
Sore ini Alisha mendapat kabar bahwa sidang skripsi nya akan di laksanakan hari Rabu,ia begitu sangat senang mendapat kabar baik itu.Ia berlari ke bawah menuju ruang TV,disana sudah berkumpul semua menonton TV dan ngeteh bersama.
"Mama,Alisha dapat kabar akan sidang nanti hari Rabu, Yee,Alisha pengen cepat sekali lulus biar bisa disini terus,apalagi nanti akan ada ponakan baru" Ucap Alisha sambil merangkul Mama nya.
"Berarti besok sudah harus kembali ke London" Ucap Papa.
"Iya Alisha packing nanti malam Pah"
"Mbak Ganis bagi tips biar tidak grogi nanti saat sidang"
"Yang terpenting kamu menguasai apa yang kamu tulis,jika kamu menguasai apapun yang di tanyakan pasti bisa di jawab,tenang saja mereka juga memberi pertanyaan ya seputar apa yang kamu tulis dalam skripsi Sha" Jawab Rengganis.
"Betul sekali" Ucap Albirruni.
"Oke Alisha akan belajar dengan giat"
Adzan magrib berkumandang,mereka semua menuju masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah.
Sepulang dari masjid Rengganis mengambil mushaf nya lalu mengaji di atas ranjang nya.
Selesai mengaji Rengganis mengelus perut nya dan mendoakan anaknya yang ada di dalam perut.
Ya Allah Ya Tuhanku.
Jadikanlah anak-anakku dan keturunanku menjadi orang sholeh.
Berikanlah mereka ilmu pengetahuan seluas samudera.
Berikanlah mereka ketaqwaan didalam hatinya.
Kuatanlah iman didalam sanubarinya.
Terangilah anakku dengan sinar keilmuan.
Ya Allah ya Tuhanku..
Terimalah doa untuk anak ku ya Allah.
Berikanlah keberuntungan disetiap langkahnya.
Berikanlah kesehatan di dalam raganya.
Berikanlah karomah di dalam ruhnya.
Ya Allah ya Tuhanku.
Berikanlah kepada anakku teman-teman yang baik-baik, dan perbaikilah teman-temannya.
Berikanlah kepada anakku guru-guru yang baik-baik, dan perbaikilah guru-gurunya.
Ya Allah ya Tuhanku.
Aku hanya bisa memohon.
Aku hanya bisa berserah diri kepada Engkau.
Terimalah doaku untuk anakku ini ya Allah.
Amiin amiin ya Robbal Alamiin.
Rengganis masih terus mengelus perut nya.Birru yang baru keluar dari kamar mandi langsung menghampiri Rengganis,lalu naik ke atas ranjang juga,mengelus perut Rengganis.
"Assalamualaikum Anak papah,sedang apa di dalam" Ucap Mas Birru seolah-olah ia sedang berdialog dengan baby nya.
"Waalaikumsalam Papah,dede sedang berenang" Jawab Rengganis sambil tersenyum.
"Waduh,anak papah sudah pandai berenang"
"Iya biar berenang sama Papah nanti kalau sudah besar"
"Pinternya anak papah,sini papah cium"
Birru malah mencium pipi Rengganis.
"Ih papah nakal ya de,modus de" Ucap Rengganis.
Birru tersenyum lalu,mencium perut Rengganis.
__ADS_1
"Sudah Ayo ke bawah Mas Ganis lapar"
"Ayo Sayang"
Mereka lalu ke bawah menuju meja makan,mereka makan malam bersama.
***
Tok...tok..tok
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Almira membuka pintu nya.
"Eh Kak Hafidz,Masuk kak,yang lain sedang makan kak"
Hafidz masuk lalu duduk di ruang tamu.Almira menuju meja makan kembali.
"Kak Al,Ada kak Hafidz itu" Ucap Almira.
"Memangnya mencari Kakak,mungkin saja mencari Alisha" Ucap Birru sambil tersenyum.
"Ih kakak ini,Dia itu teman mu,jelas mencari kakak lah" Ucap Alisha.
"Yah siapa tahu sedang mencarimu,siapa tahu sedang berjuang untuk mengakhiri masa jomblo dan lajang nya" Ucap Birru sambil tertawa,lalu segera menyelesaikan makan nya.
"Mama kak Al" Ucap Alisha.
"Sudah Al,jangan meledek adikmu terus" Ucap Mama.
Birru hanya tersenyum, setelah selesai makan Birru berjalan ke ruang tamu menemui Hafidz.
"Semangat berjuang Fidz" Ucap Albirruni.
Hafidz tertawa,"Kamu memang calon kakak ipar yang baik"
"Eits,tidak menerima pacaran lhoo yah,"
"Sip Bos,Aku juga sudah tua"
"Mbak Ganis kita nonton saja yuk,Aku punya film bagus"
"Jangan film Drakor yang kemarin lagi sha,Mbak tidak suka" Ucap Rengganis.
"Bukan,ini film Indonesia kok"
"Aku ikut" Pinta Hafidz.
"Ya sudah ayo kita nonton bersama"
Mereka berempat ke ruang TV menonton film yang Alisha pilih yang berjudul "Wedding agreemen"
Film di putar,di mulai dari adegan pernikahan,lalu kontrak pernikahan.
Rengganis malah mencubit Mas Birru.
"Itu kenapa juga harus ada kontrak pernikahan,jika tidak mau menikah ya sudah lah kan kasihan yang perempuan"
"Aw...haduh,,habis lah aku ini" Ucap Birru lirih.
Alisha tertawa melihat Rengganis yang gemas dan memukul-mukul Mas Birru.
Apalagi saat adegan pacarnya datang,kebetulan yang menerima tamu istrinya.
Rengganis malah menangis.
"Ya Allah itu pasti sakit banget perasaan istrinya,Hiks hiks"
"Alisha ganti film lain saja,haduh kamu ini kan tahu mbak mu sedang hamil,pasti mudah baper" Ucap Birru.
"Tanggung Mas ih," Ucap Rengganis.
"Ya tapi jangan sambil mukulin Mas juga kali Nis,Ayo Fidz kita ke ruang tamu saja,bisa pegal-pegal nanti badan ku disini terlalu lama"
Hafidz juga malah tertawa dengan renyahnya.
__ADS_1
Albirruni dan Hafidz mengobrol di ruang tamu,Birru memberi tahu bahwa besok Alisha akan berangkat lagi ke London karena harus menjalani sidang skripsinya.
Birru juga menyarankan Hafidz untuk sabar dan pelan-pelan saja mendekati Alisha.
Hafidz mengerti lalu Hafidz meminjam pulpen dan kertas kosong,Hafidz ingin membuat surat untuk Alisha,walaupun zaman sudah canggih tapi ada kalanya mencoba hal baru agar mudah di kenang.
Birru memberikan pulpen dan kertasnya,Hafidz lalu merangkai kata demi kata tentang isi hatinya,tentang cinta seorang anak manusia.
Setelah selesai,Hafidz berpamitan ingin pulang,Birru memanggil Alisha,Rengganis dan juga Mama Papa.
Mereka mengantarkan Hafidz sampai depan pintu.Hafidz menempelkan surat itu pada jemari Alisha,Alisha kaget,hingga Alisha Reflek menerimanya tanpa ada yang tahu.
"Assalamualaikum semua"
"Waalaikumsalam" Jawab mereka berbarengan.
Mobil Hafidz sudah keluar dari gerbang.
Alisha menggenggam surat itu,lalu masuk ke dalam kamar nya.
Alisha melihat bagian depan surat itu.
Kalau saja cinta bersuara
Mampukah ia mengatakannya padamu?
Kalau saja cinta berbunga
Mampukah ia mekar di hatimu?
Kalau saja cinta adalah jarak
Tak mampukah mendekatkan kita sedekat nadi?
Alisha tersenyum.Ia lalu membuka lipatan suratnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.(Kira-kira isi suratnya apa yah,di depan nya saja sudah puitis,hehe,jangan lupa like komen dan Vote,makasih semuanya)
.
.
.
.
.................................................................................................................................................................
Cinta pada dasarnya adalah bukanlah suatu yang kotor. Karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram.
Cinta mengandung segala makna kasih sayang, keharmonisan, penghargaan dan kerinduan, di samping mengandung persiapan untuk menempuh kehidupan di kala suka dan duka, lapang dan sempit.
Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya. Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan. Tapi di samping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik.
__ADS_1
Islam adalah agama fitrah karena itulah Islam tidaklah membelenggu perasaan manusia. Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia. Akan tetapi Islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga, dirawat, dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya.