Aku Janda Tapi Perawan

Aku Janda Tapi Perawan
Kepulangan Alisha


__ADS_3

Keluarga Albirruni sekarang sudah berada di bandara,mereka sudah di Jogja selama 1 Minggu,kini saatnya Albirruni dan keluarga kembali lagi ke Surabaya.


Rengganis juga sudah mulai membaik,sedikit demi sedikit sudah mulai mengikhlaskan,tidak ingin terus meratapi,lebih baik banyak-banyak mendoakan saja.


Rengganis juga akan memantau Raka dari jauh,menasehati Raka agar menjaga Bapak nya,harus bisa menjadi kebanggaan orang tua,tidak perlu bergaul dengan hal-hal yang tidak baik.


Mereka kini sudah berada di dalam pesawat,Albirruni terus saja menggenggam tangan Rengganis.Dan kadang memberikan kata-kata manis atau gombalan saat di dalam pesawat agar Rengganis tersenyum.


"Sayang"


"Emmm"


"Coba lihat awan itu,bagus yah" Ucap Birru.


"Iya Mas"


"Awan apa yang bikin seneng?" Tanya Birru.


"Awan Birru,awan Cerah"


"Salah"


"Terus apa dong?"


"Awanna be with you." ( I wanna be with you)


Rengganis tersenyum,Mama yang ada di sebelah Birru juga tersenyum,tidak menyangka anak laki-laki nya begitu konyol.


"Ganis sayang tidak sama Mas"


"Sayang lah Mas"


"Sebesar apa?"


"Ya tidak bisa di ukur,Mas sayang tidak dengan ku"


"Tentu lah,sayang banget malah,kamu tahu tidak Rasa sayang Mas ke kamu sama kaya power ranger pas lagi gak ada monster"


"Hah?"


Rengganis bingung,lalu Birru melanjutkannya perkataan nya lagi.


"Ga Berubah"


Rengganis langsung tertawa,begitupun Mama,Papa yang sedari tadi memperhatikan juga ikut tersenyum.


Sebelum Birru melanjutkan lagi menggombalnya,Papa sudah menyerobot duluan.


"Mama,Papa mau kasih tau ya, di atas langit masih ada langit, tapi kalo di bawah langit, masih ada Papa yang tulus mencintai mama selamanya" Ucap Papa Wijaya kepada Mama.


Mama langsung menepuk lengan Papa Wijaya dengan wajah memerah.


"Ya ampun,ternyata Mas Birru sifat gombal nya turun dari gen Papah ya" Ucap Rengganis.


Birru dan Papa malah langsung tos dengan tangan mereka.


"Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Berbuat baiklah pada para wanita. Karena wanita diciptakan dari tulang rusuk. Yang namanya tulang rusuk, bagian atasnya itu bengkok. Jika engkau mencoba untuk meluruskannya (dengan kasar), engkau akan mematahkannya. Jika engkau membiarkannya, tetap saja tulang tersebut bengkok. Berbuat baiklah pada para wanita." (HR. Bukhari Muslim)

__ADS_1


Menyenangkan hati istri tidak masalah,walaupun dengan gombalan,kadang dengan gombalan saja sudah membuatnya merasa bahagia dan tersipu malu seperti mama mu ini" Ucap Papa Wijaya.


"Ih Papa ih" Ucap Mama.


"Ada ungkapan yang bagus dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, "Lembutlah kepada gelas-gelas kaca (maksudnya para wanita).Wanita itu di sayangi,di kasihi,dalam ucapan ataupun perbuatan Al" Ucap Papa Wijaya.


" Iya Pah,Pastinya,Birru akan banyak belajar dari Papa dan Mama"


***


Tanpa terasa mereka sudah sampai dis Surabaya,Papa Wijaya sudah menelfon supirnya untuk menjemput.


Dan sopir Papa Wijaya sudah berada di lobby bandara.Papa dan yang lainnya segera menuju lobby.


Mereka segera menaiki mobil dan mobil pun melaju menuju rumah Papa Wijaya.


Sesampainya di rumah Papa Wijaya Rengganis dan Albirruni segera masuk ke kamar untuk istirahat.


"Sayang nanti sore periksa dede bayi yah kan dede naik pesawat tadi,takut kenapa-napa"


"Iya Mas,"


"Ya sudah sekarang rebahan,Mas pijitin kaki sayang"


"Tidak Mas,tidak perlu memijatku,Ganis merasa tidak sopan Mas"


"Kamu bicara apa sayang,kamu istri Mas, tidak apa-apa,"


Birru langsung saja memijat betis Rengganis,Birru pernah membaca artikel wanita hamil kaki nya mudah bengkak,jadi ia berinisiatif untuk memijat kaki Rengganis agar tidak bengkak.


Kudambakan jalinan kasih antara kita


Suci mulia adanya.


Penuh kasih sayang dan kelembutan.


Dilandasi kesetiaan dan keikhlasan berkorban


Dijauhkan dari titik noda dan hal-hal yang sia-sia.


Kudambakan jalinan kasih kita dilimpahi rahmat dan ridha Illahi.


Berangkat dari niat fitri menunaikan ajaran suci.


Membangun kebersamaan penuh kerukunan.


Merajut sulam kehidupan tenteram damai


Serba indah dan penuh berkah.


Kudambakan bahagia kita lestari sepanjang masa, suamiku...


Karena segala nikmat karunia-Nya dirawat sepenuh jiwa.


Kita pegang teguh amanat seraya menjauhi dusta dan khianat.


Kita rajut sulam kebersamaan.

__ADS_1


Dengan saling menyayangi dan mengasihi penuh rasa.


"Kenapa melihat Mas terus" Tanya Birru yang menyadari Rengganis sedari tadi memperhatikan nya terus.


"Mas ganteng,"


Birru tertawa,"Baru sadar ya suamimu ini ganteng"


"Mirip Lixian"


"Siapa itu Lixian?"


"Itu lhoo Mas pemain drama cina kesukaan author" (((Upzzzz)))


"Bisa saja,lebih ganteng Mas lah"


"Ih PD"


Birru tertawa lagi.


Tok...tok...tok


"Iya Ma" Ucap Birru.


"Eh Mama bukan sih"


Birru langsung membuka pintu nya,Alisha langsung masuk dan memeluk Birru.


"Kakak"


"Eh Alisha,kapan datang Dek" Tanya Ganis yang langsung bangun dari rebahan nya.


"Baru saja Mbak"


Alisha melepaskan pelukannya pada Birru lalu langsung bergantian memeluk Rengganis.


"Mbak Alisha kangen,Mbak yang sabar yah, Mbak kan wanita hebat"


Rengganis mengangguk dan tersenyum lalu melepaskan pelukan Alisha.


"Eh sebentar,seperti ada berbeda"


Rengganis memperhatikan penampilan Alisha yang kini berjilbab dan menggunakan rok.


"Ya Allah adik Mbak cantik sekali"


Alisha langsung tersipu malu.


"Ah Mbak bisa saja"


"Lihat Mas adik mu,sangat cantik dengan balutan jilbab nya"


Birru lalu tersenyum dan bersyukur karena Alisha sudah mau memperbaiki penampilan nya.


"Mbak Aku istirahat dulu yah,Mbak juga harus banyak istirahat yah,Nanti kita mengobrol lagi,sepuasnya"


"Oke" Rengganis mengacungkan jempolnya.

__ADS_1


__ADS_2