
Sesampainya di London Alisha langsung menghubungi keluarga nya,ia ingin menghubungi Dokter Hafidz tapi ragu,entah lah tiba-tiba timbul perasaan malu.
Perasaan malu bercampur rindu,ah rindu,apa benar rindu,atau hanya penasaran saja.
Alisha tersenyum memikirkan perasaanya sendiri.
Akhirnya Alisha memutuskan untuk vidio call Hafidz,tapi tidak di angkat,mungkin Hafidz sedang ada pasien atau mungkin sibuk ada oprasi.
Lalu Alisha mengirim pesan pada Hafidz.
Assalamualaikum, Mas aku sudah sampai dengan selamat Alhamdulillah.
Lama tak kunjung di balas,Alisha akhirnya mengistirahatkan badannya di kasur.Tak butuh waktu lama Alisha langsung terlelap tidur.
***
Rengganis belum di perbolehkan ke kantor dulu karena sekarang setiap pagi selalu muntah-muntah.
Bahkan pagi ini saat Albirruni hendak berangkat kerja,Rengganis masih muntah-muntah, Albirruni ingin sekali menemani Rengganis tapi hari ini ada rapat penting,akhirnya Albirruni menitipkan Rengganis pada Mama nya.
"Mah nitip Ganis yah" Ucap Albirruni.
"Iya sudah jangan khawatir ada Mama,"
Mama menghampiri Rengganis,lalu memapahnya menuju taman agar Rengganis menghirup udara segar,melihat pemandangan taman agar badan nya juga lebih segar.
"Sayang Mama sambil menyiram tanaman yah"
"Iya mah tidak apa-apa,"
Rengganis meminum teh manis yang di sediakan simbok,rasanya lumayan mengurangi rasa mual nya.
"Mah"
"Iya sayang kenapa,kamu mau sesuatu?"
"Tidak Mah tidak ingin apa-apa, maaf ya Mah kalau selama ini Rengganis belum menjadi menantu yang baik untuk Mama,hiks hiks"
Mama lalu menghampiri Rengganis yang menangis,Mama duduk di sebelahnya,mengelus kepala nya.Mama sangat tahu wanita hamil itu mudah terbawa perasaan.
"Ganis kamu bicara apa Nak,Mama tidak apa-apa kamu tidak pernah salah sama Mama,kamu menantu yang baik"
"Makasih ya Ma,sudah membesarkan Mas Birru dengan baik,sehingga Mas Birru jadi suami yang sangat baik,pasti itu didikan dari mama papa,Ganis baru merasakan hamil itu seperti ini Mah,berat ternyata,Mama dulu juga pasti mengandung Mas Birru susah payah juga seperti Ganis,Maaf mah jika Mas Birru dan Rengganis belum bisa membalas kebaikan Mama selama ini"
"Sayang,mendidik anak itu sudah kewajiban Mama,Mama tidak berharap mendapat balasan,biarkan Allah yang membalas nya,Mama selama ini hanya berpesan pada anak-anak mama, jika suatu saat nanti ketika mereka sudah dewasa, jangan pernah sekali-kali meninggalakn ibdah sholat dan kewajiban lainya. Sebab sholatmu menjadi pintu datangnya rizki buat dirimu.Mereka sudah berusaha menjadi anak Soleh Solehah saja sudah cukup untuk Mama Nis"
Rengganis lalu memeluk mertuanya,Rengganis merasa begitu beruntung mempunyai mertua seperti mama Birru.
"Sudah jangan terlalu banyak fikiran yah" Ucap Mama.
Rengganis pun mengangguk.
☘☘☘
Manusia yang paling berjasa adalah ibu, karena dia yang mengandung selama sembilan bulan, merasakan sakit, melahirkan, merawat sampai dewasa dan selalu menemani.
__ADS_1
Rasa sayang ibu ke anak itu sangat penuh, meski terkadang selalu banyak ngomel-ngomel, cerewet, suka marah-marah. Namun itu semua karena ibu sayang kepada anaknya, karena anaknya melakukan kesalahan maupun membuat kesal sehingga ibu marah.
Marah karena sayang, beruntunglah engkau yang masih mempunyai seorang ibu yang selalu menasihat memotivasi dan sebagai penyemangat, itu semua tanda ibu sayang kepada ankanya.
jika kau merasa jengkel dengan kemarahan sosok ibu, berarti hatimu mungkin belum terbuka, sebenarnya ibu itu perhatian dan penuh kasih sayang ke anaknya.
Ibumu mungkin tidak sepandai kamu, tidak sesukses kamu, tidak sempurna kamu, namun ibu mempunyai hati yang sangat ikhlas untuk merawatmu. Sehingga tidak pernah memintamu untuk membayar semua kebutuhan kamu.
Ada pepatah mengatakan,
Untuk membuat sebuah pasukan yang hebat, kuat bisa menang, Aku memerlukan lima ribu bala tentara. Namun untuk membentuk jiwa yang hebat, Aku hanya memerlukan seorang ayah dan ibu.
☘☘☘
Hafidz keluar dari ruang oprasi,ia langsung menuju ruang prakteknya,sekarang sudah berganti shif,ia mengambil perlengkapan nya yang masih berada di ruang prakteknya,lalu Hafidz bergegas menuju tempat istirahat khusus dokter.
Hafidz mengambil ponsel yang ada di dalam jas dokternya,saat melihat ponselnya ada panggilan vidio call tak terjawab,ternyata Alisha, terlihat dari fotonya.
Hafidz tersenyum.Ia langsung membuat panggilan vidio call pada Alisha,Alisha yang sedang tidur mengerjapkan matanya lalu mengambil ponselnya masih dalam keadaan setengah sadar,belum bangun sepenuhnya.
Alisha langsung menerima panggilan di ponselnya.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam, Eh sedang tidur kah cantik?"
Alisha langsung kaget karena melihat wajah Hafidz yang terpampang di layar ponselnya.
"Astagfirullah, Mas Hafidz,mengagetkan saja" Ucap Alisha.
Alisha reflek mengelap pipinya.
Hafidz langsung tertawa riang karena berhasil mengerjai Alisha.
"Ah Mas Hafidz,nakal sekali"
"Masih ngantuk?kalau ngantuk tidur lagi saja Sha"
"Tidak Mas, sudah tidur dari tadi,Mas sudah tidak sibuk?"
"Sudah selesai,tadi habis oprasi Sha maaf yah"
"Mas aku cuci muka dulu ya sebentar"
"Eh jangan,begitu saja sudah cantik" Ucap Hafidz.
"Hih katanya ileran"
"Tidak apa-apa nanti Mas juga akan terbiasa melihatmu setelah bangun tidur dengan bekas ilermu"
Ughkkkk...Alisha serasa tersendak.
"Kamu ini Mas,gombal"
"Bukan gombal tapi mau Mas seperti itu"
__ADS_1
"Ih sudah ah,"
Wajah Alisha sudah memerah karena malu.
Alisha langsung mematikan panggilan vidio call nya begitu saja,jantung nya serasa dag dig dug tak beraturan.
Hafidz tertawa melihat tingkah Alisha yang langsung mematikan sambungan vidio callnya.Hafidz juga merasa kenapa selama kenal dengan Alisha dirinya begitu lain,seperti bukan dirinya,apa memang cinta membuat otak menjadi sedikit konslet,hehe.
☘☘☘
Wahai…Alisha
Adakah engkau mendengar suara ku ini?
Adakah engkau mendengar keluhan hati ku ini?
Adakah engkau mendengar jeritan jiwaku ini...?
Sedangkan engkau jauh dari ku…
Jauh di benua sana
Wahai….manis ku
Apa yang harus ku katakkan pada mu?
Ketika engkau tiada disisi ku
Seribu kerinduan telah membakar diri ku
Tanpa mu Siapalah aku..!
Wahai…Alisha
Tahukah engkau…
Betapa diriku ini
Sentiasa gelisah menanti kepulangan mu
Betapa diriku ini
Sentiasa terbayang senyuman manis mu
Betapa hatiku ini
Merasa kekosongan tanpa kehadiran mu
Betapa diriku ini
Merayu mengharap kepulangan mu!
Alisha ku,baik-baik lah di sana
Aku selalu menunggu sekeping hati yang telah aku titipkan padamu bisa bertukar dengan sekeping hatimu yang akan engkau titipkan juga untuk ku.
__ADS_1