar,Sayuran,Mama rencananya akan membuat soto Lamongan.
Saat mereka sedang berbelanja tiba-tiba ada pencopet yang sedang di kejar-kejar masa,Almira dan Alisha begitu bergidik melihat pencopet itu sedang menodong kan pisau pada mereka yang ingin menangkapnya.
Alisha yang sedang memegang buah lantas langsung lari,Ia melempar buah apel tepat ke tangan pencuri itu sehingga pisau pencuri itu langsung terjatuh.
Pengunjung ikut menangkap pencuri itu,pencuri itu hampir saja di keroyok pengunjung tapi untung nya di cegah oleh Pak satpam,pencuri itu di bawa oleh satpam untuk di amankan.
"Ih kak Alisha,Ngeri sekali" Ucap Almira.
"Alisha kamu ini,mama takut kamu kenapa-kenapa" Ucap Mama.
"Sudah tidak apa-apa Mah" Ucap Alisha.
Mereka melanjutkan berbelanja kebutuhan pokok,mereka melanjutkan berbelanja baju,Alisha membeli baju baru untuk acara lamaran nya nanti.
"Kamu tidak beli Mir?" Tanya Alisha.
"Tidak ah,Mira pakai gamis saja Kak"
"Pilih sekalian Lhoo,nanti juga kamu akan di lamar setelah kakak"Ledek Alisha.
" Di lamar siapa?" Tanya Mama.
"Ya Reihan lah,siapa lagi"
"Almira masih kecil Sha,kasihan nanti belum dewasa" Ucap Mama.
"Tapi Reihan dewasa,Reihan pasti bisa bimbing Mira,Mama jangan menganggap Almira masih kecil terus Ma" Ucap Alisha.
"Ya sudah lihat saja nanti bagaimana,sekarang urus dulu keperluan mu ya Sha"
"Ya Ma"
Alisha masih sibuk memilah milih,sementara Almira duduk di area toko itu,Mama juga membantu Alisha memilih baju.
Seseorang memanggil Almira.
"Mira...Sedang apa Nak?"
"Eh Ummi,Aby,Mira sedang mengantar mama dengan Kak Alisha membeli baju"
Almira langsung mencium tangan Ummi dan Aby Reihan.
"Ummi sedang jalan-jalan berdua dengan Aby?"
"Iya,mengenang masa muda,main ke mall" Jawab Aby.
"Wih mantap sekali,romantis hingga menua ya By"
"Ya iya dong"
Alisha dan Mama sudah selesai membeli baju,mereka menghampiri Almira.
"Eh,Umi dan Aby Reihan" Ucap Mama.
Mama dan Alisha berjabat tangan dengan Ummi.
__ADS_1
"Sedang borong baju ya" Tanya Ummi.
"Tidak,ini nanti malam ada acara lamaran Alisha, Ummi dan Aby datang yah,makan malam bersama nanti,kan Saya belum pernah mengajak Umi dan Aby ke rumah" Ucap Mama.
"Insyaallah ya Bu"
"Maaf ya Mi,By,Mira dan Mama juga kak Alis mau pulang dulu,mau siap-siap masak di rumah" Ucap Mira.
"Oh iya silahkan"
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Mereka bertiga memutuskan untuk langsung pulang.Mang Ujang menunggu mereka di parkiran,Mereka langsung menaiki mobil dan bergegas pulang ke rumah.
Sampai di rumah Mama,Alisha dan Almira menuju dapur,menyimpan sayur dan buah di kulkas,serta bersiap-siap untuk memasak.
Mbak Ganis datang untuk membantu,Almira menjaga Dede Ayyubi yang sedang tertidur di depan ruang TV.
Almira merebahkan tubuhnya di sofa depan TV di samping Ayyubi.
Ponsel Almira berdering tanda ada panggilan masuk,ternyata dari Mas Azzam.
"Assalamualaikum, iya Mas"
"Waalaikumsalam, sedang apa?"
"Sedang rebahan dengan Ayyubi,lelah habis dari mall tadi,membeli keperluan untuk nanti malam."
"Oh kasihan nya Humairah nya Mas,"
"Mas sedang apa?"
"Hah,?"
"Iya,Humairah sedang rebahan di sebelah Ayyubi kan,jadi Mas sedang membayangkan jadi Ayyubi saja" Ledek Reihan.
"Kebiasaan deh Mas Azzam"
"Kebiasaan apa,kebiasaan mencintaimu?"
Di sebrang sana wajah Almira sudah memerah,Mas Azzam selalu membuatnya seperti ini,rasanya selalu membuat jantung Almira dag dug duer. (petasan mereun)
"Eh Mas,tadi di mall ngeri deh,Ada pencuri gitu bawa pisau,untung aja kak Alisha lempar apel ke tangan pencuri itu,jadi pisau nya jatuh deh,hadeh zaman sekarang ya Mas,nekad mencuri di keramaian"
"Ya itulah tuntutan hidup Mir,kadang membuat orang menjadi gelap mata,hidup ini sudah sangat berat,jika tidak di imbangi iman dan taqwa ya jadilah seperti pencuri tadi,tidak takut apapun,bahkan tidak takut dosa sekalipun"
"Iya Mas,Mereka mungkin terdesak masalah ekonomi"
"Tapi perlu kamu tahu ya Humairah,Sejahat-jahat pencuri adalah yang mencuri dari shalatnya”
" Maksud Mas Azzam apa?kok bisa orang mencuri sholat?"
"Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda,
أَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِي يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ، قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ وَكَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ؟ قَالَ: لاَ يُتِمُّ رُكُوْعُهَا وَلاَ سُجُوْدُهَا.
“Sejahat-jahat pencuri adalah yang mencuri dari shalatnya”. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mencuri dari sholat?”. Rasulullah berkata, “Dia tidak sempurnakan ruku dan sujudnya” (HR Ahmad no 11532, dishahihkan oleh al Albani dalam Shahihul Jami’ 986)
Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menganggap perbuatan mencuri dalam shalat ini lebih buruk dan lebih parah daripada mencuri harta.
Tuma’ninah ketika mengerjakan shalat adalah bagian dari rukun shalat, shalat tidak sah kalau tidak tuma’ninah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepada orang yang shalatnya salah,
__ADS_1
إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَكَبِّرْ ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنْ الْقُرْآنِ ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ثُمَّ افْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلَاتِكَ كُلِّهَا
“Jika Anda hendak mengerjakan shalat maka bertakbirlah, lalu bacalah ayat al Quran yang mudah bagi Anda. Kemudian rukuklah sampai benar-benar rukuk dengan tumakninah, lalu bangkitlah (dari rukuk) hingga kamu berdiri tegak, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud dengan tumakninah, lalu angkat (kepalamu) untuk duduk sampai benar-benar duduk dengan tumakninah, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud, Kemudian lakukan seperti itu pada seluruh shalatmu” (HR Bukhari 757 dan Muslim 397 dari sahabat Abu Hurairah)
Para ulama mengambil kesimpulan dari hadits ini bahwa orang yang ruku’ dan sujud namun tulangnya belum lurus, maka shalatnya tidak sah dan dia wajib mengulangnya, sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berkata kepada orang yang tata cara shalatnya salah ini, “Ulangi shalatmu, sejatinya Anda belumlah shalat”"
Almira terdiam,"Ya Allah Mas,Almira suka ruku' buru-buru,sujud buru-buru,bahkan masih membaca bacaan sujud tapi sudah mau bangun dari sujud"
"Ya sudah,sekarang sudah tahu,jangan di ulangi yah,Kemarin sudah Mas jelaskan juga kan,nanti di Akhirat yang pertama akan di hisab adalah sholat nya,jika sholatnya baik maka keseluruhan di nilai baik oleh Allah"
"Iya Mas,Terimakasih ya Mas sudah memberi tahu"
"Mau tahu lebih banyak tidak?"
"Mau dong,belajar gratis"
"Ya jadi Makmum Mas dulu,Makmum dalam rumah Tangga,nanti Mas bimbing"
"Ih Mas ini selalu saja nyambung nya kesana"
Reihan tergelak.
"Oe...oe...oe"
Ayyubi terbangun.
"Mas sudah dulu ya,Ayyubi bangun,aku mau gendong Ayyubi dulu,Mbak Ganis sedang memasak,assalamualaikum"
"Oke,waalaikumsalam"
Almira segera meletakan ponsel nya lalu menggendong Baby Ayyubi dalam dekapan nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hayo...siapa yang masih jadi pencuri dalam sholatnya?Ayo mulai berubah dari sekarang,Semangat....Semangat untuk terus menjadi baik.
Jangan lupa like komen dan Vote...Vote ....Vote biar dapet rengking 20 besar.Maksih pembaca setia,Love All.
@SantyPuji
__ADS_1